Borussia Monchengladbach Pecah Telur! Comeback Dramatis di Stuttgart Hindarkan Rekor Buruk Bundesliga
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Borussia monchengladbach akhirnya merasakan manisnya poin pertama di Bundesliga 2026-27 setelah mencatat comeback dramatis 3-2 atas VfB Stuttgart di MHP Arena, Jumat (23/10/2026) malam WIB. Kemenangan ini tidak hanya memutus rentetan enam kekalahan beruntun, tetapi juga menyelamatkan monchengladbach dari sejarah kelam sebagai tim pertama yang memulai musim dengan tujuh kekalahan beruntun di kompetisi elit Jerman.
Laga berjalan kurang dari lima menit ketika Stuttgart sudah unggul. Umpan panjang Leo Sauer disundul Dzenan Pejcinovic ke arah Ermedin Demirovic, yang melepaskan tendangan voli jarak jauh. Bola meluncur deras dan kiper Moritz Nicolas gagal mengantisipasi, membuat tuan rumah memimpin 1-0. Monchengladbach tampak goyah, sementara Stuttgart terus menekan melalui peluang dari Pejcinovic, Lorenz Assignon, dan Ramon Hendriks.
Namun, tim asuhan Alexander Blessin perlahan bangkit. Menit ke-38, sundulan Joe Scally memanfaatkan bola muntahan dari tendangan voli Zento Uno menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor bertahan hingga turun minum, meski Wael Mohya sempat membentur mistar gawang dan Hugo Bolin gagal memaksimalkan rebound.
Di babak kedua, monchengladbach tampil lebih agresif. Menit ke-51, Mohya melewati Sauer dan Assignon sebelum memberikan umpan kepada Shuto Machino, yang melepaskan tembakan keras ke tiang dekat. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan tim tamu. Lima belas menit berselang, Mohya kembali menjadi kreator. Setelah kemelut di kotak penalti, Scally mengirim umpan silang dan Mohya menyundul bola ke gawang untuk membuat kedudukan 3-1.
Stuttgart sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 melalui sundulan Demirovic memanfaatkan umpan silang Jamie Leweling. Namun, penyelamatan gemilang Nicolas dari tendangan Leweling di menit-menit akhir memastikan tiga poin dibawa pulang ke Monchengladbach. Kemenangan ini membuat monchengladbach masih di dasar klasemen, tetapi kini hanya berjarak dua poin dari zona aman, meski telah memainkan satu laga lebih banyak.
Pelatih Alexander Blessin mengaku bangga dengan mentalitas anak asuhnya. “Kami sempat tertinggal, tetapi para pemain tidak menyerah. Ini adalah fondasi penting untuk bangkit,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga. Sementara itu, pelatih Stuttgart Sebastian Hoeneß menyoroti kelengahan timnya setelah unggul cepat. “Kami kehilangan kendali permainan di babak kedua. Ini pelajaran berharga,” katanya.
Kemenangan ini juga menjadi pukulan bagi Stuttgart yang baru saja menahan imbang Atletico Madrid di Liga Champions. Kekalahan dari monchengladbach merupakan kekalahan kelima mereka di Bundesliga musim ini, jumlah yang sudah melebihi separuh total kekalahan sepanjang musim lalu. Stuttgart kini tertahan di peringkat 14 dengan enam poin, sementara monchengladbach mengoleksi tiga poin.
Selanjutnya, Borussia Monchengladbach akan menjamu SC Paderborn di Borussia-Park pada 31 Oktober mendatang. Manajemen klub bahkan menggelar undian tiket bagi para penggemar untuk memeriahkan laga kandang tersebut. Dukungan penuh suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi monchengladbach untuk meraih kemenangan kedua dan keluar dari zona degradasi.
Dengan performa yang mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, publik Monchengladbach berharap tim kesayangan mereka dapat konsisten meraih hasil positif. Meski masih di dasar klasemen, comeback di Stuttgart membuktikan bahwa semangat juang Die Fohlen belum padam. Bundesliga masih panjang, dan peluang untuk bangkit masih terbuka lebar.
