Haaland Jadi Bintang, Manchester City Tundukkan Leipzig 3-2 dalam Laga Dramatis Liga Champions
Inforiau – 05 November 2026 | Pertandingan RB Leipzig vs Man City di Red Bull Arena Leipzig pada Kamis (5 November 2026) dini hari WIB menghadirkan drama penuh di matchday keempat fase grup Liga Champions musim 2026/2027. The Citizens berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-2 dalam laga yang penuh dengan pergantian kepemimpinan skor dan performa memukau dari kedua belah pihak.
RB Leipzig vs Man City dimulai dengan dominasi tamu yang langsung membuahkan hasil. Manchester City unggul terlebih dahulu di menit ke-37 ketika bola menyapu ke gawang sendiri. Castello Lukeba berusaha memotong umpan silang Nico O’Reilly yang ditujukan untuk Enzo Fernandez, namun sapuan defensifnya justru mengalihkan bola ke sudut yang tak terjangkau kiper Maarten Vandevoordt. Keunggulan ini membawa City ke ruang istirahat dengan posisi unggul 1-0.
Namun, RB Leipzig tidak menyerah begitu saja. Tim tuan rumah menunjukkan karakter juara dengan langsung menyamakan kedudukan di menit ke-49, tak lama setelah usai turun minum. Ridle Baku menerima umpan terobosan dari Brajan Gruda dan berhasil melepaskan tembakan dari sudut kanan kotak penalti yang melaju ke tiang dekat. Kiper Gianluigi Donnarumma gagal mengantisipasi dengan baik, dan bola pun bersarang di gawang City. Pertandingan kembali seimbang 1-1 dan momentum berganti ke tangan Leipzig.
Pertandingan RB Leipzig vs Man City terus berlanjut dengan intensitas tinggi. Di menit ke-58, Manchester City kembali memimpin melalui tandukan Enzo Fernandez yang menyambut umpan silang Iliman Ndiaye. Bola meluncur ke sudut kiri gawang tanpa bisa dihalau oleh Vandevoordt, membuat City unggul 2-1. Namun keunggulan itu ternyata tidak bertahan lama.
Dalam kemelut di tepi kotak penalti City tiga menit kemudian, tepatnya di menit ke-61, Christopher Nkunku mengirim umpan kepada Antonio Nusa yang bergerak bebas tanpa terkawal di area sebelah kiri kotak penalti. Pemain asal Norwegia itu melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan gawang yang tidak bisa dihalau Donnarumma. Skor kembali seimbang 2-2, dan pertandingan RB Leipzig vs Man City mencapai titik puncak keseruannya.
Momentum berganti lagi ke pihak Manchester City. Di menit ke-78, Elliot Anderson membangun serangan dari sisi kanan dan mengirim umpan silang kepada Erling Haaland yang bergerak menuju depan gawang Leipzig. Dengan sentuhan yang sempurna, Haaland melakukan tap-in dan menembus pertahanan Leipzig. Gol ini menjadi penentu pertandingan, sebab skor 3-2 bertahan hingga peluit akhir pertandingan.
Performa Erling Haaland dalam laga ini membuktikan mengapa striker Norwegia itu menjadi ancaman utama bagi setiap lawan. Rekor Haaland melawan Leipzig sangat menakutkan, dengan 12 gol dalam delapan pertandingan di seluruh kompetisi. Khusus di Liga Champions, Haaland telah enam kali membobol gawang Leipzig, dan lima dari enam gol tersebut tercipta dalam satu pertandingan ketika Manchester City menang telak 7-0 pada Maret 2023.
Sebelum pertandingan berlangsung, supercomputer Opta telah memprediksi bahwa Manchester City memiliki peluang menang sebesar 57,7 persen, sementara RB Leipzig hanya memiliki peluang 20,8 persen. Prediksi tersebut terbukti akurat seiring dengan kemenangan The Citizens di Red Bull Arena. Pertandingan ini merupakan pertemuan ketujuh kedua tim di kompetisi Eropa, dan dalam enam pertemuan sebelumnya, tercipta total 30 gol dengan Manchester City menyumbang 21 gol dan RB Leipzig mencetak sembilan gol.
Dengan hasil kemenangan 3-2 ini, Manchester City berhasil meningkatkan posisinya di klasemen sementara Liga Champions. The Citizens kini duduk di urutan ketujuh dengan total 9 poin dari empat pertandingan. Pencapaian ini menunjukkan bahwa City terus berjuang untuk meraih posisi teratas di fase grup, meskipun mereka masih tertinggal dari beberapa tim lain yang lebih konsisten.
Sementara itu, RB Leipzig tetap berada di posisi 29 dengan hanya 3 poin dari empat pertandingan yang telah mereka jalani. Meskipun menunjukkan performa yang cukup baik dengan mencetak dua gol dalam laga ini, Leipzig masih memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk meningkatkan posisi mereka di klasemen. Perjalanan mereka di Liga Champions musim ini masih panjang, dan mereka perlu menunjukkan konsistensi yang lebih baik di pertandingan-pertandingan mendatang.
Pertandingan RB Leipzig vs Man City juga mencerminkan tren yang telah diidentifikasi sebelumnya bahwa duel kedua tim cenderung menghasilkan banyak gol. Dengan rata-rata lebih dari lima gol per pertandingan dalam sejarah pertemuan mereka, kedua tim membuktikan bahwa mereka memiliki kapasitas ofensif yang luar biasa. Hanya pertemuan AC Milan melawan Rapid Vienna yang memiliki rata-rata gol per pertandingan lebih tinggi di antara pertandingan-pertandingan bersejarah di Piala Champions Eropa dan Liga Champions.
Kemenangan ini memberikan Manchester City momentum yang positif setelah sebelumnya mengalami kekalahan 0-1 dari Brighton di Liga Primer. Perbaikan performa di Liga Champions menunjukkan bahwa City memiliki kemampuan untuk berkompetisi di berbagai front, meskipun mereka harus tetap fokus pada kompetisi domestik mereka. Pelatih City akan terus mengoptimalkan rotasi pemain dan strategi untuk memastikan tim tetap kompetitif di semua ajang yang mereka ikuti.
