Final Copa Sudamericana 2026: Boca Juniors Tantang Atlético Mineiro, Eduardo Domínguez Pasang Strategi Waspada
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Partai puncak copa sudamericana 2026 akhirnya menemukan dua finalisnya. Boca Juniors akan berhadapan dengan Atlético Mineiro di Estadio Metropolitano Roberto Meléndez, Barranquilla, Kolombia, pada Sabtu, 21 November mendatang. Laga ini menjadi penentu siapa yang berhak mengangkat trofi bergengsi sepak bola Amerika Selatan tersebut.
Perjalanan Atlético Mineiro ke final tidaklah mulus. Meski menang 3-0 pada leg pertama di Brasil, tim berjuluk Galo itu harus menelan kekalahan 2-0 dari Montevideo City Torque pada leg kedua di Estadio Centenario, Uruguay. Berkat agregat 3-2, klub asal Belo Horizonte itu tetap lolos ke partai final copa sudamericana.
Sementara itu, Boca Juniors lebih dulu memastikan tiket setelah menaklukkan Vasco da Gama 3-1 di Maracaná. Kemenangan itu membalikkan defisit kekalahan 0-1 di La Bombonera pada leg pertama. Kini, Xeneize tinggal selangkah lagi meraih gelar internasional yang sudah lama dinanti para pendukungnya.
Domínguez: Waspadai Kekuatan Boca
Pelatih Atlético Mineiro, Eduardo Domínguez, menyambut laga final dengan penuh kehati-hatian. Ia menyadari betul besarnya kekuatan Boca Juniors, baik di level Argentina maupun di kancah kontinental.
“Kami sangat senang bisa bermain di final dan tiba dalam kondisi baik. Kami tiba dengan kepala yang baik. Kami tahu kekuatan Boca di negara saya dan juga di benua ini,” ujar Domínguez dalam konferensi pers usai laga melawan Montevideo City Torque.
Meski begitu, pelatih asal Argentina itu menegaskan bahwa timnya belum bisa sepenuhnya fokus pada final copa sudamericana. Atlético Mineiro masih memiliki sejumlah agenda penting, termasuk laga melawan Flamengo di liga domestik serta semifinal Copa Brasil.
“Kami punya waktu untuk mulai bekerja, ada banyak pertandingan di depan. Finalnya baru dimainkan 21 November, tidak lebih awal. Jika tidak, kami akan melakukan kesalahan yang tidak kami inginkan,” tegasnya.
Fokus Bertahap Menuju Barranquilla
Domínguez memaparkan rencana timnya dalam beberapa pekan ke depan. Prioritas pertama adalah kembali ke Belo Horizonte dan mempersiapkan diri menghadapi Flamengo di kompetisi domestik.
“Sekarang kami harus kembali ke Belo Horizonte, memikirkan pertandingan dengan Flamengo untuk liga kami. Itu lawan yang semua orang tahu cara bermainnya,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya semifinal Copa Brasil sebagai ajang yang tak kalah krusial. Sikap ini mencerminkan pendekatan bertahap yang ingin ia tanamkan kepada para pemainnya.
“Kami akan memikirkan pertandingan demi pertandingan karena kami juga punya semifinal Copa Brasil di depan dan itu sangat penting bagi kami,” tambahnya.
Rekam Jejak dan Ambisi Revans
Laga final nanti memiliki makna khusus bagi Domínguez. Ia pernah membawa Huracán ke final copa sudamericana pada 2015. Kini, ia bertekad menorehkan hasil berbeda bersama Atlético Mineiro.
Bagi Boca Juniors, partai ini menjadi peluang emas untuk kembali meraih gelar internasional. Namun, mereka harus mewaspadai karakter permainan Galo yang dibangun Domínguez: disiplin defensif, intensitas pressing tinggi, serta kemampuan bertransisi cepat.
Atlético Mineiro diprediksi tampil dengan formasi fleksibel 4-3-3 yang bisa berubah menjadi 3-5-2 atau 4-2-3-1. Renan Lodi menjadi andalan di sektor kiri, sementara Kevin Castaño berperan sebagai jangkar di lini tengah. Nama Tomás Cuello juga menjadi ancaman di sayap berkat kemampuan satu lawan satunya.
Di sisi lain, Boca Juniors datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan dramatis di Maracaná. Duel nanti diprediksi berjalan sengit karena kedua tim memiliki motivasi besar untuk menutup musim dengan trofi copa sudamericana.
Menarik untuk dinantikan bagaimana strategi Eduardo Domínguez menghadapi Boca Juniors di Barranquilla. Yang pasti, partai final ini akan menjadi panggung pembuktian bagi kedua kubu dalam perjalanan panjang kompetisi copa sudamericana 2026.
