Inforiau – 31 Oktober 2026 | Penampilan gemilang Achraf Hakimi menjadi sorotan utama ketika Paris Saint-Germain berpesta gol di Stade Océane. Bek sayap asal Maroko itu tampil luar biasa dan mengukir namanya dalam sejarah Ligue 1 setelah membantu klub ibu kota Prancis menghancurkan Le Havre dengan skor 5-1 pada pekan kesembilan Liga Prancis, Jumat, 30 Oktober 2026. Achraf Hakimi tidak hanya menjadi pahlawan kemenangan, tetapi juga mencatatkan sejumlah rekor pribadi yang belum pernah ia raih sepanjang karier profesionalnya.
Laga sempat berjalan tak sesuai rencana bagi tim asuhan Luis Enrique. Le Havre, yang berada di dasar klasemen, justru unggul lebih dulu pada menit ke-18 melalui Josh Maja yang memanfaatkan umpan silang sempurna Rayan Fofana dalam serangan balik cepat. Namun, keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. Achraf Hakimi mengambil alih kendali pertandingan dan membalikkan keadaan dengan performa yang nyaris sempurna.
Pada menit ke-26, kapten timnas Maroko itu melepaskan umpan matang kepada Mika Godts yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Dua menit berselang, giliran Hakimi yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan terobosan Senny Mayulu, menembak ke tiang dekat gawang Arnaud Bodart. Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan pada menit ke-30. Dalam empat menit, PSG berhasil membalikkan situasi menjadi 2-1.
Memasuki babak kedua, Achraf Hakimi semakin tak terbendung. Pada menit ke-55, ia mencetak gol keduanya melalui tendangan bebas langsung yang melengkung indah ke sudut gawang, membuat Bodart tak berkutik. Tujuh menit kemudian, Hakimi kembali berperan sebagai kreator dengan melepaskan umpan terobosan kepada Senny Mayulu, yang memanfaatkan kesalahan kiper lawan untuk mencetak gol keempat PSG. Puncaknya, pada menit ke-69, setelah aksi individu Mika Godts di sisi kiri, Achraf Hakimi menyelesaikan peluang menjadi gol ketiganya malam itu, sekaligus menutup pesta gol menjadi 5-1.
Kegemilangan Achraf Hakimi dalam laga ini melahirkan empat rekor bersejarah yang layak dicatat:
- Lima kontribusi gol dalam satu pertandingan — Hakimi terlibat langsung dalam seluruh gol PSG dengan mencetak tiga gol dan menciptakan dua assist, torehan luar biasa bagi seorang pemain berposisi bek sayap.
- Triplé pertama dalam karier profesional — Ini merupakan hat-trick perdana bagi Hakimi, baik bersama klub-klub yang pernah ia bela maupun bersama timnas Maroko.
- Bek pertama yang mencetak hat-trick di Ligue 1 sejak April 2019 — Pencapaian serupa terakhir kali diraih pemain asal Aljazair, Youcef Atal, bersama Nice.
- Pemain Maroko pertama yang mencetak hat-trick di Ligue 1 sejak 2016 — Sebelumnya, capaian ini diraih Sofiane Boufal bersama Lille, menambah tonggak baru dalam catatan prestasi Hakimi yang gemilang.
Kemenangan ini juga memperkuat posisi PSG di puncak klasemen Ligue 1 dengan koleksi 20 poin setelah sembilan pertandingan. Kiper PSG, Matvey Safonov, turut berperan penting dengan penyelamatan krusialnya di menit ke-87 dan menit ke-90+3, menggagalkan upaya Mbwana Samatta dan Rassoul Ndiaye untuk memperkecil ketertinggalan.
Penampilan Achraf Hakimi malam itu menjadi bukti kelasnya sebagai salah satu bek sayap terbaik dunia. Kemampuannya membaca permainan, kecepatan, serta insting mencetak gol membuatnya menjadi ancaman konstan bagi lini pertahanan lawan. Luis Enrique pun tampak puas dengan kontribusi kaptennya tersebut, yang kembali memimpin tim dengan teladan di lapangan.
Dengan torehan empat rekor dalam satu malam, Achraf Hakimi telah menegaskan posisinya sebagai sosok kunci dalam proyek besar PSG musim ini. Performa gemilang ini tidak hanya menghadirkan tiga poin berharga, tetapi juga mengirim sinyal kepada para pesaing bahwa Paris masih menjadi kekuatan dominan di sepak bola Prancis. Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin Achraf Hakimi akan terus menambah deretan rekor dan prestasi sepanjang musim berjalan.
