BYD Tabrak 5 Kendaraan di Jaksel: Lindas Ojol, Pengemudi Ditahan, Hasil Tes Urine Bikin Kaget
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil listrik kembali mengguncang Ibu Kota. Peristiwa BYD tabrak 5 kendaraan di Jaksel: lindas ojol, pengemudi ditahan menjadi sorotan publik setelah rekaman detik-detik kecelakaan beredar luas di media sosial. Sebuah mobil listrik BYD Atto 1 dengan nomor polisi B-1220-KDP menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Panglima Polim, kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat sore, 23 Oktober 2026, sekitar pukul 16.48 WIB.
Kecelakaan ini tidak hanya merusak kendaraan, tetapi juga melukai seorang pengemudi ojek online berinisial HS (56). Korban mengalami patah tulang pada kaki kiri serta luka lecet di sejumlah bagian tubuh. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Kasus BYD tabrak 5 kendaraan di Jaksel: lindas ojol, pengemudi ditahan pun kini ditangani secara serius oleh kepolisian setempat.
Kronologi Kejadian yang Terekam Kamera
Berdasarkan keterangan Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, kecelakaan bermula saat mobil BYD melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Panglima Polim. Sesampainya di depan Win Hotel, diduga karena kurang hati-hati dan tidak konsentrasi, pengemudi menabrak Honda Brio bernomor polisi B-2967-NGY yang melaju searah di depannya.
Benturan pertama itu membuat mobil BYD oleng ke kiri. Kendaraan listrik tersebut kemudian menghantam sepeda motor Honda Beat A-3867-DD yang dikendarai HS. Akibatnya, korban terjatuh dan terlindas hingga mengalami patah tulang kaki kiri. Mobil BYD tak berhenti sampai di situ. Kendaraan itu terus melaju, menabrak Wuling B-1835-ERZ yang sedang berhenti di sisi kiri jalan, lalu naik ke trotoar dan menghantam Honda Mobilio B-1247-WZK serta Toyota Navi B-2447-TWB yang tengah terparkir di Hotel Amaris.
Total ada lima kendaraan yang menjadi korban dalam insiden ini, yaitu Honda Brio, Honda Beat, Wuling, Honda Mobilio, dan Toyota Navi. Peristiwa BYD tabrak 5 kendaraan di Jaksel: lindas ojol, pengemudi ditahan ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat berkendara di jalan padat.
Hasil Tes Urine dan Alkohol Pengemudi
Polisi bergerak cepat melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi BYD berinisial S (46). Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, mengungkapkan bahwa S telah menjalani tes urine dan tes alkohol. Hasilnya, keduanya negatif.
- Tes urine: negatif narkoba
- Tes alkohol: negatif
- Status pengemudi: ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan
Mujiyanto menduga S sempat kaget setelah menyenggol mobil di sampingnya sehingga membanting setir ke kiri. Mobil yang dikemudikannya kemudian kehilangan kendali dan menabrak HS. “Mungkin kaget, terus oleng, mau jalan lagi, tapi berhenti di depan itu, Hotel Amaris,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Meski hasil tes menunjukkan negatif narkoba dan alkohol, penyebab pasti kecelakaan masih didalami. “Dugaan sementara penyebab kecelakaan dalam proses penyelidikan,” tegas Kompol Kharisma. Dalam kasus BYD tabrak 5 kendaraan di Jaksel: lindas ojol, pengemudi ditahan, polisi masih memeriksa S secara intensif untuk mengetahui kronologi lengkap dan faktor yang memicu hilangnya kendali.
Status Hukum dan Proses Penyidikan
Hingga kini, S masih diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan. “Statusnya, ya, diamankan, masih diamankan di Polres. Masih dalam penyidikan, masih disidik, gitu,” jelas Mujiyanto. Polisi belum menetapkan tersangka karena proses penyelidikan masih berjalan, termasuk mendalami keterangan saksi-saksi dan bukti rekaman kamera pengawas.
Kasus BYD tabrak 5 kendaraan di Jaksel: lindas ojol, pengemudi ditahan turut menyita perhatian warganet. Video kecelakaan yang beredar memperlihatkan mobil listrik itu melaju di tengah kepadatan lalu lintas sebelum menghantam kendaraan di depannya secara beruntun. Banyak pihak mendesak agar kasus ini diusut tuntas dan menjadi evaluasi bagi keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan listrik yang kini semakin banyak di jalanan.
Kesimpulan
Peristiwa BYD tabrak 5 kendaraan di Jaksel: lindas ojol, pengemudi ditahan meninggalkan duka bagi korban HS yang harus menjalani perawatan akibat patah tulang kaki kiri. Meski pengemudi dinyatakan negatif narkoba dan alkohol, penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki kepolisian. Kasus ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya konsentrasi dan kehati-hatian saat mengemudi, terlebih di kawasan padat seperti Blok M. Polisi diharapkan segera menuntaskan penyidikan agar keadilan bagi korban dapat terwujud dan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Editor: Sukri Mustakim
