Atlanta United Hancurkan Toronto FC 3-1, Singkirkan Toronto dari Playoff MLS
Inforiau – 02 November 2026 | Pertandingan atlanta united vs toronto fc di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Georgia, berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah pada Minggu malam waktu setempat. Kemenangan ini tidak hanya memutus rentetan enam pertandingan kandang tanpa kemenangan Atlanta United, tetapi juga secara resmi menyingkirkan Toronto FC dari persaingan playoff Wilayah Timur untuk musim keenam berturut-turut. Laga atlanta united vs toronto fc menjadi momen pahit bagi tim tamu yang datang dengan harapan menjaga peluang ke babak pascamusim.
Toronto FC yang dilatih Robin Fraser menurunkan starting eleven yang sama seperti saat mengalahkan D.C. United 2-1 di pertengahan pekan. Sejak awal, kedua tim saling bertukar peluang. Theo Corbeanu memaksa kiper Lucas Hoyos melakukan penyelamatan penting pada menit kelima, sebelum Breel Embolo mencetak gol pada menit kesepuluh yang kemudian dianulir karena offside. Namun, Atlanta United membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui Miguel Almirón yang menyelesaikan umpan Alexey Miranchuk.
Keunggulan tuan rumah berlipat ganda pada menit ke-40. Cooper Sanchez mencetak gol pertamanya untuk Atlanta United setelah memanfaatkan umpan cut-back dari Almirón. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, tepatnya menit ke-51, Miranchuk menambah keunggulan menjadi 3-0 dengan memanfaatkan bola rebound yang membentur tiang gawang setelah tembakan jarak jauh Almirón. Bagi Almirón, ini adalah gol ketujuh musim ini, sekaligus assist kedelapan untuk Miranchuk.
Toronto FC berusaha bangkit. Pelatih Robin Fraser memasukkan Alonso Coello dan Lewis Morgan pada menit ke-54, menggantikan Niklas Dorsch dan Dániel Sallói. Lima belas menit kemudian, Richard Chukwu dan Derrick Etienne Jr. masuk menggantikan Nicksoen Gomis dan Matheus Pereira. Tekanan Toronto akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79 melalui Lewis Morgan yang memperkecil kedudukan menjadi 3-1. Meski demikian, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Toronto dari kekalahan.
Kemenangan ini membuat Atlanta United mengakhiri rekor buruk di kandang. Pelatih Gerardo Martino menyebut penampilan Cooper Sanchez sebagai salah satu titik terang di musim yang sulit. “Dia bermain luar biasa malam ini, menunjukkan ketenangan, visi, dan insting mencetak gol,” ujar Martino. Sanchez, bersama Jay Fortune dan Tomas Jacob, dianggap sebagai harapan baru bagi The Five Stripes. Sementara itu, bagi Toronto FC, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk mereka di Mercedes-Benz Stadium menjadi 0-5-5 sejak Oktober 2017. Kekalahan dalam laga atlanta united vs toronto fc ini juga menjadi pukulan telak karena Toronto sebenarnya telah meraih poin dalam empat dari lima pertandingan terakhir mereka.
Dengan hasil ini, Atlanta United naik ke peringkat ke-14 Wilayah Timur dengan 33 poin dari 33 pertandingan (9 menang, 18 kalah, 6 seri). Toronto FC tertahan di peringkat ke-11 dengan 39 poin dari 33 laga (9 menang, 12 kalah, 12 seri), dan dipastikan tidak akan bermain di playoff. Laga atlanta united vs toronto fc menjadi pengingat bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah bagi kedua tim. Toronto akan menghadapi Philadelphia Union pada pertandingan berikutnya, sementara Atlanta United akan menutup musim dengan harapan membangun momentum untuk tahun depan.
Secara keseluruhan, pertandingan atlanta united vs toronto fc menyajikan drama dan tensi tinggi. Atlanta United tampil sebagai pemenang dan sukses berperan sebagai penghancur harapan Toronto. Bagi Toronto, kekalahan ini menandai berakhirnya perjuangan mereka di musim 2026, sementara Atlanta United setidaknya memberikan hiburan bagi para pendukungnya di laga kandang terakhir musim ini.
