Cruz Azul Gasak Querétaro di Corregidora Lewat Penalti Montaño, La Máquina Kembali ke Jalur Kemenangan
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Pertandingan lanjutan jornada 14 Liga MX Apertura 2026 mempertemukan Querétaro melawan cruz azul di Estadio Corregidora pada Minggu malam waktu setempat, 25 Oktober 2026. Laga ini menjadi sorotan karena kedua tim datang dengan momentum yang amat berbeda. La Máquina, julukan Cruz Azul, tengah mengincar posisi puncak klasemen, sementara Gallos Blancos berjuang mempertahankan tempat di zona Liguilla.
Sejak menit awal, Cruz Azul langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan anak asuh Joel Huiqui ke pertahanan Querétaro. Sebaliknya, Gallos Blancos yang dilatih Eduardo González tampak lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Drama VAR dan Penalti Montaño
Momen krusial terjadi pada menit ke-15. Bek Querétaro, Enzo Giménez, dianggap menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak penalti. Para pemain Cruz Azul langsung mengerumuni wasit untuk menuntut hadiah penalti. Setelah meninjau monitor VAR, wasit César Ramos memutuskan memberikan titik putih kepada tim tamu.
Andrés Montaño yang dipercaya sebagai eksekutor tampil tenang. Dengan sepakan kaki kiri yang rendah dan terarah ke pojok kiri gawang, ia menaklukkan kiper Allison. Gol pada menit ke-18 itu membawa Querétaro 0, Cruz Azul 1, sekaligus mengubah jalannya pertandingan.
Keunggulan ini membuat cruz azul semakin percaya diri menguasai bola. Nicolas Ibáñez beberapa kali melepaskan tembakan, meski belum menemui sasaran. Sementara itu, Querétaro kesulitan membangun serangan akibat rapatnya lini tengah La Máquina yang dikawal Érik Lira.
Momentum Berbeda dari Kedua Tim
Sebelum laga ini, Cruz Azul tampil impresif dengan lima pertandingan beruntun meraih poin. Dua kemenangan terakhir didapat atas FC Juárez dengan skor meyakinkan serta atas Pachuca 2-1 di kandang lawan. Hasil tersebut menempatkan La Máquina di posisi keempat klasemen dengan 23 poin, hanya berjarak empat angka dari puncak.
Di sisi lain, Querétaro justru sedang dalam tren menurun. Kekalahan beruntun dari Santos dan Atlético de San Luis membuat posisi mereka melorot dari peringkat ketiga ke urutan kedelapan dengan 20 poin. Kekalahan dari cruz azul ini kian menambah tekanan bagi Gallos Blancos yang terus diintai Santos dan Tijuana di papan klasemen.
Kendala Siaran dan Sorotan Suporter
Menariknya, laga penting ini tidak disiarkan melalui televisi terbuka maupun televisi kabel di Meksiko. Hak siar sepenuhnya dipegang platform streaming berbayar FOX One, sehingga para penggemar harus berlangganan untuk menyaksikan pertandingan. Keputusan ini sempat menuai keluhan di kalangan suporter yang terbiasa menonton secara gratis.
Meski demikian, dukungan tetap mengalir. Sejumlah pendukung setia cruz azul hadir langsung di Estadio Corregidora untuk memberikan semangat kepada skuad kesayangan mereka. Atmosfer stadion pun terasa panas sepanjang pertandingan.
Perburuan Posisi Puncak
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Cruz Azul untuk terus menempel tim-tim teratas. Dengan tambahan tiga poin, peluang La Máquina mengamankan tiket ke fase final semakin terbuka lebar. Kemenangan ini juga menjaga asa untuk meraih posisi runner-up klasemen umum.
Bagi Querétaro, kekalahan ini menjadi alarm serius. Tim asuhan Eduardo González wajib segera bangkit pada laga-laga berikutnya agar tidak tergelincir keluar dari zona Liguilla. Persaingan menuju fase akhir Apertura 2026 diprediksi akan semakin ketat hingga pekan terakhir.
Secara keseluruhan, performa cruz azul di laga ini menunjukkan kematangan taktik dan mental juara. Eksekusi penalti Montaño, disiplin lini belakang, serta agresivitas serangan menjadi kunci keberhasilan mereka meredam perlawanan tuan rumah. Jika mampu menjaga konsistensi, La Máquina berpeluang besar bersaing di papan atas hingga akhir musim.
