Harriet Dart Singkirkan Janice Tjen di 16 Besar Guangzhou Open 2026, Peringkat Dunia Petenis Indonesia Melorot
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Petenis Britania Raya, Harriet Dart, menjadi batu sandungan bagi wakil Indonesia Janice Tjen pada babak 16 besar WTA 250 Guangzhou Open 2026. Dalam duel tiga set yang berlangsung sengit, Janice yang menempati unggulan kedua harus mengakui keunggulan Harriet Dart dengan skor 4-6, 6-3, 3-6, Rabu (28/10/2026). Kekalahan ini sekaligus mengubur harapan petenis peringkat 47 dunia tersebut untuk melangkah lebih jauh di turnamen yang digelar di Tiongkok itu.
Pertandingan berlangsung ketat sejak set pembuka. Kedua pemain saling bertukar break pada dua gim awal, menunjukkan bahwa duel ini tidak akan berjalan mudah bagi siapa pun. Setelah kedudukan imbang 2-2, Harriet Dart mampu merebut dua gim berikutnya hingga unggul 4-2. Janice sempat memperkecil ketinggalan menjadi 3-4, namun petenis peringkat 115 dunia itu tetap menutup set pertama dengan kemenangan 6-4.
Memasuki set kedua, Janice Tjen bangkit. Skor terus imbang hingga kedudukan 3-3 sebelum petenis Indonesia itu tampil solid dan mematahkan servis lawan pada gim kedelapan. Ia kemudian mempertahankan servisnya di gim kesembilan dan menutup set kedua dengan kemenangan 6-3, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentu.
Namun, di set ketiga Harriet Dart memperlihatkan performa ciamik. Ia langsung melesat jauh meninggalkan Janice dengan keunggulan 5-1 setelah dua kali mematahkan servis lawan. Janice sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 5-3 berkat satu break, tetapi kebangkitan itu berhasil dicegah Harriet Dart yang memenangkan gim kesembilan lewat servisnya sendiri. Skor 6-3 di set ketiga memastikan langkah Harriet Dart ke perempat final Guangzhou Open 2026.
Dampak pada Peringkat Dunia Janice Tjen
Kekalahan di babak kedua atau 16 besar Guangzhou Open ini membawa konsekuensi besar bagi Janice Tjen. Peringkat dunianya diproyeksikan melorot ke urutan 74 pada pekan depan, turun 27 tingkat dari posisi saat ini di peringkat 47 dunia. Penurunan ini tentu menjadi pukulan tersendiri bagi petenis muda Indonesia yang tengah berupaya menembus jajaran elite tenis dunia.
Meski demikian, penampilan Janice di Guangzhou Open 2026 tetap menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu petenis potensial. Kemampuannya merebut satu set dari Harriet Dart membuktikan bahwa ia mampu bersaing di level turnamen WTA. Kini, fokus Janice akan beralih ke turnamen-turnamen berikutnya untuk kembali mengumpulkan poin dan memperbaiki posisinya di peringkat dunia.
Kiprah Harriet Dart di Guangzhou Open 2026
Bagi Harriet Dart, kemenangan atas Janice Tjen menjadi modal berharga untuk menghadapi babak perempat final. Sebagai petenis peringkat 115 dunia, ia membuktikan bahwa peringkat bukanlah segalanya di lapangan. Konsistensinya dalam menjaga servis serta kemampuannya memanfaatkan peluang break menjadi kunci kesuksesannya menumbangkan unggulan kedua turnamen ini.
Kemenangan ini juga menegaskan bahwa Harriet Dart memiliki pengalaman dan mental bertanding yang mumpuni di level WTA 250. Sepanjang pertandingan, ia tampil agresif dan tidak gentar menghadapi tekanan dari lawan yang berperingkat jauh lebih tinggi.
Dengan hasil ini, persaingan di Guangzhou Open 2026 semakin terbuka. Sementara Janice Tjen harus menerima kenyataan pahit dan segera bangkit, Harriet Dart melangkah percaya diri ke babak delapan besar dengan misi melanjutkan kejutan di turnamen ini.
