Benjamin Šeško Absen Panjang, Manchester United Susun Rencana Darurat di Lini Depan
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Kabar buruk menghampiri Manchester United. Penyerang andalan mereka, Benjamin Šeško, dipastikan harus menepi lebih lama dari perkiraan awal akibat cedera tulang kering yang tak kunjung pulih. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan The Athletic dan sejumlah media internasional, pemain berusia 23 tahun asal Slovenia itu kemungkinan besar baru bisa kembali merumput pada Januari 2027. Situasi ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Michael Carrick yang tengah berjuang mengarungi kompetisi domestik dan Eropa.
Cedera yang dialami Benjamin Šeško bukanlah masalah baru. Laporan menyebutkan bahwa keluhan pada bagian tulang kering sudah muncul sejak akhir musim lalu, tepatnya setelah ia mengalami benturan keras dalam laga melawan Liverpool pada Mei 2026. Meski sempat dipaksakan bermain demi mengejar tiket Liga Champions, kondisi tersebut akhirnya memaksa sang pemain absen di tiga pertandingan terakhir musim 2025/2026. Alih-alih membaik, cedera yang sama kembali kambuh pada pertengahan September 2026, tepatnya setelah laga kontra Brighton di Piala Liga Inggris yang berakhir dengan kekalahan 2-3.
Sejak insiden tersebut, Benjamin Šeško belum lagi tampil membela Setan Merah. Tim medis klub dilaporkan telah berkonsultasi dengan para spesialis untuk menentukan metode pengobatan terbaik. Meskipun operasi sempat dipertimbangkan, pihak klub memilih jalur konservatif berupa istirahat total dan rehabilitasi intensif. Pendekatan ini diambil untuk meminimalisasi risiko cedera berulang, mengingat karakter cedera yang diderita bukanlah cedera kronis. Namun, semua pihak sepakat untuk mengambil langkah ekstra hati-hati mengingat rekam jejak kebugaran pemain yang sempat terganggu sejak musim panas.
Dampak absennya Benjamin Šeško sangat terasa bagi lini serang Manchester United. Musim ini, ia tercatat hanya mampu tampil dalam enam pertandingan dengan sumbangan dua gol. Kontribusi tersebut jauh menurun dibandingkan musim perdananya bersama United di mana ia sukses mencetak 12 gol. Kehilangan sosok target man yang diandalkan dalam skema serangan Carrick membuat manajemen klub dikabarkan tengah menyusun daftar pendek berisi empat penyerang untuk mengisi kekosongan di lini depan. Langkah ini dianggap mendesak mengingat padatnya jadwal dan tuntutan hasil positif di Premier League serta kompetisi Eropa.
Menariknya, perjalanan karier Benjamin Šeško di Old Trafford terbilang cukup dramatis. Didatangkan dari RB Leipzig pada bursa transfer musim panas 2025 dengan mahar yang fantastis, yakni mencapai 76,5 juta euro atau setara Rp1,3 triliun, ekspektasi terhadapnya sangat tinggi. Namun, rentetan cedera membuatnya baru mencatatkan 154 hari absen bersama United, lebih dari dua kali lipat total waktu absennya selama enam musim sebelum berkarier di Inggris. Padahal, selama membela Salzburg, pemain ini dikenal memiliki etos kerja luar biasa dan jarang sekali mengalami masalah otot.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa proses pemulihan Benjamin Šeško sejauh ini berjalan positif. Rehabilitasi melalui istirahat dirasa membuahkan hasil dan operasi berhasil dihindari. Meski demikian, Januari 2027 hanya menjadi patokan paling awal, bukan tanggal pasti kembalinya sang pemain ke lapangan. Setelah melewati masa pemulihan panjang, ia masih membutuhkan waktu untuk membangun kembali kebugaran fisik dan kembali ke ritme pertandingan. Ketiadaan Benjamin Šeško di paruh pertama musim ini menjadi ujian tersendiri bagi ketajaman lini depan Manchester United di bawah komando Carrick.
Dengan situasi yang ada, Manchester United mau tidak mau harus segera mencari solusi konkret. Ketersediaan penyerang tengah yang mumpuni menjadi kunci agar ambisi klub untuk bersaing di papan atas tidak pupus di tengah jalan. Sementara itu, bagi Benjamin Šeško sendiri, fokus utamanya saat ini adalah menyembuhkan cedera secara total demi menghindari risiko yang lebih besar di kemudian hari.
