PAOK Menang Dramatis di Liga Super Yunani, Panathinaikos Puncaki Klasemen Usai Hancurkan AEK
Inforiau – 02 November 2026 | Pekan kesembilan Liga Super Yunani 2026/2027 menyajikan drama yang tak terlupakan, dengan PAOK meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Asteras Tripolis di Stadion Toumba, Thessaloniki. Kemenangan ini menjadi sorotan utama di tengah persaingan ketat papan atas klasemen, di mana Panathinaikos kembali mengokohkan posisinya di puncak usai menaklukkan rival abadinya, AEK Athena, dengan skor 2-0 dalam derby Athena di OAKA.
Bagi PAOK, laga melawan Asteras berjalan tidak mudah. Tim asuhan pelatih asal Serbia itu sempat unggul lebih dulu melalui gol Cherif Ndiaye pada menit kedelapan. Namun, Benjamin Kimpioka menyamakan kedudukan untuk Asteras pada menit ke-39. Petaka sempat menghampiri PAOK ketika Jonjoe Kenny dikartu merah pada menit ke-69, memaksa tuan rumah bermain dengan sepuluh pemain. Beruntung, Asteras juga harus kehilangan Franz Brorsson pada menit ke-73 karena kartu merah. Di tengah situasi genting, Anestis Mythou muncul sebagai pahlawan dengan gol kemenangan pada menit ke-87, memastikan tiga poin penuh bagi PAOK.
Hasil ini membawa PAOK mengoleksi 18 poin dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara, tertinggal enam poin dari Panathinaikos yang memimpin dengan 24 poin, serta dua poin di belakang Olympiakos di posisi kedua dengan 22 poin. Sementara itu, AEK harus puas berada di peringkat keempat dengan 17 poin setelah kekalahan telak dari Panathinaikos.
Panathinaikos Terlalu Perkasa untuk AEK
Dalam derby Athena yang berlangsung di hadapan hampir 45.000 penonton, Panathinaikos tampil mendominasi sejak awal. Andreas Tetteh membuka keunggulan tuan rumah hanya dalam waktu 33 detik, memanfaatkan kelengahan lini belakang AEK. Keunggulan itu digandakan oleh Santino Andino pada menit ke-49, yang tampil sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut dengan torehan satu gol dan satu assist.
Meskipun Panathinaikos harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Kings Kangwa menerima kartu merah pada menit ke-70 akibat pelanggaran keras di luar bola terhadap Koita, AEK tidak mampu memanfaatkan situasi tersebut. Bahkan, mantan pemain PAOK, Lovro Majer, yang memperkuat AEK, ditarik keluar pada menit ke-54 karena tampil kurang impresif. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi pelatih Jacob Neestrup atas tim besar sejak menangani Panathinaikos, sekaligus membuktikan taktiknya yang berani dengan menurunkan empat penyerang sejak awal.
Kritik dan Analisis
Pengamat sepak bola Yunani, Antonis Karpetopoulos, menilai kemenangan Panathinaikos atas AEK sebagai pencapaian taktis terbaik Neestrup. Menurutnya, keberanian Neestrup menurunkan formasi menyerang penuh berhasil mengeksploitasi lemahnya lini pertahanan AEK yang diasuh Marko Nikolic. Sementara itu, mantan pemain PAOK, Dimitris Pelkas, harus menepi selama sekitar empat minggu setelah menjalani operasi arthroskopi pada lututnya. Cedera ini menjadi pukulan bagi PAOK yang tengah berjuang mengejar ketertinggalan di papan atas.
Di laga lainnya, Olympiakos nyaris kehilangan poin saat menjamu Kifisia. Unggul 2-0, Olympiakos harus bermain imbang 2-2 setelah Kifisia mencetak gol melalui Em boulas pada menit ke-80 dan Sousa pada menit ke-90+1. Hasil ini membuat Olympiakos tertahan di posisi kedua dengan 22 poin, sementara Levadiakos meraih kemenangan besar 3-0 atas Aris, dan OFI menang 1-0 atas Panetolikos.
Persaingan Gelar Semakin Panas
Dengan hasil-hasil ini, persaingan gelar Liga Super Yunani semakin memanas. Panathinaikos masih kokoh di puncak, tetapi Olympiakos dan PAOK terus membayangi. Kemenangan dramatis PAOK atas Asteras menunjukkan karakter juara yang dimiliki tim asal Thessaloniki tersebut. Sementara itu, kekalahan AEK menjadi sinyal bahaya bagi ambisi mereka untuk bersaing di jalur juara. Liga Super Yunani masih menyisakan banyak pertandingan, dan setiap poin akan sangat berarti bagi tim-tim papan atas.
