Guirassy Cetak Brace, Dortmund Menang Dramatis 2-1 di Kandang Sabah FK
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Borussia dortmund berhasil membawa pulang tiga poin penuh dari lawatan berat ke Baku setelah menaklukkan tuan rumah Sabah FK dengan skor 2-1 dalam laga matchday ketiga Liga Champions di Baku Olympic Stadium, Selasa malam waktu setempat. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Die Borussen yang tampil tidak selalu mulus namun tetap menunjukkan kelasnya sebagai salah satu raksasa Eropa.
Laga yang diprediksi menyimpan banyak risiko bagi dortmund ternyata berjalan sesuai skenario awal. Tim asuhan Niko Kovac langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama. Tekanan yang dibangun skuad tamu berbuah manis pada menit ke-10 ketika Felix Nmecha melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang gagal ditangkap sempurna oleh kiper Sabah, Stas Pokatilov. Bola muntah langsung disambar Serhou Guirassy yang berdiri tepat di posisi yang menguntungkan untuk menaklukkan gawang tuan rumah.
Keunggulan cepat itu ternyata tidak membuat Sabah FK gentar. Tim besutan Valdas Dambrauskas justru bangkit dan melancarkan serangan balik beruntun ke arah gawang Gregor Kobel. Pada menit ke-30, Sabah sempat membobol gawang dortmund melalui sundulan Mickels, namun wasit garis menganulirnya karena pemain tuan rumah terjebak offside terlebih dahulu. Kegigihan Sabah akhirnya terbayar pada menit ke-39 lewat sepak pojok taktis Tymoteusz Puchacz yang disambut sundulan tajam Aden McCarthy, mengubah kedudukan menjadi 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Kovac menginstruksikan anak asuhnya untuk lebih sabar dalam mengatur tempo dan mencari celah di pertahanan lawan. Strategi itu membuahkan hasil pada menit ke-53. Joey Veerman melepaskan umpan silang dengan titik jatuh yang sempurna, membelah pertahanan Sabah, dan Guirassy kembali menunjukkan insting predatornya dengan penyelesaian dingin di tiang jauh. Gol kedua penyerang asal Guinea itu pun menjadi penentu kemenangan dortmund.
Pada sisa pertandingan, Sabah terus meningkatkan intensitas serangan melalui sejumlah pergantian pemain demi menyelamatkan setidaknya satu poin di kandang. Namun, lini tengah dortmund yang diperkuat pemain pengganti seperti Jobe Bellingham dan Marcel Sabitzer mampu menjalankan tugas dengan baik. Mereka berhasil memblokir aliran bola ke ujung tombak lawan sekaligus menjaga jarak antarlini agar tetap rapi hingga peluit akhir berbunyi.
Usai laga, muncul cerita menarik dari ruang ganti. Para pemain Borussia dortmund memilih langsung meninggalkan stadion tanpa mandi, sesuai instruksi tim pelatih. Kovac mengungkapkan bahwa pihaknya diminta tidak menggunakan fasilitas kamar mandi di stadion dan lebih memilih kembali ke hotel. Sportdirektur Ole Book bahkan sempat berkelakar bahwa fasilitas kamar mandi di hotel jauh lebih nyaman dibandingkan di stadion yang dinilai kurang representatif.
Kemenangan ini membawa konsekuensi positif bagi klasemen Liga Champions. Borussia dortmund kini mengoleksi enam poin dari dua kemenangan, sementara Sabah FK tertahan di angka tiga poin setelah menelan kekalahan keduanya di fase liga. Selanjutnya, Dortmund akan menjamu Real Betis pada 4 November mendatang, sedangkan Sabah akan bertandang ke markas wakil Norwegia, Viking. Di kompetisi domestik, Die Borussen dijadwalkan menghadapi Eintracht Frankfurt pada 24 Oktober, sementara Sabah akan menjamu Karabakh di Liga Premier Azerbaijan.
Secara keseluruhan, performa Serhou Guirassy menjadi sorotan utama dalam laga ini. Dua golnya membuktikan bahwa ia masih menjadi ujung tombak andalan yang mampu menentukan hasil pertandingan di momen-momen krusial. Meski sempat mendapat perlawanan sengit, kematangan skuad dortmund dalam mengelola pertandingan menjadi pembeda antara kedua tim. Kemenangan di Baku ini sekaligus menegaskan ambisi Dortmund untuk melangkah jauh di kompetisi elite Eropa musim ini.
