Federico Valverde Jadi Kunci Real Madrid: Gol ke Valencia dan Dramatis di Athena
Inforiau – 08 November 2026 |
Jakarta, 8 November 2026 – Federico Valverde kembali menjadi sorotan utama setelah tampil gemilang dalam dua laga penting Real Madrid. Kapten Los Blancos itu membuka kemenangan 3-0 atas Valencia di Mestalla pada pekan ke-12 La Liga 2026-2027, Minggu (8/11/2026) dini hari WIB, sebelum menjadi pahlawan dramatis saat Madrid menaklukkan AEK Athens 3-2 di Liga Champions.
Melawan Valencia, Valverde mencetak gol pembuka pada menit ke-28 lewat tembakan mendatar keras dari luar kotak penalti. Ia tampil impresif dalam peran hibrida sebagai bek kanan yang kerap bergerak ke lini tengah. Arda Guler menambah keunggulan delapan menit kemudian, sedangkan Kylian Mbappe menutup kemenangan pada menit ke-75. Rating Valverde mencapai 9, tertinggi bersama Guler.
Perubahan posisi Federico Valverde menjadi bek kanan menjadi keputusan taktis Jose Mourinho. Eksperimen itu pertama kali diuji saat Madrid mengalahkan Villarreal 1-0 bulan lalu, lalu dipertahankan ketika menghadapi Sevilla, RB Leipzig, Barcelona, dan Valencia. Konsekuensinya, Trent Alexander-Arnold dan Denzel Dumfries harus puas duduk di bangku cadangan. Mourinho menilai Valverde memberi kebebasan bagi rekan setim untuk tampil lebih baik.
Di Athena, Federico Valverde kembali membuktikan kualitasnya. Masuk sebagai pengganti, ia mengubah tempo lini tengah Madrid dan melepaskan tembakan roket dari sekitar 25 meter pada menit 90+2. Gol itu memastikan kemenangan ketujuh beruntun Los Blancos. “Saya tidak memintanya untuk menembak bola,” ujar Mourinho, mengaku hanya meminta Valverde menyerang ruang kosong dan masuk ke area berbahaya.
Valverde juga jujur mengakui mental Madrid sempat goyah ketika AEK Athens dua kali unggul. Gol Aboubakary Koita dibalas Jude Bellingham, sebelum Stavros Pilios membuat Madrid kembali tertinggal. Mbappe menyamakan kedudukan tiga menit kemudian, dan Valverde menyelesaikan remontada pada injury time. Kepercayaan rekan setim serta staf pelatih disebutnya menjadi dorongan besar.
Dengan performa konsisten, Federico Valverde kini bukan sekadar gelandang pekerja keras, tetapi juga solusi taktis yang membuat Real Madrid lebih seimbang. Fleksibilitasnya di beberapa posisi memberi Mourinho banyak pilihan, sekaligus mengirim sinyal bahwa tempat di starting XI harus diraih melalui performa, bukan nama besar. (Editor: Alwira Fanzary)
