Fabian Hürzeler Bungkam Isu Manchester United, Fokus Bawa Brighton Tantang Liverpool di Anfield
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Nama Fabian Hürzeler kembali menjadi sorotan dalam peta sepak bola Inggris. Pelatih asal Jerman itu kini berada di pusat dua narasi besar yang saling bertaut: performa impresif Brighton & Hove Albion yang ia besut, serta spekulasi kursi panas Manchester United yang dikabarkan mengincarnya sebagai calon pengganti Michael Carrick. Di tengah dua tekanan tersebut, Fabian Hürzeler memilih bersikap tenang dan menegaskan komitmennya terhadap proyek yang sedang ia bangun di pantai selatan Inggris.
Brighton datang ke Anfield pada laga lanjutan Premier League dengan modal luar biasa. Anak asuh Fabian Hürzeler menempati posisi ketiga klasemen dengan 16 poin dari tujuh pertandingan, serta mencatat selisih gol positif 18. Yang lebih mencengangkan, The Seagulls telah delapan pertandingan beruntun tanpa kekalahan di semua kompetisi dan tidak kebobolan selama 530 menit terakhir. Catatan clean sheet sepanjang hampir sembilan jam pertandingan itu menjadi salah satu rekor terbaik di Eropa musim ini.
Sementara itu, Liverpool yang menjadi tuan rumah berada di posisi kelima dengan 12 poin dari tujuh laga. Kubu tuan rumah juga diterpa masalah cedera, dengan gelandang andalan Dominik Szoboszlai dipastikan absen. Kondisi ini membuat peluang Brighton untuk memetik hasil positif di salah satu stadion paling ikonik dunia semakin terbuka lebar.
Fabian Hürzeler menyadari bahwa rentetan laga ke depan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi timnya. Setelah menghadapi Liverpool, Brighton harus melakoni dua pertemuan dengan Manchester City dalam kurun empat hari. Meski demikian, ia memilih melihat jadwal berat itu sebagai peluang emas untuk membuktikan kualitas timnya.
“Tiga pertandingan berikutnya adalah kesempatan luar biasa untuk menunjukkan siapa kami. Saya percaya kami mampu melakukannya dan membuktikan bahwa kami memang layak berada di posisi sekarang,” ujar Fabian Hürzeler dalam sesi konferensi pers.
Optimisme serupa datang dari salah satu pemain kunci Brighton, Maxim De Cuyper, yang telah mencetak empat gol musim ini. Menurutnya, perubahan komposisi skuad pada bursa transfer musim panas justru membuat tim menjadi lebih matang dan kompak. Kepergian sejumlah pemain senior membuka ruang bagi pemain lain untuk mengambil tanggung jawab lebih besar dan berkembang pesat.
Di sisi lain, situasi di Manchester United memanas. Manajer Michael Carrick berjuang mempertahankan jabatannya setelah serangkaian hasil buruk, termasuk kekalahan 1-4 dari Como 1907 di Liga Champions. Itu menjadi laga ketujuh beruntun tanpa kemenangan bagi Setan Merah, sekaligus menandai awal musim terburuk sepanjang sejarah Premier League mereka. United juga sudah tersingkir dari Piala Liga oleh Brighton, menambah pahit catatan klub.
Dalam konferensi pers yang berlangsung lebih dari enam menit, Carrick menyatakan keyakinannya bahwa ia masih mampu membalikkan keadaan. Ia mengakui timnya kehilangan arah, tetapi yakin bisa menemukan kembali performa terbaik. Tekanan bertambah setelah kapten Bruno Fernandes secara terbuka mengkritik pendekatan taktik yang dianggap terlalu defensif.
Nama Fabian Hürzeler lantas mencuat sebagai salah satu kandidat pengganti Carrick, bersama Julian Nagelsmann dan Antonio Conte. Namun, pelatih berusia 33 tahun itu langsung menepis spekulasi tersebut dengan pernyataan tegas.
“Saya tidak punya waktu untuk memikirkan rumor ini. Selain itu, saya sangat menghormati Michael Carrick,” kata Fabian Hürzeler singkat.
Pernyataan itu menegaskan bahwa fokus Fabian Hürzeler saat ini sepenuhnya tertuju pada Brighton. Ia enggan teralihkan oleh hiruk-pikuk bursa pelatih, apalagi di tengah momen krusial ketika timnya sedang menikmati performa terbaik dalam beberapa musim terakhir. Sikap profesional tersebut justru kian mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa.
Dengan pertahanan solid, lini serang produktif, dan mentalitas yang terus tumbuh, Brighton di bawah kendali Fabian Hürzeler bukan lagi tim yang bisa diremehkan. Laga melawan Liverpool di Anfield akan menjadi pembuktian apakah konsistensi mereka benar-benar nyata atau hanya ilusi awal musim. Jika mampu menjaga tren positif, bukan tidak mungkin nama Fabian Hürzeler akan terus dikaitkan dengan klub-klub besar, termasuk Manchester United, dalam waktu dekat.
Bagi Brighton, tantangan terdekat jelas lebih penting daripada rumor. Mencuri poin di Anfield sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan akan menjadi pesan kuat bahwa tim ini serius bersaing di papan atas. Dan di balik semua itu, sosok Fabian Hürzeler berdiri sebagai arsitek utama yang tenang, fokus, dan tak tergoyahkan oleh godaan maupun tekanan dari luar.
