FP1 MotoGP Malaysia: Marc Marquez Melibas Lawan, Jorge Martin Tercecer di Posisi 20
Inforiau – 30 Oktober 2026 | Sesi latihan bebas pertama atau FP1 MotoGP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Jumat (30/10/2026) pagi WIB, menjadi panggung bagi Marc Marquez untuk menunjukkan dominasinya. Pembalap Ducati Lenovo itu tampil sebagai yang tercepat, sementara rival utamanya dalam perburuan gelar, Jorge Martin, justru harus puas berada di urutan ke-20 akibat kondisi fisiknya yang belum pulih sepenuhnya.
Marc Marquez mencatatkan waktu terbaik 1 menit 58,912 detik. Ia unggul nyaris setengah detik atas dua pembalap di belakangnya, Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta, yang sama-sama membukukan waktu +0,474 detik. Persaingan di sesi FP1 MotoGP Malaysia ini memang berlangsung ketat, namun Marquez tetap tak tergoyahkan hingga bendera chequered berkibar.
Menariknya, saat sesi masih menyisakan sekitar 15 menit, Marquez sudah bertengger di puncak dengan catatan waktu yang sama. Ia unggul 0,4 detik atas Bezzecchi dan Acosta, sedangkan Alex Marquez yang sempat berada di posisi keempat tertinggal 0,9 detik. Pembalap-pembalap lain di luar lima besar bahkan tertinggal lebih dari satu detik dari sang pemimpin klasemen sementara.
Sesi FP1 MotoGP Malaysia sempat dihentikan sementara akibat berkibarnya bendera merah. Insiden tersebut terjadi setelah spakbor motor Iker Lecuona pecah dan serpihannya berserakan di lintasan, tepatnya di tikungan 15. Setelah lintasan dinyatakan bersih dan sesi dilanjutkan, Marquez justru semakin mempertajam catatan waktunya dan memastikan diri sebagai yang tercepat.
Di akhir sesi, Enea Bastianini berhasil menyalip Alex Marquez dan naik ke urutan keempat dengan selisih +0,776 detik. Sementara itu, Brad Binder melengkapi posisi lima besar dengan catatan waktu +0,825 detik, diikuti Franco Morbidelli di posisi keenam, Alex Marquez ketujuh, Johann Zarco kedelapan, Fabio Di Giannantonio kesembilan, dan Diego Moreira di posisi kesepuluh.
Berikut hasil lengkap sesi FP1 MotoGP Malaysia:
| Posisi | Pembalap | Selisih |
|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | 1:58,912 |
| 2 | Marco Bezzecchi | +0,474 |
| 3 | Pedro Acosta | +0,474 |
| 4 | Enea Bastianini | +0,776 |
| 5 | Brad Binder | +0,825 |
| 6 | Franco Morbidelli | +0,883 |
| 7 | Alex Marquez | +0,989 |
| 8 | Johann Zarco | +1,241 |
| 9 | Fabio Di Giannantonio | +1,325 |
| 10 | Diego Moreira | +1,348 |
Di sisi lain, Jorge Martin tampil jauh dari performa terbaiknya. Pembalap Aprilia Racing itu terlihat belum pulih sepenuhnya dari cedera dan bahkan sempat berada di urutan ke-20 ketika sesi memasuki 10 menit terakhir. Hingga FP1 MotoGP Malaysia berakhir, Martinator hanya mampu mencatatkan waktu dengan selisih 1,8 detik dari Marquez.
Sebelumnya, Martin memang telah mendapat lampu hijau untuk mengikuti sesi latihan bebas pertama setelah menjalani pemeriksaan medis di Sirkuit Internasional Sepang pada Kamis (29/10). Juara dunia 2024 itu mengalami retak tulang tanpa pergeseran pada bagian bawah tulang pengumpil di pergelangan tangan kanannya usai terjatuh dalam balapan sprint MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (24/10).
Meski demikian, izin tampil di FP1 MotoGP Malaysia belum menjamin Martin dapat mengikuti seluruh rangkaian balapan akhir pekan ini. Ia masih harus menjalani pemeriksaan medis lanjutan setelah sesi tersebut untuk menentukan apakah kondisinya memungkinkan tampil pada balapan sprint Sabtu (31/10) dan balapan utama Minggu (1/11).
Keikutsertaan Martin di Sepang krusial bagi persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Saat ini ia menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan 355 poin, terpaut 10 poin dari Marc Marquez yang memimpin dengan 365 poin. MotoGP Malaysia sendiri merupakan seri ke-19 dari 22 seri yang dijadwalkan musim ini.
Dengan hasil FP1 MotoGP Malaysia ini, Marc Marquez mengirim sinyal kuat bahwa ia siap memperlebar jarak di puncak klasemen. Sebaliknya, Jorge Martin dihadapkan pada ujian berat: membalap dalam kondisi cedera demi menjaga peluang juara. Sesi latihan berikutnya akan menjadi penentu apakah Martinator mampu bangkit atau justru semakin tertinggal dalam perburuan gelar yang semakin memanas menuju akhir musim.
