Marseille Tundukkan Toulouse 2-0: Harit Bersinar, TFC Kembali Tertinggal karena Start Buruk
Inforiau – 02 November 2026 | Duel marseille vs toulouse pada pekan kesembilan Ligue 1 2026 berakhir dengan kemenangan 2-0 bagi Olympique de Marseille di Stade Vélodrome, Minggu malam, 1 November. Kemenangan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi OM sekaligus mengembalikan mereka ke jalur persaingan di papan atas, sementara Toulouse kembali harus menelan pil pahit akibat memulai pertandingan dengan cara yang keliru.
Pertandingan marseille vs toulouse baru berjalan dua menit ketika Amine Harit membuka keunggulan tuan rumah. Berawal dari umpan relance Guillaume Restes yang terlalu lurus ke tengah, Harit tanpa ragu melepaskan tembakan kaki luar yang mengecoh kiper Toulouse yang salah posisi. Gol kilat itu langsung mengubah atmosfer laga dan memberi Marseille kepercayaan diri besar sepanjang babak pertama.
Keunggulan Marseille berlipat pada menit ke-25. Amine Gouiri, yang menjadi pemberi assist pada gol pertama, kali ini berperan sebagai pencetak gol setelah memanfaatkan recovery tinggi dari Igor Paixao. Selebrasi unik pun terjadi: Gouiri, Paixao, dan Harit kompak menirukan gestur mengetik di ponsel. Usai laga, Gouiri menjelaskan bahwa gerakan tersebut merujuk pada kebiasaan Paixao yang kerap melakukan siaran langsung di TikTok. “Suasana tim sangat baik, kami saling memahami dan itu terlihat di lapangan,” ujarnya sambil tersenyum.
Meski kalah, Toulouse sebenarnya tampil dominan pada babak kedua. Tim asuhan Jens Berthel Askou menggempur pertahanan Marseille dan menciptakan sejumlah peluang, bahkan dua gol sempat dianulir. Namun kali ini comeback yang biasa mereka lakukan di Lorient dan Monaco—ketika tertinggal 2-0 di paruh waktu lalu berakhir 2-2—tidak terulang. Marseille bertahan dengan disiplin dan menutup laga dengan kemenangan bersih.
Kekalahan dalam laga marseille vs toulouse ini kembali menyoroti masalah klasik Toulouse: entame pertandingan yang buruk. Sepanjang musim, Les Violets kerap tertinggal lebih dulu dan dipaksa mengejar skor. “Jika kami memulai laga ini dengan lebih baik, kami akan menang, itu keyakinan mendalam saya,” tegas Berthel Askou. Pelatih asal Denmark itu menilai timnya tidak mengikuti rencana permainan, khususnya keinginannya agar Toulouse bermain lebih langsung di awal laga.
“Kami melakukan hal sebaliknya, dan mereka memanfaatkannya dengan sangat baik. Kami tahu Marseille akan menekan keras sejak awal, dan kami juga tahu jika bisa bertahan 0-0 hingga turun minum, peluang menang sangat besar karena Marseille banyak memberi ruang di babak kedua,” jelasnya. Sayangnya, skenario itu tak terwujud. Berthel Askou menduga kurangnya pengalaman dalam skuad menjadi salah satu penyebab, sehingga para pemain perlu saling mengingatkan agar lebih waspada di menit-menit awal.
Di kubu Marseille, Amine Harit menjadi bintang utama. Gelandang berusia 29 tahun itu tampil impresif dari awal hingga akhir dan mendapat nilai 8/10 dari media lokal. Pelatih Bruno Genesio pun mengakui terkejut dengan performa Harit musim ini. “Amine mengejutkan saya secara positif. Dia ingin menunjukkan sesuatu dan punya teknik luar biasa,” kata Genesio. Harit sendiri menyebut kemenangan ini buah dari kekompakan tim. “Empat kemenangan beruntun di Ligue 1 bukan hal yang bisa diremehkan,” ujarnya.
Hasil dalam laga marseille vs toulouse membawa Marseille naik ke posisi keenam dengan 15 poin dari sembilan pertandingan, hanya terpaut lima poin dari pemuncak klasemen Paris Saint-Germain. Sementara Toulouse tertahan di peringkat ke-11 dengan 10 poin, hasil dari dua kemenangan, empat imbang, dan tiga kekalahan. Kemenangan ini juga memperpanjang mimpi buruk Toulouse yang sudah 14 tahun tanpa kemenangan di kandang Marseille.
Menariknya, laga marseille vs toulouse memperlihatkan dua wajah berbeda: Marseille yang efisien dan klinis di awal, berhadapan dengan Toulouse yang dominan namun telat panas. Bagi Marseille, konsistensi empat kemenangan beruntun menjadi modal berharga untuk terus merangsek ke papan atas. Bagi Toulouse, pekerjaan rumah terbesar jelas: memperbaiki cara mereka mengawali pertandingan agar bakat dan kualitas permainan yang sudah terlihat tidak terus terbuang sia-sia.
Secara keseluruhan, pertandingan marseille vs toulouse menjadi pelajaran berharga tentang betapa krusialnya menit-menit awal dalam sepak bola modern. Marseille membuktikan bahwa memanfaatkan kelengahan lawan sejak peluit pertama bisa menentukan hasil akhir, sementara Toulouse harus segera menemukan solusi atas kebiasaan buruk mereka jika ingin bersaing lebih tinggi di klasemen Ligue 1 musim ini.
Editor: Sukri Mustakim
