Atlanta United Takluk di Kandang, Chicago Fire Bangkit dan Cetak Sejarah 50 Poin
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Pertandingan atlanta united vs chicago fire di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Sabtu malam waktu setempat, berakhir dengan kemenangan dramatis bagi tim tamu. Chicago Fire berhasil membalikkan keadaan untuk menang 3-2 atas Atlanta United dalam lanjutan Major League Soccer (MLS). Hasil ini memperkokoh posisi Chicago di persaingan playoff Wilayah Timur, sekaligus memperdalam krisis Atlanta yang masih berjuang menembus postseason.
Laga atlanta united vs chicago fire sebenarnya dibuka dengan sempurna oleh tuan rumah. Pada menit keempat, bek muda Tomás Jacob mencetak gol keempatnya musim ini setelah memanfaatkan umpan Miguel Almirón dan Mauricio Amaro. Almirón terlebih dahulu menggiring bola dari lini tengah sebelum melepas umpan yang diselesaikan Jacob melewati kiper Chicago, Chris Brady.
Namun, Chicago Fire perlahan menguasai penguasaan bola dan menyamakan kedudukan pada menit ke-30. Anton Salétros menerima bola di luar kotak penalti setelah situasi sepak pojok, lalu melepaskan half-volley rendah yang menembus kerumunan pemain dan masuk ke gawang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tim tamu tampil lebih agresif. Pada menit ke-51, pemain pengganti Anzor Mekvabishvili memanfaatkan kesalahan pertahanan Atlanta yang melibatkan kiper Lucas Hoyos, dan mencetak gol pertamanya di liga pada penampilan ketiganya. Sembilan menit kemudian, Chicago memperlebar keunggulan menjadi 3-1 melalui Philip Zinckernagel, yang memaksimalkan situasi tendangan bebas tidak langsung di dalam kotak enam yard. Itu merupakan gol keenam Zinckernagel musim ini, sekaligus assist ketiga Salétros dalam laga tersebut.
Atlanta United tidak menyerah. Pada menit ke-68, Breel Embolo memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 lewat sundulan tajam menyambut umpan panjang Elías Báez. Gol tersebut menjadi gol ketiga penyerang asal Basel itu di MLS sejak bergabung pada awal September, sekaligus start kesembilannya bersama tim. Tuan rumah terus menekan di akhir laga, tetapi pertahanan Chicago mampu bertahan hingga peluit panjang.
Kemenangan ini membawa Chicago Fire mengoleksi 51 poin dari 31 pertandingan dengan rekor 15-10-6, dan tetap berada di posisi keempat klasemen Wilayah Timur. Yang istimewa, klub berjuluk Men in Red itu melampaui 50 poin dalam dua musim berturut-turut untuk kedua kalinya dalam sejarah klub, setelah terakhir melakukannya pada 2000-01. Hasil ini juga memutus dua kekalahan beruntun mereka sebelumnya, yakni 3-1 dari Philadelphia Union dan 1-0 dari New England Revolution.
Duel atlanta united vs chicago fire juga menyoroti performa apik Salétros yang mencetak satu gol dan satu assist. Gelandang asal Swedia itu sebelumnya menegaskan bahwa kekalahan beruntun timnya menjadi pelajaran berharga. Ia menyatakan bahwa timnya terus berkembang dan belajar setiap pekan, serta menilai pengalaman dari laga-laga sulit sangat penting menjelang playoff, karena pertandingan kadang ditentukan oleh satu momen saja.
Di kubu seberang, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Atlanta United yang kini berada di posisi ke-14 Wilayah Timur dengan 26 poin dari rekor 8-17-6. Kekalahan ke-10 di kandang musim ini menjadi yang terbanyak di seluruh liga. Kiper Lucas Hoyos bahkan tidak mencatatkan satu pun penyelamatan, sementara Brady hanya membuat satu penyelamatan untuk Chicago. Sebelumnya, Atlanta juga tumbang 3-1 melawan Inter Miami yang diperkuat Lionel Messi, meski Fafa Picault sempat mencetak gol lewat penalti di menit akhir.
Menariknya, laga atlanta united vs chicago fire kali ini kembali mempertemukan dua tim dengan tren berlawanan. Chicago memiliki modal pertahanan solid, dengan hanya membiarkan lima tembakan dalam kekalahan terakhir mereka sebelum laga ini, ketiga kalinya musim ini mereka menghadapi lima atau kurang tembakan dalam satu pertandingan MLS. Sementara Atlanta masih bergantung pada ketajaman Embolo dan Picault, yang dikenal produktif di menit-menit akhir pertandingan.
Selanjutnya, Chicago Fire akan kembali ke kandang untuk menjamu Orlando City di Soldier Field pada Rabu mendatang. Sementara Atlanta United harus segera bangkit jika ingin menjaga asa menembus zona playoff yang kini terpaut enam poin.
Secara keseluruhan, pertandingan atlanta united vs chicago fire menjadi bukti bahwa pengalaman dan mentalitas comeback masih menjadi senjata ampuh Chicago Fire. Kemenangan 3-2 di kandang lawan tidak hanya mengokohkan posisi mereka di papan atas, tetapi juga mengirim sinyal serius menjelang playoff. Bagi Atlanta, kekalahan ini menjadi alarm bahwa perbaikan di lini pertahanan dan konsistensi sepanjang laga mutlak diperlukan jika ingin mengakhiri musim dengan catatan lebih baik.
