Dybala Absen Lagi, Gasperini Pilih Jalur Aman Jelang Roma vs Cagliari di Olimpico
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Laga roma vs cagliari yang digelar di Stadio Olimpico pada giornata kesembilan Serie A menjadi sorotan utama, terutama setelah pelatih Gian Piero Gasperini resmi mengumumkan daftar pemain yang dipanggil. Nama Paulo Dybala kembali absen, meski sang pemain sebenarnya sudah pulih dari cedera betis. Keputusan ini menjadi kabar yang paling banyak dibicarakan jelang duel roma vs cagliari yang kick-off pukul 20.45 waktu setempat.
Menurut keterangan internal tim, tidak ada kekambuhan pada cedera yang dialami pemain bernomor punggung 21 tersebut. Dybala sudah kembali berlatih bersama rekan-rekannya, tetapi tim medis dan staf teknis memilih pendekatan hati-hati mengingat padatnya jadwal pertandingan. Ia dijadwalkan kembali tersedia pada laga tandang melawan Udinese akhir pekan ini.
Roma Rotasi, Dua Pemain Muda Dipromosikan
Untuk melengkapi skuad, Gasperini kembali memanggil dua talenta dari tim Primavera, yakni gelandang Di Nunzio dan penyerang Camara. Langkah serupa pernah ia ambil saat Roma bertandang ke markas Napoli. Kehadiran keduanya menambah opsi di bangku cadangan pada pertandingan roma vs cagliari nanti malam.
Berikut daftar lengkap pemain yang dipanggil untuk laga tersebut:
- Kiper: Vasquez, De Marzi, Gollini
- Bek: Rensch, Koulierakis, Ndicka, Molina, Hermoso, Mancini, Balerdi, Wesley, Lulli, Ghilardi
- Gelandang: Cristante, De Roon, Pisilli, Di Nunzio, Mora
- Penyerang: Castro, Malen, Soulé, Camara
Selain Dybala, Roma juga tidak bisa diperkuat Svilar, Koné, dan Pellegrini yang masih menjalani pemulihan cedera. Kondisi ini memaksa Gasperini memutar otak dalam menyusun komposisi starting eleven.
Sinyal Rotasi di Berbagai Lini
Di lini belakang, Balerdi yang tampil gemilang dengan dua gol saat masuk sebagai pengganti melawan Napoli berpeluang besar menggeser Hermoso. Ghilardi juga disebut siap mengisi posisi Mancini yang kemungkinan diistirahatkan. Sementara itu, di sektor sayap, Lulli dan Molina punya peluang lebih besar untuk tampil sejak menit pertama dibanding Wesley.
Di lini tengah, duet Pisilli dan Cristante diprediksi menjadi pilihan utama, dengan De Roon berpotensi diistirahatkan. Untuk lini serang, Mora mendapat kesempatan tampil sejak awal, didukung Soulé di belakang Malen sebagai ujung tombak tunggal.
Prakiraan formasi Roma (3-4-2-1): Gollini; Mancini, Ndicka, Balerdi; Lulli, Cristante, Pisilli, Wesley; Soulé, Mora; Malen.
Cagliari Datang dengan Modal Terpuruk
Di kubu tamu, Cagliari tengah menghadapi masa sulit setelah memulai musim dengan cukup baik. Pelatih Pisacane menghadapi sejumlah persoalan, termasuk absennya Winks karena cedera. Di lini pertahanan, persaingan terjadi di sisi kanan antara Sugawara dan Zé Pedro, sementara Mina, Rodriguez, dan Obert diprediksi mengisi tiga posisi lainnya.
Di lini tengah, Adopo dan Romano menjadi andalan, dengan Deiola sedikit lebih diunggulkan dibanding Gagliardini untuk mengisi satu slot tersisa. Daniel Maldini hampir pasti tampil, sementara Fazzini dan Massolin bersaing untuk posisi di belakang penyerang. Untuk posisi striker, Mendy, Kevin Carlos, dan Nzola hanya akan dipilih salah satu.
Prakiraan formasi Cagliari: Caprile; Sugawara, Mina, Rodriguez, Obert; Adopo, Deiola, Romano; Maldini, Fazzini; Mendy.
Ambisi dan Tantangan di Laga Roma vs Cagliari
Gasperini menegaskan bahwa skuadnya kini memiliki kedalaman yang cukup untuk melakukan rotasi tanpa menurunkan kualitas permainan. Ia menilai timnya telah menemukan cara bermain yang efektif dan terus berkembang dari waktu ke waktu.
“Kami punya skuad yang bisa berotasi dengan sangat baik. Target kami selalu berkembang, kami telah menemukan cara bermain yang baik dan itu memberi hasil. Lingkungan juga mendorong kami untuk berani, termasuk menghadapi laga tersulit,” ujarnya.
Ia juga menyoroti perkembangan Soulé yang dinilai semakin matang dan percaya diri, terlebih setelah mendapat panggilan timnas Argentina. Menurutnya, pemain berusia 23 tahun itu kini lebih jarang kehilangan bola dan terus menunjukkan peningkatan di berbagai peran.
Pertandingan roma vs cagliari diprediksi berjalan menarik. Roma ingin memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk meraih poin penuh, sementara Cagliari berupaya bangkit dari tren negatif. Dengan absennya Dybala, kreativitas lini serang Roma akan bergantung pada peran Soulé dan Mora.
Secara keseluruhan, duel roma vs cagliari nanti malam bukan sekadar pertarungan tiga poin, tetapi juga ujian kedalaman skuad Gasperini di tengah badai cedera. Jika Roma mampu memaksimalkan rotasi dengan baik, peluang meraih hasil maksimal di Olimpico terbuka lebar. Sebaliknya, Cagliari datang dengan tekad membuktikan bahwa keterpurukan mereka hanya sementara.
