Barracas Central Bangkit di Menit Kritis, Kalahkan Estudiantes Río Cuarto dan Dekati Tiket Playoff
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Barracas Central kembali menunjukkan mentalitas pantang menyerah dalam lanjutan Torneo Clausura 2026. Bermain di Estadio Claudio Fabián Tapia, Barracas Central sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya menang 2-1 atas Estudiantes de Río Cuarto pada laga pekan ke-14, Senin (26/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini membawa tim berjuluk El Guapo itu naik ke posisi keenam Zona B dengan koleksi 22 poin dan berhak menentukan nasib sendiri untuk lolos ke babak 16 besar.
Pertandingan berjalan tidak mudah bagi tuan rumah. Meski menguasai jalannya laga, Barracas Central kesulitan menembus rapatnya pertahanan Estudiantes yang sudah dipastikan terdegradasi ke Primera Nacional. Justru tim tamu yang lebih dulu mengancam melalui sundulan Yonatthan Rak pada menit ke-11 yang masih bisa diamankan kiper Lautaro Herrera, serta tendangan akrobatik Gabriel Alanís yang digagalkan Marcelo Miño.
Petaka bagi Barracas Central datang menjelang akhir babak pertama. Kiper Miño salah mengantisipasi umpan silang dan meninggalkan gawangnya kosong. Ibrahim Hesar, bomber andalan Estudiantes, tak menyia-nyiakan peluang emas itu dan mencetak gol pembuka pada menit ke-43. Skor 1-0 untuk keunggulan León bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Barracas Central keluar dengan semangat baru. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-21 lewat tendangan jarak jauh Enzo Taborda yang bersarang di sudut gawang Herrera. Gol tersebut menjadi gol pertama Taborda di kasta tertinggi sepak bola Argentina dan langsung menyulut semangat rekan-rekannya.
Keadaan semakin berpihak kepada Barracas Central setelah bek Estudiantes, Gonzalo Maffini, diusir wasit Andrés Merlos pada menit ke-22 akibat tekel keras terhadap Gonzalo Maroni. Bermain dengan sepuluh pemain, Estudiantes kian terpuruk. Delapan menit berselang, Rafael Barrios menyambar bola hasil sundulan Gastón Campi dari situasi sepak pojok dan menaklukkan Herrera untuk kedua kalinya. Skor 2-1 pun bertahan hingga peluit panjang.
Pelatih Estudiantes, Rubén Forestello, mengaku kecewa dengan keputusan wasit. “Saya rasa ada beberapa hal yang terjadi dalam momen-momen tipis,” ujarnya singkat, enggan menjadikannya alasan kekalahan. Sementara itu, pelatih Barracas Central, Damián Ayude, memuji kegigihan anak asuhnya yang mampu bangkit setelah tertinggal.
Bagi Estudiantes de Río Cuarto, kekalahan ini menambah panjang derita mereka. Tim yang sudah dipastikan turun kasta itu baru mengoleksi sembilan poin dari 14 laga dengan rincian dua kemenangan, tiga imbang, dan sembilan kekalahan. Mereka juga belum pernah menang di kandang lawan sepanjang tahun ini.
Dengan dua laga tersisa, Barracas Central akan bertandang ke markas Belgrano di Barrio Alberdi, kemudian menjamu Racing Club di kandang sendiri. Jika mampu menyapu bersih dua pertandingan tersebut, tiket ke babak gugur akan menjadi milik mereka tanpa perlu bergantung pada hasil tim lain.
Kemenangan dramatis ini membuktikan bahwa Barracas Central bukan sekadar tim promosi yang kebetulan berada di papan atas. Ketangguhan mental dan kemampuan bangkit dari keterpurukan menjadi modal berharga bagi El Guapo untuk menatap sisa musim dengan optimisme tinggi. Kini, segala sesuatunya ada di tangan Barracas Central untuk mengukir sejarah baru di kancah sepak bola Argentina.
