Era Baru Timnas Argentina Dimulai: Scaloni Persiapkan 28 Pemain Pengganti Messi untuk Piala Dunia
Inforiau – 05 November 2026 | Timnas Argentina memasuki babak baru dalam sejarahnya setelah Lionel Messi resmi menyelesaikan perjalanan panjangnya bersama La Albiceleste. Legenda sepak bola Argentina itu memainkan pertandingan terakhirnya melawan Benin pada 7 Oktober 2026 di Stadion Mas Monumental, Buenos Aires, dengan penuh emosi dan kenangan indah selama 15 tahun berseragam biru-putih.
Pelatih Lionel Scaloni kini menghadapi tantangan besar untuk merekonstruksi timnas argentina yang telah kehilangan tokoh utamanya. Respons cepat dari pelatih berpengalaman ini terbukti dengan pengumuman skuad resmi untuk FIFA Matchday November 2026 pada 4 November 2026. Scaloni memilih 28 pemain yang akan mempersiapkan tim untuk dua pertandingan persahabatan internasional yang strategis.
Jadwal pertandingan timnas argentina di bulan November cukup padat. La Albiceleste akan menghadapi Uruguay pada 13 November 2026 di La Bombonera, Buenos Aires, sebelum melanjutkan perjalanan ke Cordoba untuk menghadapi Kosta Rika pada 17 November 2026 di Stadion Mario Alberto Kempes. Kedua laga ini menjadi ajang uji coba yang penting untuk membangun fondasi tim baru tanpa kehadiran Messi.
Komposisi Skuad yang Seimbang
Dalam pengumuman skuadnya, Scaloni menunjukkan strategi yang matang dengan menggabungkan pemain-pemain berpengalaman dan talenta muda berbakat. Untuk posisi penjaga gawang, pelatih Argentina memanggil empat pilihan: Emiliano Martinez dari Chelsea, Geronimo Rulli dari Manchester City, Juan Musso dari Atletico Madrid, dan Santiago Beltran dari River Plate.
Lini pertahanan diperkuat sembilan pemain berkualitas tinggi, termasuk Gonzalo Montiel dari River Plate yang kembali dipanggil, Aaron Anselmino dari Chelsea yang mendapat kesempatan pertama kali, dan Mariano Troilo dari Parma. Pemain-pemain lainnya seperti Leonardo Balerdi, Lisandro Martinez, Facundo Medina, Nicolas Tagliafico, dan Roman Vega turut memperkuat barisan belakang.
Sektor tengah lapangan menjadi area di mana Scaloni menunjukkan kedalaman pilihan. Sebanyak 12 pemain dipilih untuk posisi ini, mencakup Alexis Mac Allister yang menjadi andalan, Enzo Fernandez dari Chelsea, serta pemain-pemain muda berbakat seperti Nico Paz yang sedang bersinar bersama Como, Franco Mastantuono, dan Giuliano Simeone. Kehadiran Nico Paz khususnya menarik perhatian karena pemain muda ini menunjukkan potensi luar biasa di musim ini.
Lini penyerangan dipercayakan kepada tiga pemain: Jose Manuel Lopez, Santiago Castro dari AS Roma, dan Julian Alvarez. Dua striker muda dari Roma, Santiago Castro dan Matias Soule, mendapat kesempatan untuk membuktikan diri mereka di level internasional.
Tantangan Ketiadaan Pemain Kunci
Selain absennya Messi yang tentu saja menjadi kehilangan besar, timnas argentina juga harus menghadapi ketiadaan beberapa pemain penting lainnya. Rodrigo De Paul dan Giovani Lo Celso tidak masuk dalam skuad November ini. Lebih parah lagi, beberapa pemain mengalami cedera yang membuat mereka tidak bisa dipanggil, termasuk penyerang Lautaro Martinez dan bek Cristian Romero yang merupakan komponen penting dalam sistem pertahanan Argentina.
Emiliano Martinez, kiper pilihan utama, juga menjadi perhatian khusus karena sempat mengalami patah rahang saat membela Chelsea. Kondisi kebugarannya harus dipantau dengan cermat sebelum pertandingan berlangsung untuk memastikan bahwa penjaga gawang berpengalaman ini benar-benar siap berkontribusi maksimal.
Konteks Pasca-Piala Dunia 2026
Perlu dicatat bahwa timnas argentina baru saja mengalami momen dramatis di final Piala Dunia 2026. Tim Tango kalah 0-1 dari Spanyol dengan gol Ferran Torres di babak extra time. Kekalahan ini diikuti dengan insiden keributan yang melibatkan beberapa pemain dan staf pelatih Argentina.
Gelandang Leandro Paredes tercatat melakukan tindakan tidak sportif dengan mencekik pemain Spanyol Eric Garcia dan mendorong Gavi hingga tersungkur. Nahuel Molina juga melakukan pelanggaran dengan menonjok kapten Spanyol Rodri. Investigasi FIFA menghasilkan sanksi serius: Paredes dilarang bermain dalam 10 pertandingan dengan denda 90 ribu dolar AS, sementara Molina menerima larangan tujuh pertandingan dengan denda yang sama.
Dalam konteks ini, pengumuman skuad untuk November 2026 menunjukkan bahwa Scaloni sedang merancang ulang identitas timnas argentina. Pelatih ini tidak hanya harus mengatasi kehilangan Messi secara emosional dan teknis, tetapi juga membangun budaya disiplin yang lebih kuat mengingat insiden indisipliner yang baru terjadi.
Harapan dan Masa Depan
Meskipun menghadapi tantangan besar, Scaloni menunjukkan optimisme dengan memanggil pemain-pemain muda berbakat yang dapat menjadi tulang punggung Argentina di tahun-tahun mendatang. Kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda ini dirancang untuk menciptakan transisi yang mulus dan membangun fondasi yang kuat untuk kompetisi internasional di masa depan.
Laga melawan Uruguay dan Kosta Rika akan menjadi indikator pertama seberapa siap Argentina menghadapi era pasca-Messi. Kedua pertandingan ini bukan sekadar uji coba, tetapi merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan tim untuk tantangan-tantangan besar yang akan datang. Dengan skuad yang telah diumumkan, Scaloni memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa Argentina tetap menjadi kekuatan besar di sepak bola dunia, bahkan tanpa kehadiran pemain legendaris seperti Lionel Messi.
