Arsenal Samai Poin Manchester City di Puncak, Klasemen Arsenal Makin Panas Usai Tekuk Everton 2-0
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Persaingan di papan atas Liga Premier Inggris 2026/27 kembali memanas. Arsenal sukses mengalahkan Everton dengan skor 2-0 di Stadion Emirates, Sabtu (24/10/2026), sebuah hasil yang langsung mengubah peta klasemen Arsenal dan membuat The Gunners menyamai perolehan poin Manchester City. Kemenangan ini menjadi sinyal serius bahwa skuad asuhan Mikel Arteta masih konsisten menjaga ambisi mempertahankan gelar juara.
Dua gol kemenangan Arsenal diciptakan oleh Ezri Konsa pada babak pertama dan Gabriel Magalhaes pada babak kedua. Tambahan tiga poin membuat Arsenal kini mengoleksi 21 poin, sama dengan raihan Manchester City. Namun, pasukan Arteta masih tertahan di posisi kedua karena kalah selisih gol dari sang rival. Sementara itu, Everton harus puas tertahan di papan tengah, tepatnya peringkat kesembilan dengan koleksi 10 poin.
Jalannya Pertandingan di Emirates
Arsenal membuka keunggulan cepat pada menit ke-7. Ezri Konsa memanfaatkan kemelut di depan gawang Everton yang berawal dari situasi sepak pojok. Gol cepat tersebut langsung memberi tekanan psikologis bagi tim tamu.
Everton berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Tyrique George mendapat peluang emas pada menit ke-18 setelah melewati Ben White, tetapi tembakan kerasnya masih melebar dari gawang Arsenal. Meski terus mendominasi penguasaan bola, Arsenal harus menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 1-0.
Pada babak kedua, Everton tampil lebih agresif. Namun, lini pertahanan Arsenal yang dikomandoi Gabriel Magalhaes mampu meredam setiap tekanan. Arsenal akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-69. Gabriel yang ikut membantu serangan berhasil menyambut umpan Ben White dengan sundulan yang menaklukkan kiper Jordan Pickford.
Setelah unggul 2-0, Arsenal bermain lebih percaya diri. Arteta kemudian memasukkan Max Dowman untuk menggantikan Eberechi Eze pada menit ke-80. Pemain berusia 16 tahun itu ditempatkan di sektor kiri lini serang, menandakan kedalaman skuad yang semakin solid.
Ujian Kedalaman Skuad Tanpa Saka
Kemenangan ini terasa istimewa karena Arsenal harus tampil tanpa Bukayo Saka yang mengalami cedera otot paha depan kiri saat laga melawan Bayern Munchen di Liga Champions. Kekhawatiran sempat menyelimuti lini serang The Gunners, tetapi para pemain pengganti mampu membuktikan kualitas mereka.
Sebelum laga melawan Everton, Arsenal berada di peringkat kedua dengan 18 poin dari tujuh pertandingan, tertinggal tiga poin dari Manchester City yang belum terkalahkan. Kini, posisi di klasemen Arsenal kian kokoh dan tekanan kepada City semakin besar.
Rekap Papan Atas Liga Premier
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Manchester City | 21 |
| 2 | Arsenal | 21 |
| 9 | Everton | 10 |
Menariknya, performa Arsenal di Liga Champions juga cukup menjanjikan. The Gunners berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan tujuh poin setelah menahan imbang Bayern Munchen 2-2 di Allianz Arena. Declan Rice menjadi penyelamat Arsenal lewat gol pada menit ke-82, membalas penalti Harry Kane yang sempat membawa Bayern berbalik unggul.
Kane mengakui Bayern seharusnya bisa memanfaatkan momentum saat berbalik unggul. Meski demikian, ia menilai hasil imbang merupakan hasil yang adil mengingat banyak pemain Bayern yang absen. Bagi Arsenal, hasil tersebut menjadi modal berharga untuk menjaga konsistensi di dua kompetisi sekaligus.
Dampak bagi Persaingan Gelar
Dengan menyamai poin Manchester City, klasemen Arsenal kini menjadi sorotan utama para pengamat. Selisih gol menjadi faktor penentu yang membuat The Gunners belum bisa merebut puncak. Artinya, setiap pertandingan berikutnya akan menjadi laga krusial yang menentukan arah perburuan gelar.
Kedalaman skuad yang ditunjukkan Arsenal saat tanpa Saka menjadi nilai tambah tersendiri. Kehadiran pemain muda seperti Max Dowman dan kontribusi pemain bertahan dalam mencetak gol menunjukkan bahwa tim ini tidak bergantung pada satu individu saja.
Everton, di sisi lain, gagal memanfaatkan momentum untuk mendekati zona empat besar. Tim asuhan David Moyes itu masih tertahan di peringkat kesembilan dan harus segera bangkit agar tetap bersaing di papan tengah atas.
Secara keseluruhan, kemenangan atas Everton menegaskan bahwa Arsenal masih menjadi salah satu kandidat terkuat juara Liga Premier musim ini. Persaingan dengan Manchester City diprediksi akan berlangsung ketat hingga pekan-pekan akhir. Bagi para penggemar, dinamika klasemen Arsenal akan terus menjadi perhatian utama sepanjang musim. Konsistensi, kedalaman skuad, dan kemampuan memanfaatkan peluang akan menjadi kunci siapa yang berhak mengangkat trofi di akhir musim nanti.
Editor: Abuzar Samad
