Fabrício Bruno Jadi Pahlawan! Cruzeiro vs Remo Berakhir 1-0, Raposa Pecahkan Kutukan 47 Tahun di Mineirão
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Duel cruzeiro vs remo pada laga pembuka pekan ke-32 Campeonato Brasileiro Série A 2026 menyajikan cerita yang jauh lebih besar dari sekadar tiga poin. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Mineirão, Belo Horizonte, pada Jumat malam (23/10), Cruzeiro menundukkan Remo dengan skor tipis 1-0, sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 47 tahun untuk kembali mengalahkan tim asal Pará itu di stadion kebanggaan mereka.
Gol tunggal yang menentukan hasil pertandingan cruzeiro vs remo lahir dari kepala bek tengah Fabrício Bruno. Tepat di menit ke-50, atau di penghujung babak pertama, Matheus Pereira melepaskan umpan sepak pojok ke tiang jauh dan Fabrício Bruno yang berdiri bebas tanpa pengawalan menyambutnya dengan sundulan keras yang tak mampu dibendung kiper Remo.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal, Cruzeiro mendominasi penguasaan bola. Namun, rapatnya pertahanan Remo membuat tuan rumah kesulitan membongkar lini belakang lawan. Peluang terbaik tim tamu justru datang pada menit ke-32 ketika Jajá memimpin serangan balik cepat dan melepaskan tembakan yang masih bisa diantisipasi kiper Otávio.
Sebelum gol tercipta, kiper Remo, Marcelo Rangel, tampil gemilang dengan menggagalkan dua peluang dari Villalba dan Matheus Pereira. Jajá bahkan sempat menggetarkan tiang gawang Otávio. Namun, ketika skor imbang tanpa gol tampak akan bertahan hingga turun minum, Cruzeiro memanfaatkan peluang dari bola mati untuk memecah kebuntuan.
Memasuki babak kedua, Remo mencoba keluar dari tekanan dan sempat lebih banyak menguasai bola. Meski begitu, anak-anak asuh pelatih gagal menciptakan peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang tuan rumah. Sementara itu, Cruzeiro yang mengendalikan tempo pertandingan beberapa kali mendapat kesempatan menambah keunggulan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor tetap 1-0 hingga wasit Bruno Arleu de Araújo meniup peluit panjang.
Dampak pada Klasemen
Kemenangan pada laga cruzeiro vs remo ini membawa Cruzeiro mengoleksi 54 poin dan untuk sementara menempati posisi ketiga klasemen, menyalip Athletico-PR dan Fluminense. Posisi tersebut belum sepenuhnya aman karena kedua pesaing terdekat masih memiliki kesempatan bermain pada pekan yang sama.
Di kubu seberang, kekalahan ini memperpanjang penderitaan Remo. Tim berjuluk Leão itu tertahan di posisi ke-19, alias zona degradasi, dengan koleksi 26 poin. Yang lebih memprihatinkan, Remo kini telah menjalani 14 pertandingan beruntun tanpa kemenangan di Série A, sebuah catatan yang membuat misi menyelamatkan diri dari jerat degradasi semakin berat.
Pecahnya Kutukan 47 Tahun
Kemenangan ini memiliki makna historis tersendiri bagi Cruzeiro. Terakhir kali Raposa mengalahkan Remo di Mineirão adalah pada 1979, dengan skor 3-0 lewat gol Joãozinho, Roberto Cesar, dan Mauro Madureira. Sejak itu, kedua tim hanya bertemu tiga kali di stadion tersebut, dengan dua kemenangan Remo (1-0 dan 5-1 pada 1994) serta satu hasil imbang tanpa gol pada 1980.
Jarak panjang antara kedua klub di kompetisi elit nasional menjadi penyebab minimnya pertemuan. Cruzeiro sempat menang atas Remo sebagai tuan rumah, tetapi di Stadion Independência pada ajang Copa do Brasil 2022, ketika kiper Cabral menjadi pahlawan dengan menahan empat penalti. Meski demikian, secara keseluruhan rekor pertemuan masih berpihak kepada Remo yang mengoleksi lebih banyak kemenangan.
Agenda Berikutnya
Setelah mengamankan tiga poin penting dalam laga cruzeiro vs remo, Cruzeiro tak punya waktu lama untuk beristirahat. Kamis mendatang (29/10) pukul 19.30 waktu setempat, mereka akan melakoni laga bertajuk derby melawan Atlético-MG di Arena MRV pada pekan ke-33. Sementara Remo akan menjamu Botafogo pada Rabu (28/10) pukul 21.30 di Mangueirão, Belém, dalam upaya keras memutus tren negatif dan menjauh dari zona merah.
Kartu kuning dalam pertandingan ini dikantongi tiga pemain Remo, yakni Patrick, Zé Ivaldo, dan Marcelinho, sementara Cruzeiro tampil disiplin tanpa pelanggaran berarti.
Secara keseluruhan, kemenangan cruzeiro vs remo menjadi bukti bahwa kekuatan Cruzeiro musim ini bertumpu pada soliditas lini belakang dan efektivitas bola mati. Fabrício Bruno, yang biasanya bertugas menjaga pertahanan, justru menjadi penentu di kotak penalti lawan. Bagi Remo, hasil ini menjadi alarm keras bahwa perjuangan keluar dari zona degradasi membutuhkan perubahan besar dalam waktu yang tersisa. Jika tidak segera bangkit, langkah mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Brasil akan semakin sulit terwujud.
