Celta vs Betis Berakhir Tanpa Gol: Duel Sengit Dua Tim yang Terlalu 'Serius'
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Pertandingan celta vs betis di Balaídos pada jornada ke-10 LaLiga EA Sports berakhir dengan skor kacamata 0-0, Minggu (25/10/2026). Duel antara dua tim yang dikenal atraktif ini justru berjalan hati-hati dan minim peluang, meski tetap menyajikan tensi tinggi hingga menit akhir. Hasil ini membuat Celta tetap tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir, sementara Betis pulang dengan satu poin berharga dari kandang lawan yang sulit.
Laga celta vs betis sejatinya mempertemukan dua tim yang sedang dalam performa apik. Celta asuhan Claudio Giráldez menjadi tim paling sedikit kebobolan di kompetisi setelah sepuluh jornada, sedangkan Betis di bawah Manuel Pellegrini dikenal solid dan berpengalaman. Namun, kedua tim tampak kelelahan setelah menjalani kompetisi Eropa pada pertengahan pekan. Celta bermain di Eropa dan kembali dengan perjalanan melelahkan, sementara Betis baru saja menjalani laga melawan Feyenoord di La Cartuja.
Babak pertama berjalan ketat. Celta lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang emas. Hugo González dan Pablo Durán berkali-kali mengancam gawang Betis, tetapi kiper Álvaro Valles tampil gemilang dengan setidaknya empat penyelamatan penting. Valles, yang dipinjam dari Real Madrid, menjadi tembok kokoh di bawah mistar dan menjaga Betis tetap hidup hingga turun minum. Di sisi lain, Betis kesulitan mengembangkan permainan. Pellegrini mencoba menempatkan Deossa sebagai ujung tombak, tetapi eksperimen itu belum membuahkan hasil pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, Betis meningkatkan intensitas. Peluang terbaik didapat Deossa pada awal babak kedua melalui sepakan kaki kiri yang membentur mistar gawang setelah aksi individu Abde. Bola sempat memantul di antara kaki kiper Radu, tetapi beruntung tidak masuk. Setelah itu, Pellegrini memasukkan Lo Celso dan Fornals untuk menambah kontrol di lini tengah. Pergantian ini membuat Betis lebih nyaman menguasai bola, meski peluang bersih masih jarang tercipta. Celta mulai mengandalkan serangan balik dan memasukkan Iago Aspas untuk menambah daya gedor.
Menit-menit akhir laga celta vs betis justru menghadirkan drama. Parrott, yang masuk sebagai pengganti, mendapat peluang emas di masa injury time. Namun, sepakan kaki kanannya dari dalam kotak penalti masih melebar tipis. Peluang itu menjadi momen paling menyesakkan bagi Betis, karena tiga poin sebenarnya ada di depan mata. Di sisi lain, Celta juga nyaris mencetak gol melalui aksi Aspas yang meneruskan umpan matang, tetapi bola masih bisa diamankan pertahanan Betis.
Pelatih Celta, Claudio Giráldez, mengaku puas dengan hasil imbang ini. Menurutnya, timnya tampil solid dan terus menunjukkan perkembangan. “Kami sudah tujuh laga tanpa kalah. Para pemain tampil disiplin dan tahu cara bersaing melawan tim besar seperti Betis,” ujarnya. Giráldez juga memuji Iago Aspas yang dinilainya sebagai pemain unik dan tak tergantikan. Sementara itu, Pellegrini menilai hasil ini adil. Ia menyebut babak kedua sebagai performa terbaik timnya, meski sedikit kecewa karena peluang terakhir Parrott tidak menjadi gol kemenangan.
Dengan hasil ini, celta vs betis menunjukkan bahwa kedua tim sama-sama memiliki kualitas dan mental kompetitif tinggi. Celta membuktikan diri sebagai tim yang sulit dikalahkan, sementara Betis memperlihatkan ketangguhan di laga tandang. Meski tanpa gol, duel ini tetap menarik karena kedua tim saling menghormati kekuatan lawan. Kini, Betis akan fokus menghadapi laga berikutnya melawan Málaga di La Cartuja, sedangkan Celta berusaha mempertahankan tren positif mereka di LaLiga.
