Cardiff vs Burnley: Drama 9 Gol, Cardiff City Bangkit dari 1-4
Inforiau – 08 November 2026 | Laga cardiff vs burnley di Cardiff City Stadium, Sabtu (7/11/2026), berakhir dengan skor luar biasa 5-4 untuk kemenangan Cardiff City. Bermain di hadapan 19.462 penonton dalam lanjutan Championship, tuan rumah bangkit dari ketertinggalan 1-4 dan mencetak empat gol pada 30 menit terakhir.
Burnley sempat tampil efisien. Andreas Hountondji membuka keunggulan pada menit ke-15 setelah memanfaatkan kesalahan Will Fish. Marcus Edwards menggandakan skor pada menit ke-25, lalu melewatkan peluang emas tiga menit berselang. Cardiff memperkecil kedudukan lewat Ollie Tanner pada menit ke-40, memanfaatkan umpan Rubin Colwill.
Di babak kedua, kesalahan pertahanan Cardiff kembali berbuah. Largie Ramazani mencetak gol ketiga Burnley pada menit ke-55. Aaron Ramsey kemudian mengirim umpan yang berbelok menjadi gol bunuh diri Alex Robertson pada menit ke-62, membuat skor 4-1. Namun, cardiff vs burnley berubah drastis setelah Yousef Salech masuk dan mencetak gol pada menit ke-65.
Salech kembali menjadi pembeda. Ia dijatuhkan Connor Roberts di kotak penalti, dan Jack Moylan mengeksekusi penalti pada menit ke-75. Salech lalu mencetak gol keduanya pada menit ke-82. Pada masa injury time, Robertson menebus kesalahannya dengan gol kemenangan dramatis pada menit ke-90+4. Hasil ini membuat cardiff vs burnley tercatat sebagai salah satu laga paling dramatis musim ini.
Pelatih Cardiff, Brian Barry-Murphy, memuji karakter pemain yang tampil meski diterpa krisis cedera. Ia menyebut beberapa pemain bermain meski belum fit, termasuk Krystian Bielik dan Perry Ng. Kemenangan ini mengangkat Cardiff ke peringkat 14, sementara Burnley tetap terpuruk di zona degradasi dan belum meraih kemenangan pertama di bawah Fabio Celestini.
Secara keseluruhan, cardiff vs burnley menunjukkan bahwa pertandingan belum selesai sampai peluit akhir. Cardiff membuktikan ketenangan dan mentalitas pantang menyerah bisa mengubah hasil, sedangkan Burnley harus segera memperbaiki konsistensi pertahanan jika ingin keluar dari tekanan degradasi.
Editor: Sukri Mustakim
