Dewa United Kudeta Persija! Drama Dua Gol Telat Bungkam Persijap Jepara
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Laga dewa united vs persijap di Stadion Internasional Banten (BIS), Serang, Selasa (20/10/2026) malam WIB, berakhir dramatis. Dewa United menaklukkan Persijap Jepara dengan skor 2-0 lewat dua gol yang lahir di pengujung pertandingan, sekaligus merebut puncak klasemen sementara Super League 2026-2027 dari Persija Jakarta.
Kemenangan ini tidak datang dengan mudah. Sepanjang babak pertama, pertahanan Persijap tampil rapat dan menyulitkan tuan rumah. Banten Warriors mendominasi penguasaan bola, tetapi serangan mereka kerap tersendat. Pada menit ke-10, Jean Mangabeira sempat mencetak gol usai memanfaatkan umpan Noah Sadaoui, namun dianulir karena Noah lebih dulu terjebak offside.
Peluang terbaik Dewa United di babak pertama hadir pada menit ke-24 melalui tembakan Taisei Marukawa yang berhadapan langsung dengan kiper Persijap, Sendri Johansah. Sayang, bola masih bisa ditangkis. Pada menit ke-36, sundulan Mangabeira dari skema sepak pojok juga belum menemui sasaran. Hingga turun minum, kedudukan tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, permainan Dewa United berubah lebih kreatif setelah masuknya Alexis Messidoro. Serangan demi serangan terus dilancarkan ke benteng pertahanan Laskar Kalinyamat. Pada menit ke-62, Noah Sadaoui mendapat peluang emas lewat sundulan usai menerima umpan Messidoro, tetapi bola masih tepat mengarah ke posisi kiper Sendri Johansah.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-79. Berawal dari skema sepak pojok Messidoro, bek tengah Nick Kuipers memenangkan duel udara dan sundulannya sukses menjebol gawang Persijap. Gol tersebut mengubah angka di papan skor menjadi 1-0 dan membuka jalan kemenangan bagi tuan rumah.
Harapan Persijap untuk bangkit praktis pupus pada menit 90+2. Pedro Augusto, yang juga dikenal sebagai Pedro Carvalho, mencatatkan namanya di papan skor dan memastikan kemenangan Dewa United menjadi 2-0. Skor itu bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Tambahan tiga poin membuat Dewa United mengoleksi 14 angka dan naik ke posisi teratas klasemen. Banten Warriors menggeser Persija Jakarta yang kini berada di peringkat kedua dengan 12 poin. Sementara itu, kekalahan ini membuat Persijap terpuruk di dasar klasemen tanpa meraih satu poin pun dari enam laga awal musim.
Hasil laga dewa united vs persijap ini menjadi sorotan karena menegaskan kualitas skuad asuhan tuan rumah dalam memecah pertahanan rapat. Ketangguhan Persijap sepanjang babak pertama sempat membuat permainan indah Dewa United sia-sia, tetapi masuknya Messidoro di babak kedua menjadi kunci perubahan tempo dan kreativitas serangan.
Pada pertandingan lain di pekan keenam, Bhayangkara Presisi Lampung mengalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-27 setelah Ze Valente diusir wasit, Bhayangkara mencetak gol melalui Moussa Sidibe pada menit ke-59. Kemenangan itu membawa Bhayangkara naik ke urutan empat dengan 10 poin, sedangkan PSIM berada di peringkat 17 dengan baru mengoleksi satu poin.
Dengan hasil ini, persaingan di papan atas Super League semakin memanas. Laga dewa united vs persijap membuktikan bahwa konsistensi dan ketenangan di menit-menit akhir menjadi faktor penentu di kompetisi sepanjang musim. Dewa United kini menikmati posisi puncak, namun tekanan dari Persija dan tim-tim pesaing lain dipastikan tetap tinggi pada pekan-pekan berikutnya.
Secara keseluruhan, kemenangan dramatis ini memperlihatkan mentalitas juara dari Dewa United. Dua gol telat dari Nick Kuipers dan Pedro Augusto bukan hanya memecah kebuntuan, tetapi juga mengubah peta kekuatan klasemen. Bagi Persijap, laga dewa united vs persijap menjadi pelajaran berharga bahwa bertahan rapat saja tidak cukup tanpa kemampuan memanfaatkan peluang. Kini semua mata tertuju pada langkah Banten Warriors berikutnya dalam mempertahankan posisi puncak.
