Charlie Rosenqvist Cetak Gol Perdana, Djurgardens Menang Dramatis atas Degerfors di Tengah Kontroversi Wasit
Inforiau – 02 November 2026 | Penampilan impresif djurgardens kembali menjadi sorotan setelah mereka mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Degerfors dalam lanjutan kompetisi sepak bola Swedia di hadapan pendukung sendiri. Laga yang berlangsung penuh drama ini menjadi panggung bagi talenta muda berusia 19 tahun, Charlie Rosenqvist, yang akhirnya membuka rekening golnya bersama klub berjuluk Blåränderna tersebut.
Rosenqvist, yang didatangkan dari Kalmar FF pada bursa transfer musim panas lalu dengan mahar rekor klub, tampil sebagai starter untuk kedua kalinya secara beruntun. Kepercayaan yang diberikan pelatih Jani Honkavaara dibayar tuntas ketika pemain muda itu mencetak gol penentu pada akhir babak pertama. Ia memanfaatkan umpan matang dari Bo Hegland dan menyelesaikan peluang dengan sepakan kaki kanan yang dingin melewati kiper Degerfors, Matvei Igonen.
“Sungguh perasaan yang luar biasa. Bisa mencetak gol di kandang sendiri terasa sangat besar,” ujar Rosenqvist usai pertandingan. Ia juga mengaku lega karena gol tersebut menjadi momen pembuktian setelah melewati masa adaptasi di djurgardens. “Ini sangat berarti untuk membangun kepercayaan diri dan merasakan bagaimana rasanya mencetak gol di sini,” tambahnya.
Sebelum gol Rosenqvist, djurgardens sebenarnya sudah memulai laga dengan sempurna. Bek kiri Piotr Johansson membuka keunggulan pada menit keempat melalui sundulan terarah yang memanfaatkan sepak pojok Daniel Stensson. Gol cepat itu langsung membangun momentum tuan rumah yang mendominasi jalannya babak pertama. Degerfors sempat memperkecil kedudukan lewat Ludvig Fritzson, namun tidak mampu menyamakan skor hingga peluit panjang.
Kemenangan ini turut diwarnai kontroversi di menit-menit akhir. Sebuah pelanggaran terhadap Nikolai Skuseth yang dianggap tidak diberikan sebagai tendangan bebas memicu kemarahan kubu Degerfors. Sport director mereka, Patrik Werner, bahkan menerima kartu merah setelah pertandingan berakhir. Pelatih Degerfors, Henok Goitom, menilai keputusan wasit jelas keliru, meski ia menegaskan bahwa kekalahan timnya bukan semata-mata disebabkan insiden tersebut.
Di sisi lain, suasana positif menyelimuti djurgardens dengan penyerahan penghargaan Årets Junior atau Junior Terbaik kepada Alexander Andersson, pemain kelahiran 2010. Penghargaan bergengsi Farsan Sandbergs Minnespris itu diberikan di sela-sela pertandingan melawan Degerfors. Andersson dinilai menonjol berkat kegembiraan bermain, sikap positif, serta prestasinya yang mencakup debut sebagai starter di Allsvenskan dan panggilan ke tim nasional P16 serta P17.
“Alexander menonjol melalui kegembiraan bermain dan sikap positifnya. Kombinasi antara semangat, prestasi, dan kemampuannya menjadi teladan di dalam maupun di luar lapangan menjadikannya penerima penghargaan yang sangat layak,” ujar Christian Gentile, kepala operasional DIF Ungdoms.
Meski meraih tiga poin penting, djurgardens masih menyisakan pekerjaan rumah. Jeppe Okkels mengakui peluang meraih gelar masih terbuka meski timnya tertinggal enam poin dengan empat pertandingan tersisa. Sementara itu, winger Oskar Fallenius sempat menjadi korban cemoohan suporter sendiri saat pemanasan menghadapi IFK Göteborg, sebuah insiden yang menuai sorotan terkait hubungan pemain dengan pendukung.
Dengan modal kemenangan ini, djurgardens dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Halmstads BK berikutnya. Kemenangan atas Degerfors setidaknya menjaga asa tim untuk terus bersaing di papan atas, sekaligus menjadi sinyal kebangkitan bagi para pemain mudanya. Adaptasi Rosenqvist yang semakin matang dan munculnya talenta seperti Andersson menjadi fondasi menjanjikan bagi masa depan klub.
Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa djurgardens memiliki kedalaman skuad yang kompetitif. Kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda menjadi kunci. Namun konsistensi serta kemampuan mengelola tekanan di sisa musim akan menentukan apakah ambisi mereka untuk finis di posisi teratas dapat terwujud. Pertandingan melawan Halmstads akan menjadi ujian berikutnya untuk membuktikan bahwa kemenangan ini bukan sekadar kebetulan.
