Mauro Icardi Tolak Pensiun, Mimpi Kembali ke Inter Milan Usai Tinggalkan Galatasaray
Inforiau – 01 November 2026 | Mauro Icardi masih berstatus tanpa klub setelah kontraknya bersama Galatasaray berakhir pada musim panas 2026. Meski kini berusia 33 tahun, striker asal Argentina itu menegaskan dirinya sama sekali tidak berniat menggantung sepatu. Mauro Icardi justru sedang berlatih keras layaknya orang yang sedang mengejar mimpi besar, dengan satu tujuan yang sangat jelas: kembali merumput di Serie A Italia.
Dalam wawancara eksklusif bersama harian Italia, La Repubblica, Mauro Icardi mengungkapkan tekadnya itu dengan nada penuh keyakinan. Ia menyatakan sengaja meluangkan waktu untuk mempertimbangkan semua opsi yang datang, termasuk sejumlah tawaran yang sudah ia terima, namun memilih menunggu ketimbang menerima proyek yang tidak sepenuhnya ia yakini.
“Saya berlatih layaknya orang gila untuk membuktikan di lapangan kepada mereka yang mengira saya sudah habis. Saya bermimpi untuk bisa bermain lagi di Italia,” ujar Mauro Icardi seperti dikutip dalam wawancara tersebut.
Bayang-Bayang Kembali ke Inter Milan
Yang paling menarik perhatian publik tentu adalah wacana kembalinya Mauro Icardi ke pelukan Inter Milan, klub yang pernah ia bela pada periode 2013 hingga 2019. Selama enam tahun berseragam Nerazzurri, ia menjelma menjadi striker berbahaya dan sempat menyandang ban kapten. Namun, hubungannya dengan klub dan para pendukung tidak selalu mulus, terutama menjelang akhir masa baktinya.
Ketika ditanya soal kemungkinan pulang ke Inter, Mauro Icardi tidak menampik bahwa itu akan menjadi sesuatu yang istimewa. Ia mengaku telah menjalani tahun-tahun penting di sana, mengenakan ban kapten, dan merasa menyatu dengan seragam kebanggaan klub tersebut.
“Inter? Kehilangan ban kapten sungguh menyakitkan bagi saya. Dulu saya kurang bijak dalam menyikapi beberapa situasi, tetapi sekarang saya jauh lebih dewasa. Saya telah berkembang,” jawabnya.
Perpisahannya dengan Inter Milan pada akhir musim panas 2019 terasa menyakitkan. Ia sempat dicopot dari jabatan kapten dan digantikan oleh kiper Samir Handanovic, lalu diskors selama sembilan pertandingan. Setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke Paris Saint-Germain sebelum akhirnya dipermanenkan dengan biaya 50 juta euro, dan pada 2022 pindah ke Galatasaray. Kini, Mauro Icardi ingin menutup siklus itu dengan cara yang berbeda.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kepulangan hanya masuk akal jika ada kepercayaan timbal balik dan tujuan bersama. “Saya masih punya banyak hal untuk diberikan. Jika saya kembali, itu untuk berkontribusi dan menang,” tegasnya.
Rencana Pindah ke Italia dan Dampaknya bagi Keluarga
Keinginan Mauro Icardi untuk kembali ke Italia ternyata tidak hanya menyangkut urusan sepak bola. Rencana kepindahan tersebut dikabarkan turut melibatkan pasangannya, aktris Eugenia ‘La China’ Suárez, serta anak-anak dari aktris tersebut dengan mantan suaminya, Benjamín Vicuña. Isu ini kembali mencuat ke permukaan setelah sebelumnya sempat menjadi polemik ketika La China Suárez mengajak anak-anaknya berkunjung ke Turki, sebuah keputusan yang tidak disetujui oleh Vicuña.
Dalam wawancara yang sama, Mauro Icardi berbicara tentang hubungannya dengan La China Suárez sebagai ikatan penuh cinta dan kebersamaan, meski ia memilih untuk menyimpan beberapa hal secara pribadi. Sementara itu, anak-anak La China dan Vicuña diketahui telah kembali bersekolah di Buenos Aires. Kemungkinan pasangan ini menetap di Italia tentu akan menghubungkan ambisi karier Mauro Icardi dengan dinamika keluarga besar yang melibatkan Vicuña.
Momen Halloween yang Mencuri Perhatian
Di sisi lain, kehidupan pribadi Mauro Icardi dan La China Suárez juga sempat menjadi sorotan publik saat perayaan Halloween 2026. Keduanya menggelar pesta bertema horor di kediaman mereka, lengkap dengan dekorasi tengkorak, rangkaian bunga bernuansa gelap, asap, hingga istana inflatable berukuran besar.
La China Suárez tampil memukau dengan kostum badut sedih, mengenakan setelan hitam-putih lengkap dengan kerah badut dan kancing berbentuk pompon, serta riasan wajah putih dengan garis hitam yang membentuk ekspresi murung. Sementara itu, Mauro Icardi memilih kostum bernuansa seram dengan jubah bordir merah marun dan hitam, riasan wajah putih dengan garis hitam, serta lensa kontak berwarna biru langit yang menambah kesan menakutkan.
Putri mereka, Isabella Icardi, turut mencuri perhatian dengan kostum pengantin hantu, lengkap dengan gaun putih berlumuran darah palsu, cadar, dan rambut palsu hitam yang acak-acakan. Penampilan itu mendapat pujian dari Wanda Nara, yang melalui media sosial mengucapkan terima kasih kepada penata rias Kennys Palacios atas hasil transformasi tersebut.
Namun, unggahan foto-foto Halloween itu tak luput dari komentar pedas warganet. Sebagian netizen menyoroti keputusan Mauro Icardi yang merayakan Halloween, sementara momen ulang tahun anaknya justru menjadi perbincangan. Meski begitu, perayaan tersebut tetap menjadi bukti bahwa kehidupan keluarga Mauro Icardi dan La China Suárez terus menjadi perhatian publik, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Masa Depan yang Masih Menanti
Hingga kini, Mauro Icardi belum mengambil keputusan akhir mengenai masa depannya. Ia masih berlatih dan menunggu proyek yang benar-benar sesuai dengan visinya. Bagi banyak pihak, kembalinya Mauro Icardi ke Serie A, khususnya ke Inter Milan, akan menjadi salah satu kisah paling menarik dalam dunia transfer. Namun, apa pun keputusannya nanti, satu hal yang pasti: Mauro Icardi menolak pensiun dan masih haus akan prestasi di atas lapangan hijau.
