Como vs Venezia: Lariani di Ambang Kemenangan Kelima Beruntun, Leoni Alati Terpuruk di Dasar Klasemen
Inforiau – 01 November 2026 | Pertandingan Como vs Venezia menjadi pembuka rangkaian laga pekan ke-10 Serie A 2026/2027 yang akan digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Minggu (1/11/2026) pukul 18.30 WIB. Duel ini mempertemukan dua tim dengan kondisi yang sangat kontras: Como 1907 tengah menikmati momentum kebangkitan, sementara Venezia masih berjuang keras keluar dari jurang keterpurukan di dasar klasemen.
Como datang ke laga Como vs Venezia dengan modal empat kemenangan beruntun di semua kompetisi. Dalam periode tersebut, pasukan asuhan Cesc Fabregas sukses mencetak 12 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Catatan impresif itu membuat I Lariani, julukan Como, semakin percaya diri menatap pertandingan berikutnya di Liga Italia dan mulai memperlihatkan potensi bersaing dengan klub-klub papan atas.
Pada pertandingan terakhir, Como menumbangkan Torino dengan skor 3-1. Kemenangan tersebut membawa mereka menempati posisi keempat pada papan klasemen sementara dengan koleksi 20 poin. Posisi itu menjadi bukti nyata bahwa proyek ambisius yang memadukan sepak bola, bisnis, fesyen, dan pariwisata di kota kecil di tepi Danau Como mulai menunjukkan hasil di lapangan.
Sebaliknya, Venezia menghadapi laga Como vs Venezia dengan situasi yang jauh berbeda. Tim berjuluk Leoni Alati tersebut masih terpuruk di dasar klasemen setelah menelan delapan kekalahan dari sembilan pertandingan yang telah dijalani. Venezia baru mengumpulkan tiga poin dan masih kesulitan menemukan konsistensi sejak kembali promosi ke Liga Italia.
Pergantian pelatih dari Giovanni Stroppa ke Davide Nicola juga belum memberikan perubahan signifikan terhadap hasil pertandingan mereka. Nicola sempat mengawali kiprahnya dengan kemenangan mengejutkan atas Napoli, namun Venezia kemudian kalah 0-1 dari Genoa sebelum kembali menelan kekalahan saat menjamu Inter Milan.
Menjelang pertandingan Como vs Venezia, Fabregas diperkirakan tetap mempertahankan formasi 4-2-3-1. Di bawah mistar ada Butez, dengan Couto, Ramon, Kempf, dan Valle mengisi lini belakang. Duet Perrone dan Milla disiapkan di poros tengah, sementara Da Cunha, Nico Paz, dan Caqueret beroperasi di belakang striker tunggal Douvikas. Beberapa sumber menyebut Ricci dan Baturina juga berpeluang masuk starting eleven menggantikan Perrone dan Caqueret.
Di kubu tamu, Nicola menghadapi sejumlah dilema. Venezia kemungkinan besar tampil dengan skema 3-5-2 yang dihuni Stankovic di bawah mistar, serta trio Juan Jesus, Moreno, dan Halhal di lini pertahanan. Untuk sektor sayap, Nicola masih ragu antara memilih Mazzocchi atau Haps di sisi kiri, sedangkan di lini depan ada pilihan antara Yeboah atau Lauberbach untuk mendampingi Adams.
Sejumlah model kecerdasan buatan yang menganalisis pertandingan ini kompak menjagokan Como. Panel multi-model ScoreGPT mencatat lima dari lima model memilih kemenangan Como dengan skor 2-0, mulai dari Claude Opus 5.5, Grok 4.7, DeepSeek-V4-Pro, hingga Kimi K3.1 Pro. Prediksi tersebut sejalan dengan tren performa kedua tim menjelang laga Como vs Venezia.
Bagi pencinta sepak bola Tanah Air, pertandingan ini dapat disaksikan melalui platform streaming DAZN yang memegang hak siar seluruh pertandingan Serie A 2026/27. Laga Como vs Venezia dijadwalkan kick-off pada pukul 12.30 waktu setempat atau 18.30 WIB.
Dari sisi taktik, Como unggul dalam penguasaan bola dan efektivitas serangan. Nico Paz dan Da Cunha menjadi motor kreativitas yang kerap merepotkan lini belakang lawan. Sementara itu, Venezia lebih mengandalkan serangan balik cepat melalui Adams dan Yeboah, meski lini belakang mereka masih rentan kebobolan.
Secara keseluruhan, laga Como vs Venezia menjadi kesempatan emas bagi I Lariani untuk mengunci kemenangan kelima beruntun dan memantapkan posisi di papan atas klasemen. Bagi Leoni Alati, pertandingan ini adalah ujian berat untuk membuktikan bahwa pergantian pelatih mulai membawa arah baru. Jika Como mampu tampil konsisten seperti beberapa pekan terakhir, tiga poin di hadapan pendukung sendiri tampak sangat mungkin diraih, sementara Venezia harus bekerja ekstra keras untuk menghindari kekalahan kesembilan mereka musim ini.
