Al Ittihad Jeddah Bidik Kemenangan Krusial, En-Nesyri Waspadai Ancaman Al Ain di AFC Elite
Inforiau – 03 November 2026 | Persaingan di fase liga AFC Champions League Elite kian memanas, dan al ittihad jeddah berada di jantung pertarungan itu. Klub asal Arab Saudi tersebut bersiap menjamu Al Ain dari Uni Emirat Arab pada laga putaran keempat yang digelar di Al-Inma Stadium, King Abdullah Sports City, Jeddah, Senin malam waktu setempat. Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi al ittihad jeddah untuk merangsek ke papan atas klasemen zona barat.
Situasi klasemen membuat duel ini terasa krusial. Al Ittihad Jeddah saat ini menduduki peringkat kedelapan dengan koleksi empat poin dari tiga pertandingan, hasil dari satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Sementara itu, Al Ain tampil sempurna dengan menyapu tiga laga awal, mengoleksi sembilan poin, dan memimpin zona barat. Selisih lima angka di antara keduanya menjadikan setiap pertandingan kandang bernilai sangat besar bagi tuan rumah.
En-Nesyri Tegaskan Fokus sebagai Kunci
Striker andalan Al Ittihad Jeddah, Youssef En-Nesyri, menegaskan bahwa laga kontra Al Ain bukan pertandingan biasa. Menurutnya, kualitas lawan menuntut konsentrasi penuh selama 90 menit. “Ini akan menjadi pertandingan yang berat dan intens antara dua tim kuat. Al Ain adalah lawan tangguh dan layak mendapatkan rasa hormat penuh kami, tetapi tujuan kami sejak awal sudah jelas, yakni menang dan menampilkan permainan yang diharapkan para penggemar di kandang,” ujarnya usai sesi latihan utama tim.
En-Nesyri menambahkan bahwa persiapan tim berjalan sangat baik dan moral para pemain sedang tinggi. Ia berjanji skuadnya akan memberikan segalanya demi meraih hasil positif yang mendukung ambisi al ittihad jeddah di kompetisi antarklub Asia tersebut.
Lopy Siap Mengisi Celah yang Ditinggalkan Rios
Di lini tengah, pelatih Jens Wissing menghadapi dilema setelah Richard Rios dipastikan absen karena cedera pergelangan kaki kiri. Gelandang asal Kolombia itu mengalami masalah tersebut hanya delapan menit setelah pertandingan melawan Abha di Liga Pro Saudi Jumat lalu. Cedera itu diprediksi juga membuatnya melewatkan laga liga kontra Neom pada Jumat mendatang.
Menurut laporan media Arab Saudi, Wissing telah memutuskan untuk menurunkan gelandang internasional Senegal, Dion Lopy, sebagai pengganti Rios di jantung lini tengah. Lopy diperkirakan akan berduet dengan Mukhtar Ali, sementara Houssem Aouar diberi peran lebih maju dan ofensif. Kesempatan ini menjadi momen penting bagi Lopy yang sempat tersingkir dari starting line-up dalam beberapa pekan terakhir, padahal berperan vital di awal musim.
Rekor dan Momentum Kedua Tim
Dari sisi performa, tuan rumah menunjukkan tren positif dengan tiga kemenangan beruntun sebelum akhirnya bermain imbang di laga terakhir. Al Ain memang memimpin klasemen, namun konsistensinya belum sepenuhnya kokoh. Dalam empat pertandingan terakhir, tim tamu mencatat dua kemenangan dan dua kekalahan, termasuk rentetan dua kekalahan beruntun sebelum menang di laga terakhir. Ketidakstabilan itu menjadi celah yang bisa dieksploitasi al ittihad jeddah.
Meski demikian, Al Ain bukan lawan sembarangan. Kemenangan 4-0 atas Al-Nassr di putaran pembuka disebut sebagai salah satu hasil bersejarah mereka, dan mereka menyapu bersih tiga laga awal dengan performa impresif. Bagi al ittihad jeddah, menghentikan laju sempurna sang pemuncak klasemen di hadapan pendukung sendiri akan menjadi pernyataan kuat soal kualitas tim.
Duel ini juga menjadi panggung bagi kedua pelatih untuk membuktikan ketajaman taktik. Wissing dituntut mampu meramu lini tengah tanpa Rios, sementara kubu Al Ain berupaya menjaga jarak aman dari para pengejar. Bagi publik Jeddah, kemenangan atas pemimpin klasemen akan menjadi suntikan moral besar sekaligus mempertegas bahwa al ittihad jeddah layak diperhitungkan dalam perebutan tiket ke babak berikutnya.
Kesimpulan
Laga antara Al Ittihad Jeddah dan Al Ain bukan sekadar pertandingan putaran keempat, melainkan titik balik yang menentukan arah ambisi kedua tim. Tuan rumah membutuhkan tiga poin untuk merapatkan jarak dan menjaga asa lolos, sementara sang tamu berupaya mempertahankan kesempurnaan. Dengan absennya Rios, peran Lopy, Aouar, dan ketajaman En-Nesyri akan menjadi kunci. Jika fokus dan disiplin dapat dijaga sepanjang laga, bukan mustahil Al Ittihad Jeddah mampu menumbangkan pemuncak klasemen dan mengubah peta persaingan zona barat.
