Inforiau – 31 Oktober 2026 | Pertandingan sengit bertajuk atm vs levante dalam lanjutan LaLiga EA Sports jornada ke-11 berakhir dengan kemenangan meyakinkan Atlético Madrid atas tuan rumah Levante UD dengan skor 2-0 di Estadio Ciutat de Valencia, Sabtu (31/10). Dua gol kemenangan Los Colchoneros dicetak oleh Alejandro Grimaldo pada menit ke-35 dan Giuliano Simeone pada menit ke-61. Hasil ini membawa Atlético sementara naik ke puncak klasemen, menunggu hasil pertandingan Barcelona.
Laga atm vs levante berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Levante yang tampil di hadapan pendukung sendiri mencoba memberikan tekanan, namun pertahanan rapat Atlético yang hanya kebobolan dua kali dalam lima laga terakhir mampu meredam setiap serangan. Penguasaan bola tercatat 54 persen untuk Atlético berbanding 46 persen milik Levante, dengan total 496 umpan akurat berhasil dilepaskan pasukan Diego Simeone.
Jalannya Pertandingan
Gol pembuka tercipta pada menit ke-35 melalui aksi individu Grimaldo yang memanfaatkan celah di lini belakang Levante. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Atlético semakin percaya diri. Giuliano Simeone menggandakan keunggulan pada menit ke-61 setelah memaksimalkan umpan matang dari rekan setimnya. Levante berusaha bangkit, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat peluang-peluang mereka gagal menjadi gol.
Statistik pertandingan atm vs levante menunjukkan dominasi Atlético dalam hal penguasaan bola dan efektivitas. Meski Levante melepaskan 4 tembakan tepat sasaran, kiper Jan Oblak tampil gemilang dengan mencatat 4 penyelamatan penting. Sementara itu, Atlético melepaskan 5 tembakan tepat sasaran dari total 8 percobaan. Wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea memimpin jalannya pertandingan dengan adil, tanpa mengeluarkan kartu kuning maupun merah.
Performa Pemain Kunci
Álex Baena kembali menunjukkan kelasnya. Gelandang serang Atlético itu telah terlibat dalam delapan gol sepanjang 11 pertandingan LaLiga musim ini, dengan rincian lima gol dan tiga asis. Jumlah tersebut melampaui catatan musim lalu yang hanya mencetak dua gol dan tiga asis dalam 27 penampilan. Sementara itu, Julian Alvarez yang belakangan ini menemukan performa terbaiknya juga turut berkontribusi dalam kemenangan ini.
Di kubu Levante, pelatih Luis Castro mencoba berbagai skema untuk menembus pertahanan Atlético. Memasukkan Ratkov dan Marc Santos di babak kedua sempat menciptakan peluang melalui sundulan dan sepakan pojok, namun upaya tersebut belum mampu mengubah skor. Bahkan, seorang petugas perlengkapan dari bangku cadangan Levante dikeluarkan wasit karena melakukan protes berlebihan kepada penonton.
Dampak bagi Klasemen
Kemenangan dalam laga atm vs levante ini membuat Atlético mengoleksi poin penuh dan sementara memuncaki klasemen LaLiga, menyalip Barcelona yang belum memainkan pertandingan jornada ke-11. Sementara itu, Levante tetap tertahan di posisi ke-14 dan semakin dekat dengan zona degradasi. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim tuan rumah yang dalam lima laga terakhir hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Pelatih Diego Simeone usai pertandingan menyatakan kepuasannya atas kerja keras para pemain. “Kami tahu laga atm vs levante ini tidak akan mudah. Levante bermain dengan intensitas tinggi, tetapi kami berhasil menjaga fokus dan memanfaatkan peluang. Kemenangan ini penting untuk menjaga momentum,” ujarnya. Simeone juga memuji penampilan Julian Alvarez yang semakin percaya diri setelah sempat diterpa isu transfer.
Dengan hasil ini, Atlético Madrid semakin menunjukkan ambisi untuk bersaing di jalur juara. Pertahanan solid yang hanya kebobolan dua gol dalam lima pertandingan terakhir menjadi fondasi utama. Sementara Levante harus segera berbenah jika ingin menjauh dari ancaman degradasi. Laga atm vs levante menjadi bukti bahwa kualitas individu dan kedalaman skuad masih menjadi pembeda di kompetisi seketat LaLiga.
Editor: Sukri Mustakim
