Eredivisie Memanas: Ajax dan PSV Menekan Feyenoord di Puncak Klasemen
Inforiau – 01 November 2026 | Persaingan di papan atas eredivisie kembali memanas setelah rangkaian pertandingan pekan ke-11 menghadirkan drama yang tak terduga. Feyenoord yang masih memimpin klasemen harus rela kehilangan poin berharga di kandang sendiri, sementara Ajax dan PSV bergerak cepat memangkas jarak. Situasi ini membuat persaingan gelar musim ini kian terbuka dan sulit diprediksi.
Feyenoord hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Fortuna Sittard di Rotterdam setelah kebobolan gol di menit-menit akhir. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan pelatih asal Spanyol tersebut, mengingat mereka tampil dominan sepanjang laga namun gagal mempertahankan keunggulan. Kekecewaan terlihat jelas dari pernyataan pelatih yang menegaskan bahwa timnya harus segera melakukan evaluasi internal.
Ajax Menang Tipis, Arokodare Jadi Penentu
Di Johan Cruyff ArenA, Ajax berhasil mengalahkan AZ Alkmaar dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Tolu Arokodare di awal pertandingan menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat. Penyerang asal Nigeria itu, yang dibeli dengan mahar 26 juta euro dari Genk, membuktikan ketajamannya dengan sundulan yang tak mampu diantisipasi kiper De Busser.
Kemenangan ini terasa istimewa bagi Ajax karena untuk pertama kalinya sejak April 2022 mereka mampu mengalahkan AZ di ajang eredivisie. Meski AZ tampil agresif dan sempat menciptakan beberapa peluang, kokohnya pertahanan Ajax serta penampilan solid kiper Ter Stegen menjaga tiga poin tetap di Amsterdam. Hasil ini membawa Ajax kini hanya terpaut satu poin dari Feyenoord di puncak klasemen.
PSV Pesta Gol, Willem II Hancur
PSV Eindhoven menunjukkan dominasi luar biasa dengan menghancurkan Willem II tujuh gol tanpa balas. Kemenangan besar ini menjadi salah satu kekalahan terburuk Willem II sepanjang sejarah mereka di kompetisi eredivisie. Hasil tersebut membawa PSV naik ke posisi ketiga dengan koleksi poin yang hanya terpaut dua angka dari Feyenoord.
Pelatih PSV, Bosz, diketahui sempat memanfaatkan hasil imbang Feyenoord untuk memotivasi para pemainnya. Ia menegaskan bahwa timnya harus memanfaatkan setiap peluang untuk terus menekan sang pemimpin klasemen. Strategi itu terbukti berhasil, dengan para pemain tampil tanpa ampun sepanjang pertandingan.
NEC Terus Terpuruk
Di sisi lain, NEC Nijmegen semakin tenggelam dalam keterpurukan. Tim asuhan tersebut kalah 1-0 saat bertandang ke markas Heerenveen di Stadion Abe Lenstra. Gol Dylan Vente melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Levi Smans menjadi satu-satunya pembeda dalam laga tersebut.
Kekalahan ini membuat NEC kini mencatat sembilan pertandingan beruntun tanpa kemenangan di ajang eredivisie. Meski tampil dominan di babak pertama dan sempat mengancam melalui Kevin Kers serta Tjaronn Chery, anak-anak asuh tersebut gagal memaksimalkan peluang. Kaj Sierhuis hampir menyamakan kedudukan di menit akhir, namun usahanya masih membentur mistar gawang. Kini fokus NEC teralihkan ke ajang Europa League melawan Omonia Nicosia.
Drama di Leeuwarden
Pekan ke-11 juga diwarnai laga penuh kontroversi di Leeuwarden antara Cambuur dan Go Ahead Eagles. Pertandingan yang sempat berlangsung hingga skor 4-0 untuk keunggulan Cambuur akhirnya tidak dapat dilanjutkan dan dinyatakan berakhir dengan skor tersebut sebagai hasil final. Insiden ini menambah panjang daftar cerita menarik dalam perjalanan eredivisie musim ini.
Hélène Hendriks Soroti Sosok ‘Kroonprins’
Di luar lapangan, presenter Hélène Hendriks menjadi perbincangan setelah menyebut Theo Janssen sebagai ‘kroonprins’ yang berpotensi melatih di eredivisie. Menurutnya, pencapaian Janssen bersama De Treffers, termasuk kemenangan mengejutkan 1-0 atas Heracles Almelo di KNVB Beker, membuktikan kualitasnya sebagai pelatih. Ia menilai mantan pesepakbola profesional itu mampu menangani tim di kasta tertinggi dengan mudah.
Namun, Hendriks juga menyoroti padatnya aktivitas Janssen yang kini berperan sebagai kolumnis, pengamat di Ziggo Sport dan Studio Sport, sekaligus pelatih De Treffers. Johan Derksen turut berkomentar dengan menyebut Janssen memiliki gaya pendekatan yang mirip legenda sepak bola Belanda, Willem van Hanegem. Meski demikian, ia meragukan Janssen akan mengambil lisensi kepelatihan untuk berkarier di eredivisie.
Kesimpulan
Pekan ke-11 eredivisie menyajikan persaingan yang semakin sengit di papan atas. Feyenoord masih memimpin, tetapi tekanan dari Ajax dan PSV semakin nyata setelah keduanya meraih kemenangan meyakinkan. Sementara itu, NEC terus berjuang keluar dari keterpurukan, dan cerita di luar lapangan tentang potensi Theo Janssen menambah warna tersendiri. Dengan jarak poin yang begitu tipis, perjalanan menuju gelar juara musim ini dipastikan akan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir.
