Apple Kejutkan Pengguna: Siri Kini Bisa Mengingat Percakapan Masa Lalu di iOS 27.2
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Apple kembali mengguncang dunia teknologi dengan merilis pembaruan sistem operasi terbarunya, iOS 27.2, yang membawa sederet kemampuan kecerdasan buatan atau AI baru untuk asisten virtual Siri. Pembaruan yang mulai tersedia hari ini menjadi salah satu langkah paling ambisius Apple dalam menghadirkan pengalaman asisten digital yang lebih personal dan kontekstual bagi para penggunanya di seluruh dunia.
Salah satu fitur paling menonjol dalam pembaruan ini adalah kemampuan Siri AI untuk mengingat kembali percakapan yang pernah dilakukan pengguna dengan chatbot tersebut. Dengan fitur ini, pengguna tidak lagi perlu mengulang konteks ketika melanjutkan percakapan di sesi berikutnya. Siri kini dapat memahami alur dialog sebelumnya sehingga interaksi terasa lebih natural dan efisien.
Tidak hanya itu, Apple juga memperluas sumber informasi yang dapat diakses oleh Siri. Asisten virtual ini kini mampu menarik data dari lokasi yang lebih spesifik dan terperinci, seperti foto yang dikirim melalui aplikasi Messages, daftar hadir pada undangan Calendar, hingga pesan suara atau voicemail. Kemampuan ini membuka peluang bagi Siri untuk memberikan jawaban yang lebih relevan sesuai konteks keseharian pengguna.
Bagi pengguna yang mengutamakan privasi, Apple menyediakan opsi pengaturan Excluded Apps yang memungkinkan pengguna mencegah Siri, fitur Search, dan saran atau suggestions mengakses aplikasi tertentu. Langkah ini menegaskan komitmen Apple dalam menjaga kendali pengguna atas data pribadi mereka di tengah semakin masifnya pemanfaatan AI.
Pembaruan iOS 27.2 juga menghadirkan kemampuan seleksi teks yang lebih terperinci atau granular text selection. Pengguna kini dapat memilih dan menyalin sebagian elemen dari jawaban yang diberikan Siri AI, sehingga memudahkan mereka untuk mengambil informasi tertentu tanpa harus menyalin keseluruhan respons.
Dari sisi dukungan bahasa, Apple menambahkan lima bahasa baru untuk fitur Siri AI, yaitu Prancis, Jepang, Korea, Portugis, dan Spanyol. Langkah ini memperluas jangkauan fitur berbasis AI tersebut ke lebih banyak pengguna di berbagai belahan dunia.
Perlu dicatat, fitur-fitur Siri AI tersebut hanya tersedia pada seluruh model iPhone 16 dan generasi setelahnya, serta pada iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max. Meski demikian, seluruh model iPhone tetap dapat menikmati pembaruan lain yang hadir dalam iOS 27.2.
Beberapa pembaruan lain yang turut disertakan mencakup dukungan penyuntingan keterangan dan komentar pada Shared Albums di aplikasi Photos, fitur Suggestions di aplikasi Messages untuk mengambil tindakan kontekstual berdasarkan teks, serta dukungan terhadap alat watermark SynthID milik Google untuk mengidentifikasi gambar yang dibuat atau dimodifikasi dengan AI generatif di Photos maupun Image Playground.
Menariknya, iPhone Duo sebagai perangkat lipat pertama Apple mendapatkan sejumlah perubahan khusus dalam iOS 27.2. Perangkat ini kini mendukung Apple Pencil serta fitur Edge Light, sebuah kemampuan dari macOS yang menciptakan cincin cahaya di layar untuk keperluan panggilan video.
Pembaruan serupa juga merambah ke perangkat lain. watchOS 27.2 mendapatkan rangkaian fitur Siri AI yang sama seperti pada iPhone, sementara macOS 27.2 menyertakan pembaruan Siri AI untuk mengingat percakapan masa lalu dan fitur Suggestions di Messages, ditambah perbaikan bug serta pembaruan keamanan yang rutin. Apple juga telah mendorong pembaruan 27.2 untuk iPad, Apple TV, Vision Pro, dan HomePod pada hari yang sama.
Dengan langkah ini, Apple semakin mempertegas posisinya dalam persaingan industri AI konsumen. Integrasi kemampuan AI yang lebih dalam ke dalam ekosistem perangkat Apple menunjukkan upaya perusahaan untuk menjadikan Siri bukan sekadar asisten suara, melainkan mitra digital yang memahami kebutuhan pengguna secara menyeluruh. Pembaruan ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus memperkuat loyalitas terhadap produk-produk Apple di pasar global yang semakin kompetitif.
