Inforiau – 30 Oktober 2026 | Pertandingan benfica vs Arsenal dalam ajang Liga Champions Wanita menjadi momen pahit bagi Benfica. Bermain di London, Kamis (28/10/2026) waktu setempat, tim tamu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 3-0. Kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah sebelumnya Benfica tampil perkasa dengan mengalahkan Sporting Lisbon 4-1 di liga domestik. Namun, menghadapi Arsenal yang dikenal sebagai salah satu klub kaya dan kuat di Eropa, anak asuh pelatih Benfica harus mengakui kelas lawan.
Laga benfica vs Arsenal ini sebenarnya berjalan sengit di awal. Namun, Alessia Russo menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Benfica. Penyerang asal Inggris itu mencetak hat-trick yang mengunci kemenangan Arsenal. Gol pertama tercipta pada menit 39, disusul gol kedua pada menit 66 melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Stephanie Catley. Puncaknya, pada menit 79, Russo mencetak gol ketiga dari titik penalti setelah pelanggaran terhadap Catarina Amado yang berujung kartu kuning.
Kiper Benfica, Lena Pauels, tampil gemilang meski gawangnya kebobolan tiga gol. Beberapa penyelamatan pentingnya menggagalkan peluang emas Arsenal, termasuk tembakan Caitlin Foord yang sempat membobol gawang namun dianulir karena offside. Pauels juga menggagalkan peluang Andreia Norton dan menepis bola yang hampir menjadi gol bunuh diri. Berkat aksi Pauels, kekalahan Benfica tidak berubah menjadi tragedi yang lebih memalukan.
Meski kalah, Benfica masih memiliki peluang untuk bangkit. Kekalahan dari Arsenal dalam laga benfica vs Arsenal ini menjadi pelajaran berharga bagi skuad asuhan pelatih tersebut. Sementara itu, di ajang lain, tim muda Benfica U-19 menunjukkan performa impresif dengan menghancurkan Pafos U19 6-0 di UEFA Youth League. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi klub asal Lisbon tersebut, terutama dengan penampilan apik Francisco Silva yang mencetak tiga gol dan Afonso Ferreirinha dua gol.
Di sisi lain, rival sekota Benfica, Sporting Lisbon, juga tengah berjuang di liga domestik. Sporting yang akan menghadapi Casa Pia pada Jumat (30/10/2026) berusaha bangkit dari kekalahan mengejutkan 2-1 dari Academico de Viseu. Kekalahan tersebut membuat Sporting tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Porto dan empat poin dari Benfica yang berada di posisi kedua. Pelatih Sporting, Rui Borges, mendapat tekanan untuk segera membawa timnya kembali ke jalur kemenangan.
Bagi Benfica, kekalahan dari Arsenal dalam laga benfica vs Arsenal menjadi cerminan bahwa mereka masih perlu meningkatkan kualitas, terutama saat menghadapi tim-tim besar Eropa. Meski demikian, performa apik tim muda dan kemenangan atas Sporting di liga domestik menunjukkan bahwa Benfica memiliki fondasi yang kuat. Kini, tantangan berikutnya adalah bangkit dan fokus pada pertandingan selanjutnya, termasuk laga benfica vs Pafos U19 pada leg kedua yang akan digelar 4 November mendatang. Dengan keunggulan 6-0, Benfica U-19 hampir pasti melaju ke babak berikutnya.
Kesimpulannya, pertandingan benfica vs Arsenal menjadi pelajaran penting bagi Benfica untuk terus berbenah. Kekalahan telak ini tidak boleh membuat mental pemain jatuh, tetapi harus menjadi motivasi untuk tampil lebih baik di laga-laga mendatang. Dukungan suporter tentu sangat dibutuhkan agar Benfica bisa kembali bersinar di kancah Eropa maupun domestik.
