Gol Menit 91 Rodrigo Guth Selamatkan Fortuna Sittard dari Kejutan Excelsior
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Fortuna Sittard kembali menunjukkan mentalitas juara di Eredivisie. Dalam laga pekan ke-10 yang berlangsung di Fortuna Sittard Stadion, Minggu sore, tim asuhan Danny Buijs nyaris kehilangan poin penuh melawan Excelsior. Namun, sebuah sundulan dramatis dari Rodrigo Guth di menit ke-91 memastikan kemenangan tipis 1-0 sekaligus menjaga tren positif tim tuan rumah di papan atas klasemen.
Gol tersebut lahir dari skema bola mati yang dieksekusi dengan sempurna oleh Mohamed Ihattaren. Pemain yang baru masuk sekitar sepuluh menit sebelum bubaran itu melepaskan umpan sudut tajam yang langsung disambut Rodrigo Guth dengan sundulan keras, melewati jangkauan kiper Excelsior, Stijn van Gassel. Sundulan Rodrigo Guth itu menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan yang berjalan alot dan sempat membuat publik tuan rumah frustrasi.
Sebelum gol tersebut, Fortuna Sittard tampil tanpa kekuatan penuh di lini depan. Anthony Descotte yang sedang sakit harus absen, sementara Lequincio Zeefuik belum cukup bugar untuk diturunkan. Mohamed Ihattaren dan Ole Romeny pun hanya mampu duduk di bangku cadangan pada awal pertandingan. Kondisi ini membuat Buijs menurunkan formasi tanpa penyerang murni, dengan Shiloh ‘t Zand, Philip Brittijn, dan Sven Simons bergantian mengisi posisi ujung tombak.
Babak pertama berlangsung nyaris tanpa peluang berarti. Fortuna kesulitan membangun serangan, dan baru pada menit ke-30 mereka menciptakan dua peluang melalui tembakan jarak jauh Edouard Michut yang masih bisa diamankan Van Gassel. Di kubu sebaliknya, kiper Mattijs Branderhorst hanya dipaksa bekerja keras sekali oleh tembakan Nesto Groen. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Excelsior justru tampil lebih agresif dan beberapa kali mengancam. Branderhorst melakukan penyelamatan penting saat menepis tembakan Aymen Sliti. Peluang terbesar datang dari Irakli Yegoian yang mendapat ruang bebas setelah umpan panjang Van Gassel, tetapi tembakannya melebar. Rick Meissen juga menyia-nyiakan peluang emas ketika sundulannya dari jarak dekat justru melewatkan gawang. Di sisi lain, Justin Hubner dua kali mendapat peluang sundulan, namun belum menemui sasaran.
Ketika pertandingan sepertinya akan berakhir tanpa gol, Buijs mengambil langkah berani dengan memasukkan Ihattaren. Keputusan itu terbukti jitu. Tendangan sudut pertama dari kaki Ihattaren langsung menciptakan peluang ganda bagi Hubner dan Rodrigo Guth, meski belum berbuah gol. Namun pada menit pertama masa injury time, kerja sama keduanya akhirnya membuahkan hasil. Umpan Ihattaren kembali menemui kepala Rodrigo Guth, yang menanduk bola melewati semua pemain dan menggetarkan jaring gawang Excelsior.
Kemenangan ini membawa Fortuna Sittard mengoleksi 15 poin dan untuk sementara menempati posisi kelima atau keenam klasemen, bergantung pada hasil laga AZ melawan FC Twente. Sementara itu, Excelsior tetap tertahan di peringkat ke-12 dengan 11 poin. Bagi Rodrigo Guth, gol ini menjadi bukti kontribusinya sebagai bek yang produktif dalam situasi bola mati, sekaligus menegaskan peran vitalnya di skema pertahanan dan serangan tim.
Selepas laga ini, jadwal Fortuna Sittard tetap berat dengan nuansa Rotterdam. Pada hari Rabu, mereka akan bertandang ke markas Sparta Rotterdam di ajang Piala KNVB, sebelum melakoni laga Eredivisie melawan Feyenoord di De Kuip pada akhir pekan. Dengan modal kemenangan dramatis ini, tim asal Limburg tersebut berharap dapat menjaga momentum dan terus menempel papan atas klasemen.
Kemenangan atas Excelsior menjadi cerminan karakter tim yang tidak mudah menyerah hingga peluit akhir. Meski tampil tidak meyakinkan sepanjang pertandingan, Fortuna Sittard membuktikan bahwa efisiensi dan ketenangan dalam momen krusial bisa menjadi pembeda. Kontribusi Rodrigo Guth di menit-menit akhir menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, pertandingan baru benar-benar usai ketika wasit meniup peluit panjang.
