Bochum Kecundangi Mainz 05 di DFB-Pokal, Pelatih Urs Fischer Sebut Laga Terburuk
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Kejutan besar terjadi di putaran kedua DFB-Pokal ketika tim tuan rumah VfL Bochum, yang saat ini berada di peringkat ke-14 Bundesliga 2, berhasil menumbangkan favorit Mainz 05 dengan skor 2-0. Pertandingan yang digelar di Ruhrstadion pada Selasa malam (27/10/2026) menjadi mimpi buruk bagi Mainz yang datang sebagai tim peringkat tujuh Bundesliga. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Urs Fischer yang tengah berusaha bangkit di kompetisi domestik.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal, Bochum tampil mengejutkan dengan tekanan tinggi yang menyulitkan lini belakang Mainz. Meski babak pertama berakhir tanpa gol, tanda-tanda bahaya sudah terlihat. Bochum beberapa kali menciptakan peluang melalui serangan cepat dari sisi sayap, terutama lewat kerja sama Berkan Taz dan Gerrit Holtmann. Di sisi lain, Mainz kesulitan mengembangkan permainan dan lebih sering mengandalkan umpan panjang yang mudah dipatahkan pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Bochum langsung mengambil inisiatif. Baru beberapa detik setelah kick-off, Christian Rasmussen berhasil mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan matang dari Holtmann. Gol tersebut membangkitkan semangat tuan rumah dan membuat Mainz semakin tertekan. Pada menit ke-75, pemain pengganti Philipp Hofmann menggandakan keunggulan Bochum melalui penyelesaian klinis di dalam kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Statistik dan Reaksi Pelatih
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Bochum di kandang sejak 26 April 2026. Meski demikian, ada catatan pilu bagi tuan rumah karena Maximilian Wittek harus ditarik keluar akibat cedera kepala setelah berbenturan dengan pemain lawan. Sementara itu, pelatih Mainz, Urs Fischer, mengakui kekalahan dengan lapang dada. “Ini adalah salah satu pertandingan terburuk sejak saya menangani Mainz, jika bukan yang terburuk. Bochum lebih baik dalam segala aspek,” ujarnya usai laga.
Kekalahan ini menambah tekanan bagi Mainz yang akan menghadapi Elversberg pada akhir pekan nanti. Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi 10 poin di liga, sehingga laga tersebut menjadi kesempatan bagi Mainz untuk bangkit. Namun, performa buruk di DFB-Pokal tentu menjadi peringatan serius bagi tim asal Rheinland-Pfalz tersebut.
Hasil Lain di DFB-Pokal
Selain laga Bochum kontra Mainz, beberapa pertandingan lain juga menyajikan kejutan. Hamburger SV harus mengakui keunggulan Eintracht Frankfurt dengan skor 1-3, meski sempat memberikan perlawanan sengit di babak pertama. Sementara itu, RB Leipzig nyaris tersingkir di markas RW Essen sebelum akhirnya menang 2-1 berkat dua gol Christoph Baumgartner di menit-menit akhir. FC Köln berpesta gol dengan menghancurkan Union Berlin 5-0, sedangkan FC Augsburg menang 4-2 atas SG Sonnenhof Großaspach.
Dampak bagi Mainz 05
Tersingkirnya Mainz dari DFB-Pokal menjadi pukulan moral yang signifikan. Sebagai tim Bundesliga, ekspektasi untuk melaju jauh di kompetisi cup selalu tinggi. Kekalahan dari tim divisi dua menunjukkan inkonsistensi performa yang harus segera diperbaiki. Pelatih Urs Fischer dituntut untuk segera menemukan solusi, terutama dalam hal efektivitas serangan dan ketahanan mental pemain. Dengan jadwal padat yang menanti, Mainz tidak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan ini.
Secara keseluruhan, pertandingan ini membuktikan bahwa sepak bola Jerman selalu menyimpan kejutan. Bochum tampil sebagai pahlawan bagi pendukungnya, sementara Mainz harus menelan pil pahit dan kembali fokus ke kompetisi liga. Kekalahan ini juga menjadi pengingat bahwa status sebagai tim favorit tidak menjamin kemenangan di ajang cup yang penuh drama.
