MotoGP Sepang: Jorge Martin Nekat Balapan dengan Pergelangan Retak, Marc Marquez Waspada
Inforiau – 30 Oktober 2026 | Duel perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 memasuki babak paling menentukan, dan sorotan utama kini tertuju pada gelaran MotoGP Sepang di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia. Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, secara mengejutkan dinyatakan fit untuk tampil pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Jumat ini, meski baru saja mengalami retak pada pergelangan tangan kanannya akibat kecelakaan saat Sprint Race di Phillip Island, Australia, akhir pekan lalu.
Keputusan itu membuat persaingan di MotoGP Sepang kian panas. Marc Marquez dari Ducati kini memimpin klasemen pembalap dengan 365 poin, hanya unggul sepuluh angka atas Martin yang mengoleksi 355 poin. Posisi ketiga ditempati rekan setim Martin di Aprilia, Marco Bezzecchi, dengan 315 poin. Selisih tipis ini menjadikan setiap sesi di MotoGP Sepang bakal berlangsung sengit.
Martin Dapat Lampu Hijau, tapi Masih Dipantau
Martin memperoleh izin medis untuk kembali turun ke lintasan. Meski demikian, kondisi pergelangan tangannya akan dievaluasi ulang setelah FP1 untuk memastikan cederanya tidak memburuk. Hal serupa juga berlaku bagi pembalap Raul Fernandez yang mendapat persetujuan serupa.
Kembalinya Martin disambut baik oleh para rivalnya. Marquez mengaku senang melihat sang pembalap Spanyol kembali ke trek. Menurutnya, dengan protokol medis yang diterapkan dalam beberapa tahun terakhir, jika seorang pembalap dinyatakan fit, maka kondisinya dianggap aman untuk berkompetisi.
“Pertama-tama, saya senang melihat Martin di lintasan karena kita tahu seorang pembalap akan selalu berusaha. Dengan protokol medis yang kami miliki, jika mereka fit, berarti aman. Jadi, jika Martin ada di lintasan, dia akan cepat,” ujar Marquez dalam konferensi pers di Sepang.
Bezzecchi turut memberikan komentar senada. Menurutnya, jika berada dalam situasi yang sama, ia pun akan mencoba tampil. Ia berharap Martin dapat merasakan kondisi yang baik sepanjang akhir pekan.
Tekanan Besar di Pundak Martin
Martin sendiri mengakui bahwa keputusannya terbang ke Sepang semata-mata karena masih memiliki peluang meraih gelar juara dunia. Jika tidak sedang bersaing di papan atas, ia mengaku tidak akan memaksakan diri tampil di MotoGP Sepang dengan kondisi pergelangan tangan yang masih bermasalah.
Pertanyaannya kini, mampukah Martin bertahan menghadapi tekanan di sirkuit sepanjang 5,5 kilometer yang menuntut kekuatan fisik besar, terutama pada area pengereman keras dan tikungan cepat? Sirkuit Sepang dikenal sebagai salah satu lintasan paling menguras tenaga, sehingga cedera pergelangan tangan menjadi risiko nyata.
Ducati Masih Diunggulkan
Secara historis, Ducati tampil dominan di Sepang. Pada musim lalu, Pecco Bagnaia memenangi Sprint Race, sementara Alex Marquez keluar sebagai juara balapan utama. Pembalap Aprilia terbaik kala itu hanya mampu finis di posisi kesepuluh melalui Ai Ogura.
Pada sesi tes pramusim awal tahun ini, Bezzecchi menjadi satu-satunya pembalap Aprilia yang menembus enam besar yang didominasi Ducati. Alex Marquez kembali menjadi yang tercepat, diikuti Fabio di Giannantonio, sementara Marquez berada di posisi keempat dalam comeback-nya usai cedera bahu di Mandalika.
Meski begitu, peluang Bezzecchi untuk memutus puasa kemenangan di Malaysia tetap terbuka. Pembalap berjuluk Bez itu belum pernah menang di Sepang dan bertekad mengakhiri tren tersebut dengan RS-GP miliknya, meski harus menghadapi tantangan berat dari armada Ducati.
Jadwal dan Cara Menonton
Rangkaian MotoGP Sepang 2026 berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November. Sesi FP1 MotoGP dijadwalkan mulai pukul 10.45 waktu setempat, dilanjutkan sesi Practice pada pukul 15.00. Sprint Race digelar Sabtu, 31 Oktober pukul 14.00 WIB, sedangkan balapan utama berlangsung Minggu, 1 November pukul 14.00 WIB.
Bagi penggemar di Indonesia, Trans7 menayangkan balapan utama secara gratis melalui TV digital, sementara seluruh sesi dapat disaksikan melalui platform streaming Vidio di kanal SPOTV maupun Vision+ di kanal SPOTV 2 dengan paket berlangganan tertentu. Di Spanyol, DAZN menjadi pemegang hak siar utama.
Dengan selisih hanya sepuluh poin dan kondisi Martin yang belum sepenuhnya pulih, MotoGP Sepang menjadi panggung penentu arah juara. Marquez berpeluang memperlebar jarak menuju gelar dunia kesepuluhnya, sementara Martin dan Bezzecchi berusaha menjaga asa. Satu kesalahan kecil di lintasan basah atau kering bisa mengubah segalanya. Yang pasti, akhir pekan di Sepang kali ini menjanjikan drama hingga tikungan terakhir.
