Newcastle Jets Dihancurkan Kyoto Sanga 5-2, Modal Pahit Jelang Hadapi Wellington Phoenix
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Newcastle Jets kembali menelan hasil pahit di pentas AFC Champions League Elite. Bermain di markas Kyoto Sanga pada laga ketiga fase grup, klub asal Australia itu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 5-2. Kekalahan ini menjadi noda ketiga beruntun bagi Newcastle Jets, sekaligus menempatkan mereka di dasar klasemen zona timur dengan catatan kebobolan 15 gol dan baru mencetak empat gol dari tiga pertandingan.
Pertandingan di Jepang tersebut sebenarnya berjalan menjanjikan bagi pasukan Newcastle Jets. Patrick Wood membuka keunggulan lewat titik putih pada menit ke-13, kemudian menggandakan skor di masa injury time babak pertama. Namun, keunggulan dua gol itu sirna setelah Hisashi Appiah Tawiah memperkecil keadaan sebelum jeda. Skor 2-1 untuk keunggulan Newcastle Jets bertahan hingga turun minum.
Petaka datang di paruh kedua. Marco Tulio menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas yang mengenai kaki Souza dan mengecoh kiper James Delianov. Tak lama berselang, Tulio kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Rafael Elias menambah gol keempat Kyoto pada menit ke-67, sebelum Souza menutup pesta gol tuan rumah pada menit ke-84. Kiper Newcastle Jets, Delianov, sebenarnya sempat tampil gemilang dengan penyelamatan penting pada menit ke-31, tetapi tak mampu membendung gempuran Kyoto di babak kedua.
Di balik kekalahan menyakitkan itu, terselip kisah haru dari sang pemilik klub. Salah satu pemilik Newcastle Jets, Robert Camilleri, secara pribadi membiayai perjalanan 29 orang pendukung dan staf administrasi ke Kyoto untuk menyaksikan laga bersejarah tersebut. Gestur mulia itu mendapat apresiasi khusus dari klub melalui laporan pertandingan resmi. Sekitar 100 pendukung tamu hadir di stadion, dan selama 45 menit pertama mereka sempat bersorak bangga melihat tim kesayangan unggul dua gol. Sayangnya, kegembiraan itu berubah menjadi kekecewaan setelah Kyoto bangkit dan membalikkan keadaan secara dramatis.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi moral Newcastle Jets. Namun, mereka tidak punya waktu untuk larut dalam kesedihan. Jadwal padat menuntut anak asuh pelatih untuk segera beralih fokus ke kompetisi domestik. Newcastle Jets dijadwalkan menjamu Wellington Phoenix pada laga A-League Men di McDonald Jones Stadium, Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 07.00 waktu setempat. Laga ini menjadi pertandingan kandang terakhir Newcastle Jets di A-League Men pada tahun 2026, sehingga menjadi momen krusial untuk bangkit dan memetik poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Menghadapi Wellington Phoenix bukan perkara mudah. Tim tamu diprediksi akan tampil ngotot untuk merebut poin di kandang lawan. Meski demikian, Newcastle Jets memiliki modal motivasi ekstra untuk memutus tren negatif dan membuktikan bahwa kekalahan di Asia tidak memengaruhi performa mereka di kompetisi domestik. Duel di McDonald Jones Stadium akan menjadi ajang pembuktian bagi para pemain seperti Patrick Wood dan Joe Lolley untuk kembali menunjukkan ketajaman mereka di depan gawang lawan.
Dari sisi statistik, laga Newcastle Jets kontra Wellington Phoenix selalu menyajikan pertarungan sengit. Kedua tim memiliki gaya bermain menyerang yang kerap menghasilkan banyak gol. Pendukung Newcastle Jets berharap tim kesayangan mereka mampu memanfaatkan faktor kandang untuk meraih tiga poin perdana di musim ini. Kemenangan atas Wellington Phoenix akan menjadi obat mujarab untuk melupakan trauma kekalahan 5-2 di Kyoto dan mengembalikan kepercayaan diri skuad.
Secara keseluruhan, perjalanan Newcastle Jets di kompetisi Asia memang masih jauh dari harapan. Tiga kekalahan beruntun dengan catatan kebobolan 15 gol menjadi evaluasi besar bagi manajemen dan tim pelatih. Namun, sepak bola selalu memberikan kesempatan untuk bangkit. Laga melawan Wellington Phoenix pada akhir pekan nanti adalah kesempatan emas bagi Newcastle Jets untuk menunjukkan karakter dan mentalitas juang mereka di hadapan publik sendiri.
Dengan dukungan penuh dari para penggemar, Newcastle Jets diharapkan mampu tampil lepas dan agresif sejak menit awal. Kemenangan bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang harga diri dan gengsi klub. Mari saksikan apakah Newcastle Jets dapat bangkit dari keterpurukan dan memulai lembaran baru di kompetisi domestik.
