Como Incar Yanez, Bintang Muda Real Madrid yang Sedang Bersinar di Youth League
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Klub Serie A Como kembali menjadi sorotan di bursa transfer Eropa. Kali ini, klub yang bermarkas di tepi Danau Como tersebut dikabarkan tengah memantau perkembangan Daniel Yáñez, winger muda Real Madrid yang baru saja mencatatkan sejarah di UEFA Youth League. Ketertarikan Como terhadap Yanez bukan tanpa alasan, mengingat klub asuhan Cesc Fabregas itu memang dikenal getol memburu talenta muda dari Spanyol dalam beberapa tahun terakhir.
Yáñez, pemain berusia 19 tahun kelahiran 2007, baru saja menorehkan torehan istimewa. Saat turun melawan RB Leipzig di ajang Youth League, ia mencatatkan penampilan ke-26 bersama tim muda Los Blancos. Jumlah itu hanya terpaut tiga laga dari rekor yang dipegang Pedro Alvaro dari Benfica. Artinya, dalam sisa musim ini, Yáñez berpeluang besar memecahkan rekor tersebut dan mengukuhkan namanya sebagai salah satu pemain paling konsisten di level akademi.
Bukan Sekadar Nama Baru di La Fabrica
Bagi penggemar sepak bola Spanyol, nama Yáñez mungkin sudah tidak asing. Ia tercatat telah dua kali merasakan atmosfer La Liga bersama tim utama Real Madrid. Debutnya terjadi pada 14 Maret melawan Elche, ketika ia tampil selama 32 menit dan langsung menunjukkan kualitasnya. Saat itu, ia berani menantang lawan tanpa rasa sungkan, melakukan gerakan memotong ke kaki kiri, lalu melepas umpan silang yang berujung gol sundulan Dean Huijsen.
Pada 10 April, ia kembali masuk dalam skuad untuk laga kontra Girona, meski hanya duduk di bangku cadangan. Kesempatan kedua datang pada 14 Mei ketika ia tampil 13 menit melawan Oviedo, masuk menggantikan Franco Mastantuono di posisi favoritnya, sayap kanan. Selain sebagai winger, Yáñez juga fleksibel dan pernah diposisikan sebagai gelandang sayap maupun penyerang tengah.
Di level Youth League, produktivitasnya tak perlu diragukan. Ia telah mengoleksi sembilan gol dan empat assist dari 25 penampilan, serta turut mengantar Real Madrid meraih gelar pada 20 April lewat kemenangan dramatis atas Club Brugge melalui adu penalti. Catatan tersebut tentu saja menarik perhatian banyak klub asing, termasuk Como.
Jalur Spanyol Jadi Strategi Como
Ketertarikan Como terhadap Yanez sejalan dengan pola rekrutmen yang mereka jalankan. Klub Lombardia itu sebelumnya sukses mendatangkan Nico Paz dari Real Madrid dan Jacobo Ramón, dua pemain jebolan La Fabrica. Nico Paz bahkan dibeli permanen dengan mahar 60 juta euro, sementara Ramón ditebus sekitar 2,5 juta euro plus 50 persen klausul penjualan kembali.
Selain itu, Como juga merekrut Alex Valle dari Barcelona senilai 6 juta euro dan Jesus Rodriguez dari Betis dengan mahar mendekati 28 juta euro. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Como serius menjadikan pasar Spanyol sebagai prioritas demi memberi Fabregas amunisi pemain muda yang belum sepenuhnya matang tetapi memiliki prospek cerah.
Bagi Yáñez, Como bisa menjadi destinasi yang masuk akal jika ia ingin mendapatkan menit bermain lebih banyak. Persaingan di lini depan Real Madrid sangat ketat, bahkan Endrick saja hanya tampil tiga kali di kompetisi domestik dan Eropa. Jose Mourinho, yang kini menangani Los Blancos, memilih memantau perkembangan Yáñez dari dekat ketimbang langsung mempromosikannya ke tim utama.
Pesaing dan Masa Depan Sang Winger
Selain Como, AC Milan juga disebut-sebut sebagai peminat. Dua tahun lalu, Rossoneri mendatangkan Alex Jimenez dari Real Madrid, sehingga jalur serupa bisa saja terbuka untuk Yáñez. Meski demikian, sang pemain untuk sementara masih fokus mengejar rekor dan prestasi bersama tim muda Merengues. Masa depan memang bisa menunggu, tetapi namanya kini semakin diperhitungkan di peta transfer Eropa.
Menariknya, pada laga melawan Leipzig tersebut, Yáñez juga mencatatkan assist untuk gol pembuka Enzo Alves, putra legenda Brasil Marcelo. Kolaborasi keduanya menjadi bukti bahwa generasi muda Real Madrid tengah menyimpan banyak talenta yang siap bersinar. Jika Como benar-benar serius, langkah cepat perlu diambil sebelum klub lain mendahului.
Dengan rekam jejak Como dalam mengorbitkan pemain muda Spanyol, kepindahan Yanez ke Italia bisa menjadi langkah cerdas bagi kedua belah pihak. Real Madrid akan mendapat ruang bagi pemainnya untuk berkembang, sementara Como memperoleh tambahan kualitas di lini serang. Yang jelas, nama Yáñez kini pantas masuk dalam daftar pantauan klub-klub besar Eropa, dan Como tampaknya tak ingin ketinggalan.
