Diego Gómez Jadi Buruan AC Milan, Brighton Tetap Tenang di Tengah Badai Transfer
Inforiau – 01 November 2026 | Nama Diego Gómez kembali mencuat di jagat sepak bola Eropa. Gelandang serang Brighton & Hove Albion berusia 23 tahun itu dilaporkan masuk dalam radar AC Milan untuk memperkuat lini tengah pada bursa transfer 2027. Ketertarikan klub raksasa Serie A tersebut menjadi sinyal bahwa performa Diego Gómez bersama The Seagulls di Premier League mulai diperhitungkan oleh klub-klub elite Benua Biru.
Menurut laporan yang beredar, Milan tengah mencari sosok serbaguna yang mampu mengisi beberapa peran di lini tengah. Dalam skema 3-4-2-1 yang diusung pelatih Ruben Amorim, Diego Gómez dinilai cocok untuk menempati salah satu dari dua posisi di belakang penyerang utama. Kebutuhan itu semakin mendesak menyusul belum pastinya masa depan Ruben Loftus-Cheek di San Siro, yang kabarnya diincar sejumlah klub Premier League.
Fleksibilitas Jadi Nilai Tawar Utama
Selain kemampuan beroperasi di beberapa posisi lini tengah, Diego Gómez juga bisa digeser ke sektor sayap apabila Amorim memilih formasi dengan empat pemain bertahan. Kemampuan mencetak gol menjadi nilai tambah tersendiri. Golnya ke gawang Crystal Palace bahkan disebut-sebut sebagai salah satu kandidat Goal of the Season, bukti bahwa pemain asal Paraguay itu tak hanya kreatif tetapi juga produktif.
Perjalanan Diego Gómez bersama Brighton terbilang menarik. Ia bergabung dari Inter Miami pada Januari 2025. Sempat mendapat menit bermain terbatas di awal kedatangannya, ia perlahan berkembang menjadi salah satu pemain reguler di bawah arahan Fabian Hürzeler. Musim ini, ia telah mencatat hampir 1.000 menit bermain dalam 11 penampilan, dengan torehan satu gol dan dua assist.
Peningkatan performa itu membuat namanya tak hanya dikaitkan dengan Milan. Atletico Madrid dan Manchester United disebut turut memantau perkembangan Diego Gómez. Namun, Brighton dikabarkan sama sekali tidak panik menghadapi derasnya rumor transfer tersebut.
Kontrak Baru Jadi Tameng Brighton
Ketenangan Brighton bukan tanpa alasan. Klub asal pantai selatan Inggris itu baru saja mengikat Diego Gómez dengan kontrak baru beberapa pekan lalu. Langkah tersebut efektif menjadi penghalang bagi klub-klub peminat yang ingin memboyongnya dalam waktu dekat. Dengan kontrak jangka panjang di tangan, Brighton berada di posisi kuat untuk menentukan harga dan waktu negosiasi.
Di sisi lain, kebutuhan Milan terhadap gelandang serbaguna memang nyata. Klub berjuluk Rossoneri itu ingin menambah kedalaman skuad untuk menghadapi padatnya kompetisi domestik dan Eropa. Fleksibilitas posisi serta insting gol Diego Gómez menjadikannya profil yang menarik, terutama karena Milan ingin menambah opsi di lini serang sekaligus lini tengah.
Menariknya, situasi ini terjadi di tengah jadwal padat Brighton. Dalam laga melawan Manchester City di Etihad Stadium, Diego Gómez dipercaya mengisi starting XI dalam formasi 4-2-3-1 racikan Hürzeler. Ia diturunkan untuk mendukung Charalampos Kostoulas di lini depan, berduet dengan Chema Andrés dan Maxim De Cuyper. Kepercayaan itu menunjukkan betapa pentingnya peran Diego Gómez bagi Brighton, terlebih ketika sejumlah pemain seperti Kaoru Mitoma, Yankuba Minteh, Evan Ferguson, dan Mats Wieffer harus absen.
Dengan kondisi tersebut, Hürzeler memang membutuhkan sosok seperti Diego Gómez untuk memikul tanggung jawab kreatif lebih besar dari biasanya. Performa apik di laga-laga besar semacam ini justru berpotensi menaikkan nilai jualnya di mata klub-klub peminat, termasuk Milan, Atletico, dan Manchester United.
Bagi Brighton, mempertahankan Diego Gómez setidaknya hingga akhir musim menjadi prioritas. Kontrak baru memberi klub ruang bernapas, sementara sang pemain sendiri masih memiliki kesempatan besar untuk terus berkembang di Premier League sebelum mengambil langkah besar berikutnya dalam kariernya.
Ke depan, tarik-menarik antara ambisi klub besar dan strategi Brighton akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik untuk diikuti. Jika Diego Gómez mampu menjaga konsistensi performa, bukan tidak mungkin ia menjadi salah satu nama panas di bursa transfer mendatang. Brighton tampak siap menghadapi badai itu dengan kepala dingin, sementara Milan dan klub-klub peminat lain harus bersabar dan menyiapkan tawaran yang benar-benar menggoda.
