Al Ahly Cairo Menang Tipis 1-0 atas Modern Sport, Kans Juara Masih Terbuka
Inforiau – 30 Oktober 2026 | Al Ahly Cairo kembali menunjukkan mentalitas juaranya dengan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Modern Sport dalam lanjutan Liga Mesir di Stadion Internasional Kairo, Kamis malam. Gol tunggal Omar El Saaiy pada menit ke-17 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.
El Saaiy memanfaatkan umpan silang matang dari Zizo dan menanduk bola dengan sempurna, melewati kiper Modern Sport, Mostafa Makhlouf. Kemenangan ini membawa Al Ahly Cairo mengoleksi 20 poin dan menempati peringkat kedua klasemen sementara, tertinggal satu poin dari Pyramids FC yang memimpin dengan 21 poin. Sementara Modern Sport tertahan di posisi keenam dengan 13 poin.
Meski meraih tiga poin, performa Al Ahly Cairo menuai kritik. Legenda klub Emad Meteb menilai tim asuhan Hussein Amouta belum menunjukkan sistem permainan yang jelas. “Kami menang, tetapi tidak ada pola yang terlihat. Ini bukan Al Ahly yang saya kenal,” ujar Meteb dalam komentarnya usai laga. Kritik senada juga disampaikan direktur sepak bola Wail Jumaa yang mengirim pesan keras kepada para pemain agar segera meningkatkan konsistensi.
Di sisi lain, kiper Mustafa Shobeir tampil gemilang dan dinobatkan sebagai Man of the Match. Ia menggagalkan penalti Ali Fawzi pada babak kedua, menyelamatkan kemenangan tim. Shobeir mengaku senang dengan hasil ini dan menegaskan tekadnya untuk mengembalikan gelar juara ke pangkuan Al Ahly Cairo. “Kami terus bekerja keras untuk memperbaiki performa. Kemenangan ini penting, tetapi perjalanan masih panjang,” ujarnya.
Pelatih Hussein Amouta bersyukur atas kemenangan meski menilai timnya layak mencetak lebih dari satu gol. “Pertandingan berjalan sulit, Modern Sport memberi perlawanan sengit. Namun kami pantas menang dengan selisih lebih besar,” kata Amouta.
Sementara itu, mantan bintang Al Ahly Mohamed Abdel-Galil menyoroti ancaman terbesar bagi mantan klubnya musim ini. Menurutnya, hanya Pyramids FC asuhan Rulani Mokwena yang patut diwaspadai. “Saya tidak khawatir menghadapi Zamalek karena Al Ahly mampu mengalahkan mereka lagi. Yang membuat saya cemas adalah Pyramids,” ujarnya kepada televisi Mesir. Pyramids saat ini memuncaki klasemen dengan tujuh kemenangan beruntun dan memiliki satu laga tunda. Duel Al Ahly kontra Pyramids dijadwalkan pada 23 November mendatang, yang bisa menjadi penentu arah perburuan gelar.
Di kancah kontinental, Al Ahly Cairo juga dihadapkan pada tantangan berat. Undian Piala Konfederasi Afrika mempertemukan mereka dengan Raja Casablanca dari Maroko, menghidupkan kembali rivalitas klasik Mesir-Maroko. Pertemuan kedua tim sarat sejarah, termasuk kemenangan Al Ahly di perempat final Liga Champions Afrika 2022 dan 2023, serta kemenangan dramatis lewat adu penalti 7-6 di Piala Super Afrika 2021 setelah bermain imbang 1-1. Sebelumnya, pada final Turnamen Klub Arab Juara Liga 1996 di Kairo, Al Ahly menang 3-1 atas Raja Casablanca.
Dengan jadwal padat dan tekanan dari berbagai kompetisi, Al Ahly Cairo dituntut untuk segera menemukan konsistensi permainan. Kemenangan atas Modern Sport memang menjaga asa juara, tetapi kritik internal menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah. Duel melawan Pyramids dan pertarungan di Afrika akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi tim berjuluk Setan Merah tersebut.
Secara keseluruhan, kemenangan tipis ini menjadi pengingat bahwa perjalanan Al Ahly Cairo menuju tangga juara tidak akan mulus. Dengan Pyramids yang terus melaju dan rivalitas kontinental yang menanti, setiap poin dan setiap performa akan menentukan akhir musim. Jika mampu mengatasi tekanan dan memperbaiki pola permainan, gelar juara bukanlah hal mustahil untuk kembali ke pangkuan klub paling bergengsi di Mesir ini.
