Drama Tujuh Gol! San Diego vs Sounders Berakhir 2-2, Bakambu Jadi Pahlawan Lewat Penalti Masa Injury Time
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Pertandingan sengit bertajuk san diego vs sounders tersaji di Stadion Snapdragon pada Sabtu malam waktu setempat. San Diego FC berhasil memaksa Seattle Sounders bermain imbang 2-2 berkat gol penalti dramatis Cédric Bakambu di masa injury time. Hasil ini membuat San Diego memperpanjang tren imbang menjadi tiga pertandingan beruntun, sekaligus menjaga asa mereka untuk lolos ke babak playoff Wilayah Barat MLS.
Laga san diego vs sounders sendiri berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. San Diego yang dikenal dengan gaya permainan possession-heavy terus menguasai bola. Namun, Seattle Sounders tampil disiplin dan berhasil membaca pola serangan tuan rumah. The Sounders kerap memotong umpan pendek San Diego sebelum bola bisa dialirkan ke depan, membuat anak asuh pelatih San Diego harus mengubah strategi dengan lebih sering melepas umpan panjang.
Meski menguasai 61 persen possession di babak pertama dan melepaskan enam tembakan, San Diego tidak mampu mencetak gol. Tidak adanya striker murni membuat peluang yang didapat Anibal Godoy dan Amahl Pellegrino gagal dikonversi menjadi gol. Seattle Sounders sendiri bermain seperti virus yang sulit dilepas, selalu menempel ketat dan mempersempit ruang gerak lawan. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Seattle Sounders mengejutkan tuan rumah dengan dua gol cepat hanya dalam rentang lima menit. Dejan Joveljic membuka keunggulan pada menit ke-50 melalui tembakan jarak jauh yang tidak mampu diantisipasi kiper Pablo Sisniega. Lima menit berselang, Sebastian Gomez yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol keduanya dalam dua pertandingan setelah memanfaatkan umpan silang Hassani Dotson dari garis akhir. Gomez dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong.
Tertinggal 0-2, San Diego FC tidak menyerah. Pada menit ke-60, mereka memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Kiper Seattle, Andrew Thomas, berhasil menepis penalti Anders Dreyer, tetapi Cédric Bakambu sigap menyambar bola rebound dan mencetak gol. Gol tersebut membangkitkan semangat pasukan San Diego.
Drama san diego vs sounders mencapai puncaknya di masa injury time. San Diego FC yang terus menekan akhirnya mendapatkan hadiah penalti. Bakambu yang tampil sebagai eksekutor sukses menipu Andrew Thomas yang salah mengantisipasi arah bola. Gol tersebut menjadi gol kelima Bakambu musim ini dan memastikan satu poin bagi San Diego. Menariknya, San Diego telah diberikan 12 penalti musim ini, terbanyak di liga.
Dengan hasil ini, San Diego FC kini mengoleksi 8 kemenangan, 12 kekalahan, dan 11 imbang dari 31 pertandingan. Sementara Seattle Sounders berada di posisi 11-10-10 dan belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Pertandingan san diego vs sounders menjadi bukti bahwa persaingan di Wilayah Barat MLS semakin ketat menjelang akhir musim.
Pelatih San Diego FC mengaku bangga dengan mentalitas timnya. “Kami tidak pernah menyerah. Para pemain menunjukkan karakter luar biasa dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol. Penalti di akhir pertandingan adalah hasil kerja keras seluruh tim,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.
Di sisi lain, pelatih Seattle Sounders menyayangkan hilangnya dua poin di menit akhir. “Kami sudah bermain sangat baik selama 90 menit, tetapi sepak bola adalah permainan 90 menit lebih. Kami harus lebih fokus hingga peluit akhir,” katanya.
Selanjutnya, Seattle Sounders akan menjamu Houston Dynamo pada hari Rabu, sementara San Diego FC akan bertandang ke markas Vancouver Whitecaps pada hari yang sama. Laga san diego vs sounders akan selalu dikenang sebagai salah satu pertandingan paling dramatis musim ini.
Secara keseluruhan, hasil imbang ini memberikan dampak berbeda bagi kedua tim. San Diego FC tetap memiliki peluang untuk masuk ke zona playoff, sementara Seattle Sounders harus segera bangkit agar tidak semakin tertinggal. Pertarungan san diego vs sounders di putaran berikutnya diprediksi akan sama sengitnya.
Dengan performa yang ditunjukkan, Cédric Bakambu layak dinobatkan sebagai man of the match. Dua golnya, termasuk penalti krusial di injury time, membuktikan kelasnya sebagai striker haus gol. San Diego FC pun berhak berharap banyak pada sosoknya untuk sisa musim ini.
