Ajax Amsterdam Atalanta 2-0: Gol Menit Akhir Bungkam Atalanta, Maarten Paes Kembali Menghangatkan Bangku Cadangan
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Pertandingan Ajax Amsterdam Atalanta berakhir dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Conference Eropa 2026/27 di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Jumat (23/10/2026) dini hari WIB. Dua gol yang tercipta di penghujung laga memastikan tuan rumah mengamankan tiga poin pertama mereka musim ini, sekaligus mengakhiri rentetan buruk 14 pertandingan tanpa kemenangan di kandang melawan klub-klub Italia.
Namun, kemenangan Ajax Amsterdam Atalanta tersebut belum membawa kabar baik bagi kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. Penjaga gawang berusia 28 tahun itu kembali harus puas menyaksikan jalannya pertandingan dari bangku cadangan. Pelatih Ajax mempercayakan posisi di bawah mistar kepada Marc-Andre ter Stegen, kiper Timnas Jerman, yang tampil penuh selama 90 menit lebih dan mencatatkan satu penyelamatan penting.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Ajax Amsterdam Atalanta langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal. Tuan rumah tampil agresif dan menekan pertahanan tim tamu. Peluang emas sempat hadir pada menit kelima melalui tembakan Lucas Rosa, namun bola lebih dulu mengenai Gianluca Gaetano sebelum membentur mistar gawang Atalanta.
Ajax terus mencari celah di lini tengah Atalanta, tetapi aksi kiper Italia, Marco Carnesecchi, menjadi pembeda. Ia menepis tendangan keras Jorthy Mokio pada menit ke-28 dari tepi kotak penalti, sebelum kembali menggagalkan peluang Oscar Gloukh yang menusuk ke dalam kotak. Sementara itu, penyelesaian lemah Marcos Leonardo menyia-nyiakan build-up apik Ajax pada menit ke-31 meski sudah berhadapan dengan kiper. Hingga turun minum, kedudukan tetap imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Ajax meningkatkan intensitas serangan. Namun, rapatnya pertahanan Atalanta membuat kebuntuan baru pecah menjelang pertandingan berakhir. Gol pembuka lahir pada menit ke-87 melalui Tolu Arokodare. Berawal dari umpan panjang Youri Baas, Arokodare memenangi duel untuk menguasai bola sebelum melepaskan tembakan yang gagal dibendung Carnesecchi. Gol tersebut membangkitkan semangat publik Johan Cruyff Arena.
Belum puas dengan keunggulan tipis, Ajax Amsterdam Atalanta kembali menghukum tim tamu pada masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+3. Abdellah Ouazane menggandakan keunggulan melalui penyelesaian apik dari sudut sempit. Berawal dari umpan panjang Arokodare, Ouazane menerima bola di sisi kiri, menusuk ke dalam kotak penalti, lalu melepaskan tembakan yang sempat membentur mistar sebelum bersarang di gawang Atalanta. Carnesecchi hanya bisa menjadi penonton.
Kedudukan 2-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Tambahan tiga poin membawa Ajax naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi tiga poin, sementara Atalanta memiliki jumlah poin yang sama tetapi berada di posisi ke-15.
Susunan pemain kedua tim:
| Tim | Formasi | Pemain |
|---|---|---|
| Ajax Amsterdam | 4-3-3 | Ter Stegen; Lucas Rosa, Bouwman, Youri Baas, Wijndal; Mokio, Amrabat; Brandt, Klaassen, Gloukh; Marcos Leonardo |
| Atalanta | 4-2-3-1 | Carnesecchi; Bellanova, Kristensen, Obric, Zappacosta; Gaetano, Ederson; Elmas, De Ketelaere, Zalewski; Scamacca |
Bagi Maarten Paes, laga ini menjadi catatan tersendiri. Kiper asal Indonesia tersebut baru mencatatkan lima penampilan bersama Ajax sepanjang musim ini dan belum memperoleh kesempatan bermain dalam pertandingan Ajax Amsterdam Atalanta kali ini. Persaingan di posisi penjaga gawang bersama Ter Stegen menjadi tantangan tersendiri bagi pemain yang juga menjadi andalan di bawah mistar Timnas Indonesia.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Ajax untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi Eropa. Dua gol di menit-menit akhir menunjukkan mentalitas dan kerja keras skuad tuan rumah yang pantang menyerah hingga peluit panjang. Sementara itu, Atalanta harus menelan kekalahan pahit setelah mampu meredam tekanan tuan rumah hampir sepanjang pertandingan.
Dengan hasil ini, Ajax Amsterdam Atalanta sama-sama mengoleksi tiga poin, tetapi tuan rumah berhak menempati posisi lebih baik di klasemen sementara. Perjalanan kedua tim di Liga Conference Eropa musim ini masih panjang, dan konsistensi akan menjadi kunci untuk meraih hasil maksimal di laga-laga berikutnya.
