Alexandra Eala Tetap Melaju di Tokyo Usai Batal Tampil di Nomor Ganda
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Petenis Filipina, Alexandra Eala, harus menerima kenyataan pahit ketika ia batal tampil di nomor ganda putri Toray Pan Pacific Open 2026 di Tokyo. Pasangan Alexandra Eala dengan petenis Amerika Serikat, Desirae Krawczyk, terpaksa mundur dari turnamen WTA 500 tersebut karena Krawczyk mengalami cedera punggung. Keputusan itu diambil kurang dari 24 jam setelah Krawczyk meraih gelar ganda WTA ke-14 dalam kariernya di Ningbo Open, Minggu lalu.
Krawczyk, yang merupakan petenis kidal berpengalaman, sebelumnya tampil impresif bersama Fanny Stollar di Ningbo Open. Mereka mengalahkan unggulan teratas Nicole Melichar-Martinez dan Cristina Bucsa di final. Namun, kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk melanjutkan kompetisi di Tokyo. Alhasil, Alexandra Eala dan Krawczyk dicoret dari daftar pertandingan ganda, dan posisi mereka digantikan oleh pasangan Yulia Putintseva dan Liudmila Samsonova.
Meski kehilangan kesempatan tampil di nomor ganda, Alexandra Eala tetap fokus pada nomor tunggal. Petenis berusia 21 tahun itu langsung menunjukkan performa gemilang saat menghadapi wildcard asal Inggris, Mika Stojsavljevic, di babak pertama. Dalam pertandingan yang berlangsung Senin sore, Eala menang mudah dengan skor 6-1, 6-2 hanya dalam waktu satu jam 15 menit. Kemenangan ini membawanya ke babak 16 besar.
Pertandingan tersebut mempertemukan dua mantan juara junior US Open. Eala, yang kini menempati peringkat 19 dunia, tampil dominan dan hanya kehilangan tiga gim. Ia akan menghadapi tantangan berikutnya di babak 16 besar, dengan lawan yang akan ditentukan kemudian.
Sepanjang musim Asian Swing, Alexandra Eala memang sempat kesulitan. Ia hanya meraih satu kemenangan dari beberapa turnamen, yaitu saat mengalahkan Diane Parry di babak pertama Ningbo Open sebelum akhirnya tumbang di tangan unggulan keenam Diana Shnaider. Kekalahan juga dialaminya di Singapore Open dan Wuhan Open. Namun, kemenangan atas Stojsavljevic menjadi sinyal positif bahwa Alexandra Eala siap bangkit.
Di nomor ganda, Eala sebenarnya ingin kembali berkompetisi setelah terakhir kali berpasangan dengan Zeynep Sonmez di Wuhan Open, di mana mereka kalah di babak pertama. Sayangnya, kesempatan itu harus tertunda. Meski demikian, fokus tunggal tampaknya menjadi prioritas utama bagi petenis muda yang tengah menapaki papan atas WTA ini.
Turnamen Toray Pan Pacific Open sendiri menjadi ajang penting bagi Eala untuk mengumpulkan poin demi memperbaiki peringkatnya. Dengan modal kemenangan meyakinkan di babak pertama, ia berpeluang besar melangkah lebih jauh. Dukungan dari penggemar tenis Filipina pun terus mengalir, berharap Eala dapat menorehkan prestasi gemilang di Tokyo.
Keberhasilan Alexandra Eala melaju ke babak 16 besar menunjukkan bahwa ia mampu mengatasi tekanan dan tetap fokus meski harus kehilangan partner di nomor ganda. Kini, seluruh perhatian tertuju pada penampilannya di nomor tunggal, di mana ia akan berusaha memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Filipina di kancah tenis internasional.
