Bernardo Silva Buka Rekening Gol, Real Madrid Pesta Gol ke Gawang RB Leipzig
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Gelandang Portugal Bernardo Silva akhirnya membuka keran golnya bersama Real Madrid. Pada laga ketiga fase liga Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (21/10), Bernardo Silva mencetak gol pertamanya dengan seragam Los Blancos saat tim asuhan Jose Mourinho menghajar RB Leipzig dengan skor 4-1. Gol tersebut tidak hanya menjadi momen personal bagi Bernardo Silva, tetapi juga menjadi titik balik pertandingan yang sempat berjalan ketat.
Leipzig tampil mengejutkan dengan keberanian menekan sejak menit awal. Christopher Nkunku dan Romulo beberapa kali merepotkan lini belakang Madrid. Namun, kiper Thibaut Courtois tampil gemilang dengan penyelamatan-penyelamatan penting yang menjaga gawang tuan rumah tetap aman. Kegagalan Die Bullen memanfaatkan peluang itu akhirnya harus dibayar mahal.
Dua menit sebelum turun minum, tembakan Arda Guler sempat membentur pemain bertahan Leipzig sebelum bola bergerak melewati sela-sela kaki kiper Maarten Vandevoordt. Bernardo Silva berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola dari jarak dekat dan membawa Los Blancos unggul 1-0. Gol itu menjadi pembuka jalan bagi pesta gol Madrid di babak kedua.
Selepas jeda, Real Madrid tampil lebih dominan. Arda Guler menggandakan keunggulan pada menit ke-52 dengan menyambut sundulan Kylian Mbappe yang melintasi muka gawang. Vandevoordt sempat menunjukkan refleks bagus saat menepis tembakan keras Federico Valverde, tetapi tidak mampu berbuat banyak menghadapi gelombang serangan Madrid.
Mbappe ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-83, disusul gol spektakuler Yan Diomande empat menit berselang. Diomande, yang menghadapi mantan klubnya, menutup pesta gol Madrid menjadi 4-1. Leipzig sempat memperkecil kedudukan melalui Tidiam Gomis pada menit ke-85, tetapi tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Usai pertandingan, Bernardo Silva mengaku sangat bahagia dengan gol pertamanya. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara menguasai pertandingan dan tetap tampil agresif. “Keseimbangan antara mengontrol pertandingan dan tidak menjadi tim yang membosankan memang sulit. Kami adalah tim dengan pemain yang sangat agresif dalam duel satu lawan satu, yang suka melakukan dribel dan masuk ke ruang kosong. Kami harus menemukan keseimbangan itu dan selalu siap,” ujarnya.
Pemain yang bergabung dari Manchester City pada bursa transfer musim panas itu juga menilai penampilan Madrid di babak kedua jauh lebih baik ketimbang babak pertama. Menurutnya, Courtois menjadi sosok kunci yang menyelamatkan tim ketika Leipzig masih mampu menekan. Bernardo Silva untuk pertama kalinya tampil penuh 90 menit dan langsung menyumbangkan gol.
Soal statusnya sebagai starter, Bernardo Silva menegaskan dirinya siap membantu klub dalam kondisi apa pun. “Saya terus bekerja. Saya siap membantu klub ini satu menit, lima menit, sepuluh menit, atau sembilan puluh menit. Saat pelatih merasa membutuhkan saya, saya akan siap,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kedalaman skuad Real Madrid yang dinilai menjadi kunci keberhasilan tim. Menurutnya, sebuah tim tidak bisa hanya bergantung pada dua atau tiga pemain, tetapi membutuhkan banyak sosok yang merasa mampu membuat perbedaan. Semangat itu dinilai sedang tumbuh di ruang ganti Los Blancos.
Kemenangan ini mempertahankan rekor sempurna Real Madrid di fase liga Liga Champions. Bersama Aston Villa, Real Betis, Paris Saint-Germain, dan Liverpool, Madrid masih menjaga catatan 100 persen kemenangan. Hasil ini juga menjadi modal penting menjelang laga besar melawan Barcelona yang akan datang.
Bagi Bernardo Silva, laga melawan Leipzig menjadi penanda adaptasinya yang semakin matang di Spanyol. Gol perdana itu tidak hanya menambah kepercayaan diri, tetapi juga memberi Mourinho opsi tambahan di lini tengah. Konsistensi menjadi tantangan berikutnya bagi pemain berusia 32 tahun tersebut.
Dengan performa yang terus meningkat, Madrid tampak serius mempertahankan ambisi besar musim ini. Pertandingan melawan Barcelona akan menjadi ujian sesungguhnya, dan kontribusi Bernardo Silva di lini tengah akan sangat dinantikan. Jika mampu menjaga momentum, bukan tidak mungkin Los Blancos kembali menutup musim dengan trofi bergengsi.
