Drama di Phillip Island: Marquez Menang Sprint, Veda Pole, tapi Cuaca Batalkan Segalanya
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Pekan balap MotoGP Phillip Island 2026 menyajikan rangkaian cerita yang penuh drama dan kejutan. Mulai dari aksi Marc Marquez yang memenangi balapan sprint, sejarah baru yang ditorehkan pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama, hingga pembatalan seluruh sesi balapan akibat cuaca buruk yang melanda kawasan Sirkuit Phillip Island, Australia. Semua peristiwa ini menjadikan akhir pekan di Negeri Kanguru sebagai salah satu pekan paling berkesan sekaligus mengecewakan sepanjang musim.
Balapan sprint MotoGP Phillip Island yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) siang WIB menjadi panggung kemenangan Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol itu tampil dominan sejak lampu start padam setelah mengawali balapan sebagai pole-sitter. Ia langsung melesat meninggalkan para pesaingnya dan mempertahankan posisi terdepan hingga bendera finis berkibar pada lap ke-13. Marquez finis dengan keunggulan tipis 0,323 detik atas adik kandungnya, Alex Marquez, yang harus puas berada di posisi kedua.
Kemenangan tersebut menambahkan nama Marc Marquez ke dalam daftar pembalap yang pernah memenangi balapan sprint di Sirkuit Phillip Island. Sejak format balapan sprint diterapkan pada 2023, tercatat tiga pembalap yang berhasil finis terdepan di sirkuit legendaris tersebut. Jorge Martin menjadi pembalap pertama yang melakukannya pada 2024 bersama Pramac Racing Ducati. Saat itu, pembalap bernomor motor 89 tersebut memimpin balapan sejak lap pembuka dan finis dengan keunggulan 1,520 detik atas Marc Marquez. Hasil itu sekaligus menjadikannya sebagai pembalap Ducati pertama yang memenangi sprint GP Australia, berkat total tujuh kemenangan sprint yang diraihnya sepanjang musim 2024.
Pada 2025, giliran Marco Bezzecchi yang mengukir sejarah di MotoGP Phillip Island. Pembalap Italia itu finis terdepan setelah menempati posisi start kedua. Bezzecchi sempat kesulitan menyalip Raul Fernandez yang memimpin sejak lap pertama, bahkan melebar di tikungan 10 pada lap keenam. Namun, ia berhasil memangkas jarak dan akhirnya menyalip Fernandez pada lap kesepuluh sebelum menjauh hingga finis dengan keunggulan 3,149 detik. Torehan itu menjadikan Bezzecchi sebagai pembalap Aprilia pertama yang menang sprint di Phillip Island sekaligus kemenangan sprint keempatnya sepanjang karier di MotoGP.
Di kelas Moto3, kabar membanggakan datang dari pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, yang baru berusia 17 tahun itu sukses merebut pole position Moto3 Australia 2026. Pembalap Honda Team Asia tersebut mencatatkan waktu tercepat 1 menit 35,299 detik, mengalahkan juara Moto3 musim ini Maximo Quiles dengan selisih super tipis 0,021 detik. Sementara itu, jagoan tuan rumah Joel Kelso harus puas di posisi ketiga dengan selisih 0,067 detik. Berikut hasil kualifikasi Moto3 Australia 2026:
| Posisi | Pembalap | Tim | Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | 1:35.299 |
| 2 | Maximo Quiles | CFMOTO Gaviota Aspar Team | +0.021 |
| 3 | Joel Kelso | GRYD Racing | +0.067 |
Sayangnya, euforia pole position Veda harus berakhir antiklimaks. Cuaca buruk yang melanda kawasan Sirkuit Phillip Island membuat seluruh sesi balapan pada Minggu (25/10/2026) terpaksa dibatalkan. Jarak pandang yang terbatas tidak hanya mengganggu jalannya balapan, tetapi juga menghambat operasional helikopter medis yang menjadi kelengkapan wajib dalam sebuah balapan. Balapan Moto3 yang sedianya digelar pukul 07.00 WIB sempat ditunda hingga 08.30 WIB, namun hingga batas waktu tersebut kondisi belum juga membaik.
Pembatalan ini memunculkan pertanyaan besar, terutama terkait nasib pole position Veda dan poin yang seharusnya diraih para pembalap. Mengacu pada regulasi nomor 1.25.2, apabila pemimpin balapan belum menyelesaikan tiga lap, maka balapan dinyatakan tidak sah dan harus diulang. Karena balapan sama sekali tidak digelar dan tidak ada penjadwalan ulang, seluruh kelas dipastikan tidak memperoleh poin pada seri ini. Dengan demikian, pole position Veda Ega Pratama pun hangus tanpa bisa dikonversi menjadi hasil balapan.
Pembatalan ini juga merugikan Marc Marquez yang kehilangan kesempatan untuk memperbesar keunggulannya di klasemen umum. Meski demikian, kemenangan sprint yang diraihnya tetap menjadi modal berharga menghadapi sisa musim. Perlu dicatat bahwa GP Australia akan dipindahkan ke Sirkuit Adelaide mulai 2027, sehingga edisi tahun ini menjadi salah satu penutup era MotoGP Phillip Island dalam format balapan sprint yang penuh sejarah.
Secara keseluruhan, pekan MotoGP Phillip Island 2026 menyajikan dua sisi yang kontras: prestasi gemilang di lintasan dan kekecewaan akibat faktor alam yang di luar kendali. Kemenangan Marquez dan torehan pole Veda menjadi bukti kualitas pembalap, sementara pembatalan balapan menjadi pengingat bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam dunia balap. Bagi para penggemar, drama di Phillip Island tahun ini akan dikenang sebagai pekan yang penuh gejolak, sekaligus menjadi penantian panjang menuju seri berikutnya.
