Borneo FC vs PSM Makassar Berakhir 1-1, Juan Villa Cetak Gol Spektakuler
Inforiau – 07 November 2026 | Samarinda — Laga Borneo FC vs PSM Makassar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/11/2026), berakhir imbang 1-1. Bermain tanpa penonton sesuai keputusan kepolisian setempat, Pesut Etam sebenarnya lebih dominan dan sempat unggul lewat gol spektakuler Juan Villa, tetapi Juku Eja mampu menyamakan kedudukan meski harus mengakhiri pertandingan dengan dua kartu merah.
Borneo FC vs PSM Makassar berjalan ketat sejak awal. Tuan rumah mendapat peluang melalui Iago Mendonca dan Juan Villa, sementara PSM mengancam lewat Rizky Eka Pratama serta Stefan Jevtoski. Kiper PSM, Muhammad Ardiansyah, beberapa kali tampil sigap, termasuk saat mengantisipasi pergerakan Villa pada menit ke-15.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-43. Juan Villa melepaskan tembakan jarak jauh dari sekitar tengah lapangan setelah melihat Ardiansyah berada jauh di depan gawang. Bola sempat ditepis kiper, tetapi tetap masuk ke gawang PSM. Gol itu membawa Borneo FC unggul 1-0 hingga turun minum.
PSM merespons cepat di babak kedua. Pada menit ke-54, Fahrul menyelesaikan umpan tarik dengan tembakan yang masuk sempurna, mengubah skor menjadi 1-1. Namun, sepuluh menit kemudian PSM kehilangan Mufli Hidayat karena kartu merah setelah mendorong pemain lawan. PSM harus bermain dengan sepuluh pemain, lalu kembali dikurangi setelah kartu merah kedua.
Pelatih PSM, Darije Kalezic, sebelumnya menegaskan timnya hampir lengkap kecuali Aguero. Ia menilai laga tandang ini sulit, tetapi tetap optimistis jika anak asuhnya tampil konsisten. Di kubu Borneo FC, pelatih Mauro Jeronimo menyebut persiapan berjalan normal dan melihat perkembangan positif tim.
Hasil ini membuat Borneo FC vs PSM Makassar tetap menjadi duel menarik di papan tengah. Keduanya sama-sama mengoleksi sembilan poin sebelum laga, dengan Borneo FC di peringkat ke-11 dan PSM Makassar di posisi ke-13. Meski gagal meraih kemenangan, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi sepanjang pertandingan.
Bagi publik Samarinda, laga Borneo FC vs PSM Makassar menjadi catatan tersendiri karena digelar tanpa suporter. Namun, secara permainan, Pesut Etam memperlihatkan tekanan dan penguasaan yang lebih baik. PSM membuktikan daya juang dengan menyamakan skor dan bertahan di bawah tekanan setelah kehilangan pemain.
Dengan hasil ini, Borneo FC dan PSM Makassar sama-sama belum sepenuhnya keluar dari tren naik-turun. Keduanya perlu memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir dan konsistensi pertahanan agar bisa menanjak di klasemen Super League 2026/2027. Editor: Syaiful Han
