Anemia Remaja Putri Meningkat, Pemkab Inhil Gencarkan Gerakan Minum Pil Tambah Darah
Inforiau – 07 November 2026 | TEMBILAHAN – Kasus Anemia Remaja Putri Naik Pemkab Inhil Gencarkan Gerakan Minum Pil Tambah Darah menjadi perhatian serius karena membayangi pelajar perempuan di Kabupaten Indragiri Hilir sepanjang 2026. Pemerintah daerah bersama TP-PKK menggelar pertemuan lintas sektor di Aula Hotel Top 5 Tembilahan, Kamis (5/11/2026), untuk memastikan Tablet Tambah Darah (TTD) benar-benar dikonsumsi rutin, bukan sekadar disimpan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Muammar Gaddafi, SAg MA, mewakili Bupati Herman, SE MT, menegaskan penanganan anemia tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga medis. Menurutnya, program ini bukan sekadar membagikan obat, melainkan komitmen bersama mencetak generasi bebas stunting. Keterlibatan sekolah, organisasi kemasyarakatan, dan keluarga dinilai krusial agar intervensi berjalan efektif.
Ketua TP-PKK Inhil, Katerina Susanti Herman, SKM SKep MKes, menyoroti rumah tangga sebagai benteng pertama pencegahan. Kader PKK di desa dan kelurahan akan diterjunkan mengedukasi orang tua secara langsung. “Keluarga adalah pendamping terdekat bagi anak. Kami akan mendorong sosialisasi sampai ke pelosok desa agar remaja paham bahwa minum pil tambah darah adalah investasi kesehatan,” ujarnya.
Pertemuan itu melibatkan kepala perangkat daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, kepala puskesmas se-Inhil, perwakilan rumah sakit, serta koordinator wilayah pendidikan. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat pembentukan kebiasaan hidup sehat bagi generasi muda Bumi Sri Gemilang. Pemerintah juga menekankan pentingnya pengawasan ketat agar tablet yang didistribusikan ke sekolah dan posyandu tidak sia-sia.
Dengan edukasi yang berkelanjutan dan dukungan orang tua, program penanggulangan anemia di Inhil diharapkan menurunkan risiko gangguan konsentrasi belajar, stunting, hingga komplikasi kehamilan di masa depan. Keberhasilan gerakan ini akan sangat bergantung pada konsistensi lintas sektor dan kesadaran remaja putri untuk menjadikan konsumsi TTD sebagai kebiasaan sehari-hari.
Editor: Ahmad Syafwan
