Gabby Williams Cetak Sejarah, Golden State Valkyries Juara WNBA 2026 di Musim Kedua
Inforiau – 01 November 2026 | Golden State Valkyries menorehkan sejarah baru dalam kompetisi WNBA setelah menjuarai musim 2026 hanya pada musim kedua mereka berdiri. Kemenangan dramatis 68-63 atas Atlanta Dream dalam Game 7 yang berlangsung di Chase Center, San Francisco, Sabtu malam waktu setempat, menjadi laga penentu pertama dalam sejarah final WNBA yang harus diselesaikan hingga pertandingan ketujuh.
Bintang utama malam itu adalah Gabby Williams, yang tampil luar biasa dengan mencetak 30 poin dan empat blok. Ia menjadi pencetak poin terakhir timnya di kuarter ketiga dengan 11 poin beruntun, lalu mendominasi kuarter keempat untuk mengunci kemenangan. Sebanyak 28 dari 30 poinnya lahir di babak kedua, sebuah rekor final WNBA untuk poin terbanyak oleh seorang pemain dalam satu babak.
Atas penampilan tersebut, Williams dinobatkan sebagai Finals MVP. Ia bergabung dengan Penny Taylor (2007, Phoenix Mercury) sebagai satu-satunya pemain dalam sejarah liga yang mencetak 30 poin atau lebih dalam laga final yang menentukan juara.
Perjalanan Emosional Kembali ke Bay Area
Bagi Williams, kemenangan ini terasa istimewa karena ia kembali ke kampung halaman tempat ia menghabiskan masa muda bermain basket. Dengan kaus juara baru menutupi seragamnya, ia memeluk trofi MVP, mengangkat jari telunjuk kanannya, dan menyapa para pendukung hingga ke ruang ganti.
“Saya hanya berjalan ke dalam kelompok yang penuh cinta,” ujar Williams. “Dan itu mengubah seluruh arah karier saya.”
Pelatih kepala Natalie Nakase memuji ketenangan anak asuhnya. “Gabby adalah penutup kami. Ia tetap sabar dan terus bertahan. Menutup pertandingan dengan 30 poin, itu luar biasa!” katanya.
Kontribusi Tim dan Lawan yang Gigih
Selain Williams, Veronica Burton menyumbang 10 poin, 11 rebound, dan lima assist. Pemain yang pernah dilepas Dallas dua tahun lalu itu tak kuasa menahan haru. “Saya sangat bersyukur, ini gila!” ujarnya.
Di kubu Atlanta Dream, Jordin Canada mencetak 18 poin, Allisha Gray 16 poin, dan Angel Reese mencatat delapan poin serta 12 rebound. Dream harus menelan kekalahan di final keempat mereka dan kembali gagal meraih gelar. Gray sempat memperkecil jarak lewat dua tembakan bebas dengan sisa 11 detik, sebelum Burton memastikan kemenangan melalui dua tembakan bebas dengan 5,1 detik tersisa.
Kemenangan ini juga menjadi momen bersejarah bagi pebasket Australia Opal Miela Sowah. Meski tidak turun bertanding karena berstatus kontrak pengembangan pemain, ia ikut merasakan euforia dari pinggir lapangan dan menjadi bagian dari daftar pebasket Australia peraih gelar WNBA, menyusul nama-nama besar seperti Lauren Jackson dan Penny Taylor.
Dukungan Tokoh Nasional
Gelar juara ini mendapat perhatian luas, termasuk dari mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris yang merupakan putri asli Oakland. Dalam pesan videonya, Harris mengapresiasi capaian tim kebanggaan warga Bay Area tersebut.
“Selamat, Golden State Valkyries atas gelar juara WNBA kalian,” kata Harris. “Kalian luar biasa dan apa yang kalian lakukan untuk mewakili Bay Area sungguh mengagumkan. Apa yang telah kalian lakukan untuk membangun komunitas dan memperkaya budaya hanya dalam dua musim. Saya tidak sabar melihat apa yang akan kalian lakukan selanjutnya. Terima kasih atas kekuatan, keberanian, dan keanggunan kalian.”
Di sisi lain, mantan pemain NBA Enes Kanter Freedom turut berkomentar usai laga. Ia memuji para pemain namun kembali menyindir kepemimpinan liga. “Saya sangat bangga pada semua perempuan pekerja keras dan berbakat ini yang telah mendedikasikan hidup mereka untuk basket. Mereka layak mendapat pengakuan, rasa hormat, dan dukungan. Saya hanya berharap mereka memiliki kepemimpinan yang lebih baik,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan perselisihannya dengan liga masih berlanjut, termasuk ancamannya untuk mendaftar ke draft WNBA 2027.
Dengan kemenangan ini, Golden State Valkyries membuktikan bahwa kerja sama tim dan mentalitas juara mampu mengalahkan segalanya. “Kami tidak punya bintang. Kami tidak punya talenta hebat. Kami punya orang-orang baik. Kami punya para pemenang,” tegas Williams.
Bagi para penggemar di Bay Area, gelar ini bukan sekadar trofi, melainkan simbol kebangkitan sebuah komunitas. Perjalanan Valkyries dari tim baru menjadi juara WNBA dalam dua musim akan dikenang sebagai salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah liga, sekaligus menandai babak baru persaingan di kompetisi basket perempuan paling bergengsi di dunia.
