Dinkes Riau Siapkan Rumah Oksigen untuk Korban Asap, Antisipasi Lonjakan Penderita ISPA
Inforiau – 20 Oktober 2026 | Dinas Kesehatan Provinsi Riau resmi menyiagakan fasilitas rumah oksigen guna membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap yang kembali menyelimuti sebagian wilayah provinsi tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi yang dilakukan Dinkes Riau Siapkan Rumah Oksigen untuk Korban Asap dengan kapasitas tiga tempat tidur yang berlokasi di Kantor Dinkes Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.
Kepala Dinkes Riau, Zulkifli, menyatakan bahwa fasilitas tersebut telah dilengkapi peralatan oksigen yang dipastikan berfungsi dengan baik. Pelayanan di rumah oksigen didukung oleh satu dokter dan dua perawat yang bertugas secara bergantian, baik di rumah oksigen maupun di posko kesehatan yang berdiri di halaman kantor dinas.
“Rumah oksigen ini kami fungsikan karena eskalasi asap dalam beberapa hari terakhir meningkat. Ini juga sesuai arahan Gubernur Riau agar seluruh infrastruktur dan fasilitas kesehatan bersinergi, berkolaborasi, serta terintegrasi untuk mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat,” ujar Zulkifli di Pekanbaru.
Langkah Dinkes Riau Siapkan Rumah Oksigen untuk Korban Asap menyasar warga yang mengalami gangguan pernapasan, iritasi mata, maupun radang tenggorokan akibat paparan asap. Masyarakat yang merasakan keluhan tersebut dapat langsung memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan tanpa perlu menunggu kondisi memburuk.
Selain rumah oksigen, Dinkes Riau juga mengoperasikan posko kesehatan di halaman kantor. Layanan tersebut terhubung dengan lima posko lainnya yang disiapkan melalui kolaborasi dengan Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Sejak beroperasi pada Senin lalu, posko kesehatan Dinkes Riau telah memberikan pelayanan kepada 17 orang yang menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan sesuai standar pelayanan kesehatan.
Zulkifli menegaskan, posko kesehatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga menjadi akses bagi masyarakat untuk memperoleh pertolongan medis ketika mengalami keluhan akibat kabut asap. Keberadaan posko diharapkan benar-benar menjadi harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang belum sepenuhnya membaik.
Berikut rincian layanan kesehatan yang disiagakan Dinkes Riau selama periode kabut asap:
- Rumah oksigen berkapasitas tiga tempat tidur di Kantor Dinkes Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.
- Posko kesehatan di halaman kantor Dinkes Riau yang telah melayani 17 pasien sejak Senin lalu.
- Lima posko kesehatan tambahan hasil kolaborasi dengan Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.
- Dukungan tenaga medis berupa satu dokter dan dua perawat yang bertugas bergantian.
- Jaringan puskesmas dan rumah sakit di kabupaten dan kota sebagai layanan di luar jam kerja.
Pelayanan rumah oksigen di Kantor Dinkes Riau mengikuti jam kerja hingga Sabtu. Di luar layanan tersebut, masyarakat masih dapat mengakses puskesmas, rumah sakit, serta posko kesehatan yang tersedia di kabupaten dan kota. Dengan demikian, warga tidak perlu khawatir kehilangan akses pertolongan medis meskipun di luar jam operasional rumah oksigen.
Zulkifli juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul setelah terpapar asap. Warga yang mengalami keluhan disarankan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan. Gejala seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, mata perih, dan tenggorokan gatal sebaiknya tidak dibiarkan berlarut-larut karena dapat memperburuk kondisi kesehatan.
Kesiapan Dinkes Riau Siapkan Rumah Oksigen untuk Korban Asap menjadi bagian penting dari strategi penanganan dampak kabut asap yang kerap melanda Provinsi Riau. Dengan sinergi antara rumah oksigen, posko kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit, diharapkan penanganan warga yang terdampak dapat berlangsung lebih cepat dan risiko gangguan kesehatan dapat ditekan selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.
Sebagai kesimpulan, langkah Dinkes Riau menyiagakan rumah oksigen dan sejumlah posko kesehatan merupakan respons cepat terhadap meningkatnya kabut asap di wilayah tersebut. Masyarakat diharapkan proaktif memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan dan segera mencari pertolongan medis bila mengalami keluhan pernapasan, sehingga dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan dapat diminimalkan.
