Candice Swanepoel Kembali Bersinar di Victoria's Secret 2026, Netizen Bandingkan dengan Kylie Jenner
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Supermodel asal Afrika Selatan, candice swanepoel, kembali menjadi pusat perhatian dalam perhelatan Victoria’s Secret Fashion Show 2026 yang digelar di Sony Pictures Studio, Los Angeles, Minggu (18/10/2026) waktu setempat. Penampilannya yang memukau dalam balutan lingerie bertabur kristal dan sayap berkilau seolah menegaskan statusnya sebagai salah satu Angel paling ikonik yang pernah dimiliki merek lingerie ternama tersebut.
Acara yang kembali digelar di Los Angeles setelah 19 tahun ini menghadirkan sederet veteran Angels seperti Adriana Lima, Alessandra Ambrosio, Elsa Hosk, dan Rosie Huntington-Whiteley. Namun, kehadiran candice swanepoel bersama Behati Prinsloo membawa energi tersendiri, mengingat keduanya merupakan representasi kuat dari era keemasan Victoria’s Secret. Keduanya kompak membawa “kekuatan Afrika” ke panggung runway yang penuh gemerlap.
Dalam kesempatan tersebut, candice swanepoel tampil memesona dengan busana crystal-embellished lingerie serta sayap berkilau yang menjadi ciri khasnya. Ia juga sempat mengenakan bodysuit lace berwarna pink bubblegum dan pareo rantai emas bergaya 60-an, memperlihatkan bahwa di usia 37 tahun, pesona dan kemampuannya di atas catwalk tak pernah pudar. Sejak ditemukan oleh pencari bakat di pasar loak Durban pada usia 15 tahun, candice swanepoel memang telah menorehkan sejarah panjang di dunia mode internasional.
Kariernya bersama Victoria’s Secret dimulai pada 2007 ketika ia pertama kali tampil di runway. Tiga tahun kemudian, tepatnya 2010, ia resmi menyandang status Angel. Puncaknya terjadi pada 2013 saat ia dipercaya mengenakan Royal Fantasy Bra senilai $10 juta (sekitar Rp164,5 miliar) yang dirancang oleh Mouawad. Bra tersebut dihiasi lebih dari 4.200 permata berharga dengan batu rubi pir 52 karat sebagai pusatnya. Total, ia telah tampil dalam sembilan pertunjukan antara 2007 dan 2018.
Namun, sorotan tahun ini tak hanya tertuju pada para veteran. Kontroversi muncul ketika Kylie Jenner, 29 tahun, didapuk mengenakan Fantasy Bra termahal sepanjang sejarah Victoria’s Secret, yakni senilai $50 juta (sekitar Rp822,6 miliar). Bra tersebut dibuat bekerja sama dengan Jacob & Co, menampilkan 4.410 berlian alami yang mengelilingi berlian kuning 75,54 karat. Lima belas pengrajin menghabiskan lebih dari 1.000 jam untuk menciptakannya, menandai kembalinya Fantasy Bra setelah absen delapan tahun.
Keputusan tersebut menuai kritik pedas dari Adrianne Curry, pemenang America’s Next Top Model musim pertama. Dalam siaran langsungnya, Curry melontarkan kecaman terhadap Victoria’s Secret yang dianggap lebih mengutamakan pengaruh media sosial ketimbang kualitas model. “Segalanya sekarang hanya soal sinyal kebajikan atau siapa yang paling berpengaruh. Tidak ada niat buruk untuk Kylie Jenner, tapi kamu bukan model. Kamu tidak punya tubuh seorang model,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Fantasy Bra seharusnya diperuntukkan bagi “belle of the ball” atau Angel terbaik Victoria’s Secret.
Kritik Curry seolah menjadi pembanding yang kontras dengan penampilan candice swanepoel yang dianggap lebih pantas menyandang gelar tersebut. Meski demikian, ajang ini tetap menjadi panggung bagi beragam bakat. Selain para model senior, penyanyi Megan Moroney juga mencuri perhatian dengan penampilan perdananya di runway, membawakan medley tiga lagu sambil mengenakan korset lace pink dan sayap berbentuk hati. Ia mengaku tampil di Victoria’s Secret adalah “mimpi yang menjadi kenyataan.”
Kehadiran model-model seperti Anok Yai, Imaan Hammam, Awar Odhiang, dan Abeny Nhial turut memperkaya keragaman di atas panggung. Namun, bagi banyak penggemar setia Victoria’s Secret, momen candice swanepoel tetaplah yang paling dinanti. Bagaimana tidak, ia adalah salah satu dari sedikit model yang mampu membawa nostalgia era keemasan sekaligus membuktikan bahwa kualitas dan karisma seorang supermodel sejati tak lekang oleh waktu.
Dengan segala kontroversi dan gemerlapnya, Victoria’s Secret Fashion Show 2026 membuktikan bahwa merek ini masih memiliki daya tarik kuat. Perpaduan antara wajah-wajah legendaris seperti candice swanepoel dan bintang-bintang baru menciptakan dinamika yang menarik. Publik pun dibuat bertanya-tanya: akankah Victoria’s Secret kembali pada esensi awalnya sebagai panggung bagi model-model profesional, atau justru semakin larut dalam pusaran budaya selebritas dan influencer? Yang jelas, penampilan candice swanepoel malam itu menjadi pengingat bahwa kelas seorang Angel sejati tak tergantikan oleh popularitas semata.
