FCSB di Pusaran Drama: Dawa Nego Diam-Diam, Coman Ditahan Gaji Miliaran, Derby Melawan Rapid Memanas
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Klub raksasa Rumania, FCSB, tengah berada di pusaran dinamika yang tak biasa menjelang laga krusial melawan Rapid Bucuresti. Di tengah persiapan menghadapi derby panas Liga Super Rumania, FCSB justru dihadapkan pada dua persoalan besar yang menyangkut masa depan skuad: kepergian bek andalan Joyskim Dawa dan spekulasi kembalinya Florinel Coman. Situasi ini membuat manajemen dan para pendukung FCSB harus berpikir jernih di tengah tekanan kompetisi yang semakin ketat.
Joyskim Dawa Sudah Buka Suara soal Negosiasi
Bek berusia 30 tahun itu mengonfirmasi bahwa agennya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah klub lain. Dawa, yang masuk tahun terakhir kontraknya bersama FCSB, mengaku tidak ingin berbohong kepada publik mengenai situasi yang sebenarnya. Kontrak awalnya berdurasi empat tahun dengan opsi perpanjangan sepihak selama satu tahun, dan opsi tersebut telah diaktifkan pada 2025 sehingga kerja samanya berlanjut hingga musim panas 2027.
“Ya, ada banyak rumor. Saya tidak ingin berbohong, agen saya sudah berbicara dengan beberapa klub, tetapi tujuannya adalah menuntaskan kontrak dan pergi dengan status bebas transfer. Sampai sekarang saya belum berbicara dengan klub soal perpanjangan, tetapi saya ingin fokus pada tim sekarang, bukan pada masa depan. Agen saya menerima beberapa tawaran, tetapi belum resmi,” ujarnya kepada DigiSport.
Dawa juga membuka peluang hengkang lebih cepat pada bursa transfer musim dingin, asalkan ada tawaran yang menguntungkan kedua belah pihak. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk musim ini. “Kami harus menjuarai liga. Kami bermain untuk FCSB dan itulah yang harus kami pikirkan,” tegasnya.
Pada musim panas lalu, sejumlah tawaran dari klub Eropa, Asia, dan kawasan Teluk sempat masuk. Namun, FCSB menolaknya, dengan nominal yang diminta pemilik klub, Gigi Becali, mencapai dua juta euro. Dawa didatangkan dari FC Botosani seharga 350 ribu euro, dan kini nilai pasarnya melesat menjadi 1,8 juta euro. Bersama FCSB, ia telah tampil dalam 160 pertandingan dengan 15 gol dan tiga assist. Musim ini, ia menjadi starter dalam 10 dari 12 laga Liga Super, dengan satu gol tercipta saat bermain imbang 2-2 melawan Farul Constanta.
Florinel Coman Masih Terikat Kontrak Mewah di Qatar
Di sisi lain, isu kembalinya Florinel Coman ke FCSB kembali mencuat. Superagen Federico Pastorello, yang juga menangani sejumlah pemain top dunia, memberikan keterangan eksklusif mengenai situasi kliennya. Meski para pendukung FCSB mendambakan kepulangan “Mbappe” Rumania itu, Pastorello menilai peluangnya kecil untuk terjadi dalam waktu dekat.
“Untuk saat ini, saya rasa bukan ide yang tepat bagi Florinel untuk kembali ke Rumania. Setidaknya tidak dalam waktu dekat. Kita bisa membicarakannya mulai musim panas,” kata Pastorello. Coman saat ini bermain untuk Al Gharafa dan hanya tiga kali menjadi starter di liga, ditambah dua penampilan sebagai pengganti di Liga Champions. Ia terikat kontrak hingga musim panas 2027 dengan gaji dua juta euro per musim, angka yang sulit ditandingi FCSB.
Mihai Stoica, salah satu petinggi FCSB, mengaku telah berbicara langsung dengan Coman. “Saat kami berbicara dengannya, kami katakan agar ia tetap di Al Gharafa untuk mengamankan gajinya. Gajinya sangat besar,” ujarnya. Musim ini, Coman mencatat dua assist tanpa gol, dengan total 52 pertandingan, enam gol, dan 11 assist untuk klub Qatar tersebut.
Derby FCSB vs Rapid: Ujian Berat bagi Reghecampf
Di tengah dua polemik transfer itu, FCSB harus menghadapi Rapid Bucuresti pada laga pekan ke-13 Liga Super di Arena Nationala. Laga ini menjadi ujian berat bagi pelatih Laurentiu Reghecampf. Mantan kiper timnas Rumania, Florin Prunea, menilai Rapid lebih diunggulkan karena sedang dalam tren positif.
“Rapid sedang on fire, saya pikir mereka bahkan favorit. FCSB masih mencari bentuk permainan, tetapi Reghecampf telah meraih enam poin penting. Jika FCSB bermain seperti saat melawan Voluntari, mereka akan menghadapi masalah besar,” kata Prunea.
FCSB saat ini berada di peringkat keenam dengan 18 poin, sementara Rapid di posisi kedua dengan 27 poin dan berpeluang naik ke puncak klasemen jika menang. Pertandingan ini juga diprediksi menghadirkan atmosfer panas dengan dukungan suporter yang fanatik.
Dengan segala dinamika yang ada, FCSB berada di titik krusial. Keputusan soal masa depan Dawa, spekulasi Coman, dan hasil derby melawan Rapid akan sangat menentukan arah musim ini. Manajemen FCSB dituntut bijak menyeimbangkan ambisi kompetisi dengan stabilitas skuad, agar tetap kompetitif di Liga Super maupun di pentas Eropa. Kini, fokus utama adalah meraih kemenangan di derby, karena tiga poin jauh lebih berharga daripada segala rumor yang beredar.
